Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DIMENSI BUDAYA POLITIK DALAM PEMBENTUKAN EPSITEMOLOGI ARAB-ISLAM

View through CrossRef
Dalam mencermati sejarah pemikiran Islam, al­ Jabiri mengemukakan ada tiga struktur epistemologi yang pernah berkembang di kalangan umat Islam, ya­ itu bayani, irfani dan burhani. Ketiga bangunan epistemologi ini masing-masing memiliki karakteristik tersendiri. Bayani dibentuk oleh ilmu-ilmu Arab-Islam murni, seperti ilmu bahasa dan agama; irfani men­ cakup akumulasi dari berbagai gagasan,  keyakinan dan mitos yang dilegitimasi oleh agama yang diyakini oleh para ahlinya sebagai "hakekat" di balik teks. Se­ dang burhani merupakan keilmuan filsafat yang diadopsi dari "dunia luar" terutana Yunani. Meski ketiganya memiliki karakteristik tersendiri, tetapi da­ lam perjalanan sejarah saling mempengaruhi dan me­ lengkapi membentuk dunia keilmuan Islam yang dinamis dan kreatifAkan tetapi dalam perkembangannya dewasa ini, hanya epistemologi bayani-lah yang mendominasi wa­ cana pemikiran Islam.  Akibatnya  otoritas  dan  domi­ nasi teks menjadi piranti metodologis keilmuan dalam dunia Islam. Otoritas teks secara ontologis-aksiologis menjadi suatu yang taken for  granted,  yang  pada dataran epistemologis tak pernah ada batas untuk per­ tanyaan yang kritis dan paling radikal sekalipun.Sesungguhnya ketiga bangunan epistemologi di atas tidak terlepas dari  pengaruh  faktor  heuristik  dan budaya politik yang dijalankan  oleh  penguasa-pengua­ sa Islam. Kategori-kat egori budaya politik aqidah, ghanimah dan kabilah yang di petakan al-Jabiri, telah mempengaruhi dalam pembent ukan epistetologi Islam. Tulisanini mencoba menelus uri bagaimana pergumu lan antara budaya politik umat Islam sejak zaman Nabi Muhammad sampai Abbasiyah awal dalam pemben­ tukan epistemologi  Islam ,  dengan  mengacu  pada pemiki ran al-Jabiri.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: DIMENSI BUDAYA POLITIK DALAM PEMBENTUKAN EPSITEMOLOGI ARAB-ISLAM
Description:
Dalam mencermati sejarah pemikiran Islam, al­ Jabiri mengemukakan ada tiga struktur epistemologi yang pernah berkembang di kalangan umat Islam, ya­ itu bayani, irfani dan burhani.
Ketiga bangunan epistemologi ini masing-masing memiliki karakteristik tersendiri.
Bayani dibentuk oleh ilmu-ilmu Arab-Islam murni, seperti ilmu bahasa dan agama; irfani men­ cakup akumulasi dari berbagai gagasan,  keyakinan dan mitos yang dilegitimasi oleh agama yang diyakini oleh para ahlinya sebagai "hakekat" di balik teks.
Se­ dang burhani merupakan keilmuan filsafat yang diadopsi dari "dunia luar" terutana Yunani.
Meski ketiganya memiliki karakteristik tersendiri, tetapi da­ lam perjalanan sejarah saling mempengaruhi dan me­ lengkapi membentuk dunia keilmuan Islam yang dinamis dan kreatifAkan tetapi dalam perkembangannya dewasa ini, hanya epistemologi bayani-lah yang mendominasi wa­ cana pemikiran Islam.
  Akibatnya  otoritas  dan  domi­ nasi teks menjadi piranti metodologis keilmuan dalam dunia Islam.
Otoritas teks secara ontologis-aksiologis menjadi suatu yang taken for  granted,  yang  pada dataran epistemologis tak pernah ada batas untuk per­ tanyaan yang kritis dan paling radikal sekalipun.
Sesungguhnya ketiga bangunan epistemologi di atas tidak terlepas dari  pengaruh  faktor  heuristik  dan budaya politik yang dijalankan  oleh  penguasa-pengua­ sa Islam.
Kategori-kat egori budaya politik aqidah, ghanimah dan kabilah yang di petakan al-Jabiri, telah mempengaruhi dalam pembent ukan epistetologi Islam.
Tulisanini mencoba menelus uri bagaimana pergumu lan antara budaya politik umat Islam sejak zaman Nabi Muhammad sampai Abbasiyah awal dalam pemben­ tukan epistemologi  Islam ,  dengan  mengacu  pada pemiki ran al-Jabiri.

Related Results

Islam, State and Modernity: Mohammed Abed al-Jabri and the Future of the Arab World
Islam, State and Modernity: Mohammed Abed al-Jabri and the Future of the Arab World
Mohammed Abed al-Jabri (1935-2010) is one of the most original Arab philosophers, thinkers, and social theorist of recent times. Al-Jabri, who held the post of Professor of Philoso...
PENTINGNYA AL-QU-RAN BAGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
PENTINGNYA AL-QU-RAN BAGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
Keberadaan Al-qur-an yang turun dengan menggunakan bahasa Arab mengubah bahasa Arab menjadi perhatian seluruh umat Islam di dunia ini, baik dari orang Arab maupun non Arab, sebagia...
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperj...
RELEVANSI KONSEP ETIKA POLITIK DALAM TEOLOGI ISLAM
RELEVANSI KONSEP ETIKA POLITIK DALAM TEOLOGI ISLAM
Bagi para pemikir politik, politik terkait erat dengan etika. Bedanya jika pemikir Yunani membicarakan keterkaitan itu dalam wilayah filsafat moral, sementara pemikir plitik islam ...
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
Ilmu Politik dan Pendidikan IPS merupakan dua bidang studi yang penting dalam memahami dan mempengaruhi dinamika politik dan partisipasi warga negara dalam suatu masyarakat. Mata k...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
PARTAI POLITIK DAN PEMILIHAN UMUM (PEMILU)1. Partai PolitikA. Sejarah Partai Politik di Indonesia.Partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat. Pada mulanya perke...
Reaktualisasi Pendidikan Politik dalam Menghadapi Politik Uang Melalui Gerakan Desa Anti Politik Uang
Reaktualisasi Pendidikan Politik dalam Menghadapi Politik Uang Melalui Gerakan Desa Anti Politik Uang
Pilkada di Indonesia masih menghadapi permasalahan besar terkait fenomena politik uang sehingga keberadaannya sulit dihentikan sehingga telah dibudayakan di masyarakat. Kajian ini ...
Etika Politik dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
Etika Politik dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
Tantangan yang sering dihadapi dalam menerapkan Pendidikan Agama Islam sebagai fondasi etika politik beberapa di antaranya adalah dualisme sistem pendidikan, di mana di beberapa ne...

Back to Top