Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kesantunan Berbahasa Terhadap Film Seperti Dendam, “Rindu Harus Dibayar Tuntas”
View through CrossRef
Abstrak
Penelitian ini mengangkat persoalan film Seperti Dendam, Rindu Harus di Bayar Tuntas. Yang bertujuan untuk menerapkan teori kesantunan oleh Brown dan Leevinson dengan fokus Maksim Kebijaksanaan di film tersebut dalam kajian pragmatik yang tentunya mengundang rasa ingin tau penonton dan mendapatkan jawabannya. Sebagai penutur interaksi antar karakter tentang kesantunan Bahasa dalam film tersebut merupakan aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat tertentu sehingga kesantunan sekaligus menjadi prasyarat yang disepakati oleh perilaku sosial. Dimana film tersebut harus memperhatikan konteks yang bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi bentuk prinsip kesantunan dalam film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam film tersebut tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik simak bebas lihat cakap dan tehnik catat sebagai lanjutan. Penelitian ini menemukan enam maksim anatar lain: (1) Maksim Kebijaksanaan, (2) maksim penerimaan, (3) maksim kemurahan, (4) maksim kecocokan, dan (5) maksim kesimpatian. Dari ke lima maksim tersebut menjadi hasil analisis fungsi maksim yang akan disimpulkan dari setiap maksim yang terdapat pada film Seperti Dendan, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan.
Title: Analisis Kesantunan Berbahasa Terhadap Film Seperti Dendam, “Rindu Harus Dibayar Tuntas”
Description:
Abstrak
Penelitian ini mengangkat persoalan film Seperti Dendam, Rindu Harus di Bayar Tuntas.
Yang bertujuan untuk menerapkan teori kesantunan oleh Brown dan Leevinson dengan fokus Maksim Kebijaksanaan di film tersebut dalam kajian pragmatik yang tentunya mengundang rasa ingin tau penonton dan mendapatkan jawabannya.
Sebagai penutur interaksi antar karakter tentang kesantunan Bahasa dalam film tersebut merupakan aturan perilaku yang ditetapkan dan disepakati bersama oleh suatu masyarakat tertentu sehingga kesantunan sekaligus menjadi prasyarat yang disepakati oleh perilaku sosial.
Dimana film tersebut harus memperhatikan konteks yang bertujuan untuk mendeskripsikan implikasi bentuk prinsip kesantunan dalam film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Dalam film tersebut tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik simak bebas lihat cakap dan tehnik catat sebagai lanjutan.
Penelitian ini menemukan enam maksim anatar lain: (1) Maksim Kebijaksanaan, (2) maksim penerimaan, (3) maksim kemurahan, (4) maksim kecocokan, dan (5) maksim kesimpatian.
Dari ke lima maksim tersebut menjadi hasil analisis fungsi maksim yang akan disimpulkan dari setiap maksim yang terdapat pada film Seperti Dendan, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan.
Related Results
PERILAKU ABNORMAL TOKOH AJO KAWIR PADA NOVEL SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS KARYA EKA KURNIAWAN
PERILAKU ABNORMAL TOKOH AJO KAWIR PADA NOVEL SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS KARYA EKA KURNIAWAN
A family of liquid literary works an expression of life through a form of language. Literary works were created through the events witnessed and perceived A person about an interes...
Perubahan Perilaku Tokoh Utama dalam Novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan:
Perubahan Perilaku Tokoh Utama dalam Novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan:
This study aims to determine the form of changes in the main character's behavior in the novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas by Eka Kurniawan, the stimulus received by ...
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM ACARA DUA SISI EPISODE CAP GUBERNUR PEMBOHONG
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM ACARA DUA SISI EPISODE CAP GUBERNUR PEMBOHONG
ABSTRAKPenelitian ini berjudul Kesantunan Berbahasa dalam Acara Dua Sisi Episode Cap Gubernur Pembohong. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah bahwa pada era mod...
Myth of Masculinity in Novels Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas by Eka Kurniawan
Myth of Masculinity in Novels Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas by Eka Kurniawan
This research aims to investigate the myth of masculinity in novels such as Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, and its influence on the characters' personalities, as well as the i...
REPRESENTATIF KESANTUNAN TOKOH-TOKOH DALAM FILM THE FABULOUS UDIN KARYA RONS IRAWAN (REPRESENTATIVE CHARACTERISTICS OF CHARACTER IN THE FABULOUS UDIN FILM BY RONS IRAWAN)
REPRESENTATIF KESANTUNAN TOKOH-TOKOH DALAM FILM THE FABULOUS UDIN KARYA RONS IRAWAN (REPRESENTATIVE CHARACTERISTICS OF CHARACTER IN THE FABULOUS UDIN FILM BY RONS IRAWAN)
AbstractRepresentative Characteristics of Character in the Fabulous Udin Film by Rons Irawan. This research aims to find out and understand politeness in language speech acts from ...
KESANTUNAN DIREKTIF DAN EKSPRESIF DALAM WACANA FILM KARTUN ADIT SOPO JARWO (DIRECTIVE AND EXPRESSIVE POLITENESS IN THE DISCOURSE OF THE CARTOON FILM OF ADIT SOPO JARWO)
KESANTUNAN DIREKTIF DAN EKSPRESIF DALAM WACANA FILM KARTUN ADIT SOPO JARWO (DIRECTIVE AND EXPRESSIVE POLITENESS IN THE DISCOURSE OF THE CARTOON FILM OF ADIT SOPO JARWO)
Kesantunan Direktif dan Ekspressif dalam Film Kartun Adit Sopo Jarwo. Kesantunan pada zamansekarang semakin berkurang, hal ini dapat disebabkan zaman yang semakin modern, kesantuna...
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK TOBA
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK TOBA
Upacara adat Batak Toba adalah upacara yang dihadiri oleh ketiga unsur Dalihan Na Tolu yaitu hula-hula (pihak perempuan), dongan sabutuha (kerabat semarga), dan boru (pihak laki-la...
KESANTUNAN BERBAHASA KELUARGA MILITER (LANGUAGE POLITENESS OF MILITARY FAMILIES)
KESANTUNAN BERBAHASA KELUARGA MILITER (LANGUAGE POLITENESS OF MILITARY FAMILIES)
AbstractLanguage Politeness of Military Families. This research was conducted in military families due to politeness in military families is closely related to the discipline, firm...

