Javascript must be enabled to continue!
Etika Politik dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
View through CrossRef
Tantangan yang sering dihadapi dalam menerapkan Pendidikan Agama Islam sebagai fondasi etika politik beberapa di antaranya adalah dualisme sistem pendidikan, di mana di beberapa negara, terdapat pemisahan antara pendidikan agama dan pendidikan umum, yang menyebabkan nilai-nilai agama Islam tidak selalu diintegrasikan dalam pendidikan politik. Kedua, pragmatisme politik, dalam praktik politik yang sering kali pragmatis, penerapan nilai-nilai etika agama Islam bisa menjadi tantangan, terutama ketika kekuasaan menjadi tujuan utama. Ketiga, globalisasi dan sekularisme, tantangan globalisasi dan sekularisme sering kali mendorong masyarakat untuk menjauh dari nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan publik dan politik, sehingga Pendidikan Agama Islam perlu beradaptasi dengan konteks modern tanpa kehilangan esensinya. Kajian tentang etika politik dalam perspektif Pendidikan Agama Islam ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini digunakan untuk memahami fenomena secara mendalam berdasarkan interpretasi dan makna yang terkandung dalam ajaran Islam serta penerapannya dalam konteks politik. Langkah-langkah umum dalam pendekatan kualitatif tersebut antara lain melalui kajian literatur, mengkaji secara mendalam sumber-sumber primer (Al-Qur’an dan Hadis) serta literatur sekunder (pendapat para ulama, buku, jurnal) tentang etika politik dalam Islam. Kemudian analisis isi (content analysis), menganalisis teks-teks ajaran agama Islam yang relevan dengan etika politik, seperti prinsip keadilan, amanah, syura, dan maslahat. Hasil kajian ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Agama Islam merupakan landasan penting dalam pembentukan etika politik yang berkarakter dan bermoral. Melalui Pendidikan Agama Islam, individu dan masyarakat dibentuk untuk memahami nilai-nilai keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah yang menjadi dasar dari politik yang beretika. Pendidikan Agama Islam tidak hanya membentuk pemimpin yang berintegritas, tetapi juga mendorong partisipasi politik yang sehat dan bertanggung jawab di kalangan masyarakat.
STIT Buntet Pesantren
Title: Etika Politik dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam
Description:
Tantangan yang sering dihadapi dalam menerapkan Pendidikan Agama Islam sebagai fondasi etika politik beberapa di antaranya adalah dualisme sistem pendidikan, di mana di beberapa negara, terdapat pemisahan antara pendidikan agama dan pendidikan umum, yang menyebabkan nilai-nilai agama Islam tidak selalu diintegrasikan dalam pendidikan politik.
Kedua, pragmatisme politik, dalam praktik politik yang sering kali pragmatis, penerapan nilai-nilai etika agama Islam bisa menjadi tantangan, terutama ketika kekuasaan menjadi tujuan utama.
Ketiga, globalisasi dan sekularisme, tantangan globalisasi dan sekularisme sering kali mendorong masyarakat untuk menjauh dari nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan publik dan politik, sehingga Pendidikan Agama Islam perlu beradaptasi dengan konteks modern tanpa kehilangan esensinya.
Kajian tentang etika politik dalam perspektif Pendidikan Agama Islam ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Pendekatan ini digunakan untuk memahami fenomena secara mendalam berdasarkan interpretasi dan makna yang terkandung dalam ajaran Islam serta penerapannya dalam konteks politik.
Langkah-langkah umum dalam pendekatan kualitatif tersebut antara lain melalui kajian literatur, mengkaji secara mendalam sumber-sumber primer (Al-Qur’an dan Hadis) serta literatur sekunder (pendapat para ulama, buku, jurnal) tentang etika politik dalam Islam.
Kemudian analisis isi (content analysis), menganalisis teks-teks ajaran agama Islam yang relevan dengan etika politik, seperti prinsip keadilan, amanah, syura, dan maslahat.
Hasil kajian ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Agama Islam merupakan landasan penting dalam pembentukan etika politik yang berkarakter dan bermoral.
Melalui Pendidikan Agama Islam, individu dan masyarakat dibentuk untuk memahami nilai-nilai keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan amanah yang menjadi dasar dari politik yang beretika.
Pendidikan Agama Islam tidak hanya membentuk pemimpin yang berintegritas, tetapi juga mendorong partisipasi politik yang sehat dan bertanggung jawab di kalangan masyarakat.
Related Results
RELEVANSI KONSEP ETIKA POLITIK DALAM TEOLOGI ISLAM
RELEVANSI KONSEP ETIKA POLITIK DALAM TEOLOGI ISLAM
Bagi para pemikir politik, politik terkait erat dengan etika. Bedanya jika pemikir Yunani membicarakan keterkaitan itu dalam wilayah filsafat moral, sementara pemikir plitik islam ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
REVOLUSI ETIKA POLITIK TEORI FILSAFAT KONTEMPORER TERHADAP KONSEP ETIKA IBN SINA
REVOLUSI ETIKA POLITIK TEORI FILSAFAT KONTEMPORER TERHADAP KONSEP ETIKA IBN SINA
: Tema etika dalam dunia filsafat Islam dewasa ini kurang diberikan tempat yang eksis atau tinggi. Pembahasan tentang etika hanya difokuskan pada area privat dan belum pernah dikaj...
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
Ilmu Politik dan Pendidikan IPS merupakan dua bidang studi yang penting dalam memahami dan mempengaruhi dinamika politik dan partisipasi warga negara dalam suatu masyarakat. Mata k...
ETIKA POLITIK DALAM ISLAM (KONSTRUKSI DAN PERSFEKTIF)
ETIKA POLITIK DALAM ISLAM (KONSTRUKSI DAN PERSFEKTIF)
Etika dalam Islam dipandang sebagai bagian dari ibadah sehingga harus dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip ibadah. Ada dua alasan pentingnya etika dalam islam. Pertama politik dip...
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperj...
Pengertian “Politik Pendidikan” dan Perbedaannya dengan “Pendidikan Politik” dan “Politisasi Pendidikan”
Pengertian “Politik Pendidikan” dan Perbedaannya dengan “Pendidikan Politik” dan “Politisasi Pendidikan”
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang pengertian politik pendidikan serta perbedaannya dengan pendidikan politik dan politisasi pendidikan. Metode ...
Pentingnya Penerapan Pemikiran Nurcholish Madjid Mengenai Etika Politik di Indonesia
Pentingnya Penerapan Pemikiran Nurcholish Madjid Mengenai Etika Politik di Indonesia
Etika politik yang minim di dalam pemerintahan dan masyarakat sering kali menciptakan lingkungan di mana Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dapat berkembang dengan bebas. Praktik...

