Javascript must be enabled to continue!
REVOLUSI ETIKA POLITIK TEORI FILSAFAT KONTEMPORER TERHADAP KONSEP ETIKA IBN SINA
View through CrossRef
: Tema etika dalam dunia filsafat Islam dewasa ini kurang diberikan tempat yang eksis atau tinggi. Pembahasan tentang etika hanya difokuskan pada area privat dan belum pernah dikaji pada area publik. Sejatinya ranah politik dalam Islam memiliki jenis filsafat dan fiqh yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dari masa klasik dan mutakhir. Di Indonesia etika politik lebih sering interpretasi dalam kajian normatif, yang berhubungan dengan moral penguasa, bentuk kebijakan pemerintah dan seperangkat aturan yang dikeluarkan. Saat ini konsep kajian etika politik yang terjadi jarang bertolak ukur pada realita yang nyata dalam dunia politik. Berlandaskan pisau analisis etika politik Ibn Sina sangat penting untuk ditelaah secara mendalam realistis serta historis. Pandangan ini sangat berbeda dengan pemikir politik yang lain, karena Ibn Sina membahas politik secara detail, dari ranah individu, keluarga dan masyarakat. Fokus penelitian ini membahas tentang etika politik, dengan menggunakan kerangka teori hermeneutika pandangan Gadamer untuk menginterpretasi struktur etika politik dan menjelaskan pandangan Ibn Sina sebagai objek panting dalam mengkonstruksi makna, tujuannya untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif dengan metode deskriptif dengan serangkaian rujukan kitab siyasah dan buku filsafat yang membahas etika. Penelitian ini untuk menjelaskan konsep etika politik Ibn Sina yang didasarkan prinsip filsafat dan agama. Dengan menunjukan relevansi etika dalam konteks politik Indonesia yang sprite ideologi nya adalah Islam.
Title: REVOLUSI ETIKA POLITIK TEORI FILSAFAT KONTEMPORER TERHADAP KONSEP ETIKA IBN SINA
Description:
: Tema etika dalam dunia filsafat Islam dewasa ini kurang diberikan tempat yang eksis atau tinggi.
Pembahasan tentang etika hanya difokuskan pada area privat dan belum pernah dikaji pada area publik.
Sejatinya ranah politik dalam Islam memiliki jenis filsafat dan fiqh yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dari masa klasik dan mutakhir.
Di Indonesia etika politik lebih sering interpretasi dalam kajian normatif, yang berhubungan dengan moral penguasa, bentuk kebijakan pemerintah dan seperangkat aturan yang dikeluarkan.
Saat ini konsep kajian etika politik yang terjadi jarang bertolak ukur pada realita yang nyata dalam dunia politik.
Berlandaskan pisau analisis etika politik Ibn Sina sangat penting untuk ditelaah secara mendalam realistis serta historis.
Pandangan ini sangat berbeda dengan pemikir politik yang lain, karena Ibn Sina membahas politik secara detail, dari ranah individu, keluarga dan masyarakat.
Fokus penelitian ini membahas tentang etika politik, dengan menggunakan kerangka teori hermeneutika pandangan Gadamer untuk menginterpretasi struktur etika politik dan menjelaskan pandangan Ibn Sina sebagai objek panting dalam mengkonstruksi makna, tujuannya untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh.
Penelitian ini menggunakan studi kualitatif dengan metode deskriptif dengan serangkaian rujukan kitab siyasah dan buku filsafat yang membahas etika.
Penelitian ini untuk menjelaskan konsep etika politik Ibn Sina yang didasarkan prinsip filsafat dan agama.
Dengan menunjukan relevansi etika dalam konteks politik Indonesia yang sprite ideologi nya adalah Islam.
Related Results
Bilgi Herkese Açık mı? İbn Sînâ’da Felsefî Bilginin Aktarımı, Liyakat ve Ahlakî Sınırlar
Bilgi Herkese Açık mı? İbn Sînâ’da Felsefî Bilginin Aktarımı, Liyakat ve Ahlakî Sınırlar
Bu makale, İslam felsefe geleneğinde felsefî bilginin aktarımına dair geliştirilen seçici yaklaşımı, özellikle İbn Sînâ’nın pedagojik ve ahlâkî tutumu üzerinden incelemektedir. Çal...
[Muhammad Ibn Abi ‘Amir’s Political Involvement According to The Chronicle Of Ibn Hayyan Al-Qurtubi] Penglibatan Politik Muhammad Ibn Abi ‘Amir Menurut Catatan Ibn Hayyan Al-Qurtubi
[Muhammad Ibn Abi ‘Amir’s Political Involvement According to The Chronicle Of Ibn Hayyan Al-Qurtubi] Penglibatan Politik Muhammad Ibn Abi ‘Amir Menurut Catatan Ibn Hayyan Al-Qurtubi
Abstract
Muhammad ibn Abi ‘Amir was a de facto leader of al-Andalus during the Umayyad rule based in Cordoba. Caliph al-Hakam II had appointed him to hold some political posi...
Ibn Ṭumlūs’s Commentary on Ibn Sīnā’s Poem on Medicine The Text within its Context
Ibn Ṭumlūs’s Commentary on Ibn Sīnā’s Poem on Medicine The Text within its Context
Abstract
What makes Ibn Ṭumlūs’
Commentary
on Ibn Sīnā’s
Poem on Medicine
...
RELEVANSI KONSEP ETIKA POLITIK DALAM TEOLOGI ISLAM
RELEVANSI KONSEP ETIKA POLITIK DALAM TEOLOGI ISLAM
Bagi para pemikir politik, politik terkait erat dengan etika. Bedanya jika pemikir Yunani membicarakan keterkaitan itu dalam wilayah filsafat moral, sementara pemikir plitik islam ...
İbn Sînâ’da Ölüm ve Ötesi
İbn Sînâ’da Ölüm ve Ötesi
Bu makalede, İbn Sînâ’nın ölüm ve ötesine dair görüşlerinin ruh-beden ilişkisi bakımından felsefi bir değerlendirmesi yapılmıştır. Ölüm ötesi hayatla ilgili konuların felsefi bir p...
Paul Livingston and Andrew Cutrofello, The Problems of Contemporary Philosophy: A Critical Guide for the Unaffiliated, Cambridge (UK) and Malden (USA): Polity Press, 2015, x + 230 hlm.
Paul Livingston and Andrew Cutrofello, The Problems of Contemporary Philosophy: A Critical Guide for the Unaffiliated, Cambridge (UK) and Malden (USA): Polity Press, 2015, x + 230 hlm.
Buku berjudul The Problems of Contemporary Philosophy: A Critical Guide for the Unaffiliated patut dibaca untuk memahami perdebatan dalam filsafat kontemporer. Buku ini ditulis ole...
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
Sebagai ilmu preskriptif, etika adalah cabang filsafat yang mempertimbangakan secara kritis tindakan mana yang baik atau tindakan mana yang buruk berdasarkan ajaran moral tertentu....
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
Filsafat hukum adalah filsafat yang akan kita bahas dalam pembahasan kali ini, bukan filsafat yang lain entah itu filsafat agama, filsafat pengetahuan ataupun filsafat etika. Filsa...

