Javascript must be enabled to continue!
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM ACARA DUA SISI EPISODE CAP GUBERNUR PEMBOHONG
View through CrossRef
ABSTRAKPenelitian ini berjudul Kesantunan Berbahasa dalam Acara Dua Sisi Episode Cap Gubernur Pembohong. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah bahwa pada era modern seperti sekarang ini kegiatan berbahasa kian berkembang pesat, di antaranya melalui saluran media massa, beberapa media massa yang berkembang di Indonesia saat ini yaitu koran, majalah, radio, dan televisi, Televisi merupakan media massa yang paling banyak diminati. Dewasa ini banyak sekali program-program televisi yang ditampilkan dengan berbagai gaya dan ciri khas dari program tersebut tanpa memerhatikan kesantunan berbahasa, sehingga sering terjadi berbagai konflik karena kesalahan tafsir atau pemahaman serta adanya ketersinggungan karena penggunaan bahasa yang kurang santun dalam acara atau program televisi tersebut. Pembahasan dalam penelitian ini berfokus pada kesantunan berbahasa dalam acara Dua Sisi episode Cap Gubernur pembohong. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik kesantunan berbahasa dalam acara Dua Sisi episode Cap Gubernur pembohong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik pustaka, teknik simak, teknik dokumentasi teknik catat, dan teknik analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 karakteristik kesantunan berbahasa dalam acara Dua Sisi episode Cap Gubernur pembohong, dengan jumlah presentase data pelanggaran kesantunan berbahasa sebanyak 59,53%, sedangkan sisa presentase ada pada pematuhan prinsip kesantunan berbahasa yaitu 40,47%. Dengan demikian tuturan dalam acara Dua Sisi episode Cap Gubernur Pembohong ini dapat dikatakan cenderung tidak santun, karena masih banyak tuturan yang melanggar prinsip kesantunan berbahasa dalam proses diskusi selama acara Dua Sisi berlangsung. Kata kunci: kesantunan berbahasa, acara televisi, prinsip kesantunan
Universitas Galuh Ciamis
Title: KESANTUNAN BERBAHASA DALAM ACARA DUA SISI EPISODE CAP GUBERNUR PEMBOHONG
Description:
ABSTRAKPenelitian ini berjudul Kesantunan Berbahasa dalam Acara Dua Sisi Episode Cap Gubernur Pembohong.
Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah bahwa pada era modern seperti sekarang ini kegiatan berbahasa kian berkembang pesat, di antaranya melalui saluran media massa, beberapa media massa yang berkembang di Indonesia saat ini yaitu koran, majalah, radio, dan televisi, Televisi merupakan media massa yang paling banyak diminati.
Dewasa ini banyak sekali program-program televisi yang ditampilkan dengan berbagai gaya dan ciri khas dari program tersebut tanpa memerhatikan kesantunan berbahasa, sehingga sering terjadi berbagai konflik karena kesalahan tafsir atau pemahaman serta adanya ketersinggungan karena penggunaan bahasa yang kurang santun dalam acara atau program televisi tersebut.
Pembahasan dalam penelitian ini berfokus pada kesantunan berbahasa dalam acara Dua Sisi episode Cap Gubernur pembohong.
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik kesantunan berbahasa dalam acara Dua Sisi episode Cap Gubernur pembohong.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik pustaka, teknik simak, teknik dokumentasi teknik catat, dan teknik analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 karakteristik kesantunan berbahasa dalam acara Dua Sisi episode Cap Gubernur pembohong, dengan jumlah presentase data pelanggaran kesantunan berbahasa sebanyak 59,53%, sedangkan sisa presentase ada pada pematuhan prinsip kesantunan berbahasa yaitu 40,47%.
Dengan demikian tuturan dalam acara Dua Sisi episode Cap Gubernur Pembohong ini dapat dikatakan cenderung tidak santun, karena masih banyak tuturan yang melanggar prinsip kesantunan berbahasa dalam proses diskusi selama acara Dua Sisi berlangsung.
Kata kunci: kesantunan berbahasa, acara televisi, prinsip kesantunan.
Related Results
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK TOBA
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK TOBA
Upacara adat Batak Toba adalah upacara yang dihadiri oleh ketiga unsur Dalihan Na Tolu yaitu hula-hula (pihak perempuan), dongan sabutuha (kerabat semarga), dan boru (pihak laki-la...
KESANTUNAN DIREKTIF DAN EKSPRESIF DALAM WACANA FILM KARTUN ADIT SOPO JARWO (DIRECTIVE AND EXPRESSIVE POLITENESS IN THE DISCOURSE OF THE CARTOON FILM OF ADIT SOPO JARWO)
KESANTUNAN DIREKTIF DAN EKSPRESIF DALAM WACANA FILM KARTUN ADIT SOPO JARWO (DIRECTIVE AND EXPRESSIVE POLITENESS IN THE DISCOURSE OF THE CARTOON FILM OF ADIT SOPO JARWO)
Kesantunan Direktif dan Ekspressif dalam Film Kartun Adit Sopo Jarwo. Kesantunan pada zamansekarang semakin berkurang, hal ini dapat disebabkan zaman yang semakin modern, kesantuna...
KESANTUNAN BERBAHASA KELUARGA MILITER (LANGUAGE POLITENESS OF MILITARY FAMILIES)
KESANTUNAN BERBAHASA KELUARGA MILITER (LANGUAGE POLITENESS OF MILITARY FAMILIES)
AbstractLanguage Politeness of Military Families. This research was conducted in military families due to politeness in military families is closely related to the discipline, firm...
MALE AND FEMALE STUDENTS’ POLITENESS IN SRAGEN, CENTRAL JAVA
MALE AND FEMALE STUDENTS’ POLITENESS IN SRAGEN, CENTRAL JAVA
The students' language politeness can be observed from gender perspective. The objective of this research is to describe the form of language politeness between male and female stu...
REPRESENTATIF KESANTUNAN TOKOH-TOKOH DALAM FILM THE FABULOUS UDIN KARYA RONS IRAWAN (REPRESENTATIVE CHARACTERISTICS OF CHARACTER IN THE FABULOUS UDIN FILM BY RONS IRAWAN)
REPRESENTATIF KESANTUNAN TOKOH-TOKOH DALAM FILM THE FABULOUS UDIN KARYA RONS IRAWAN (REPRESENTATIVE CHARACTERISTICS OF CHARACTER IN THE FABULOUS UDIN FILM BY RONS IRAWAN)
AbstractRepresentative Characteristics of Character in the Fabulous Udin Film by Rons Irawan. This research aims to find out and understand politeness in language speech acts from ...
Realitas Kesantunan Berbahasa Gen-Z di Era Digital
Realitas Kesantunan Berbahasa Gen-Z di Era Digital
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukan banyaknya ketidaksantunan berbahasa Gen Z (mahasiswa) ketika berkomunikasi dengan dosen. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaiman...
Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial di Pondok Pesantren Darul Husna Karawang: Perspektif Pragmatik
Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial di Pondok Pesantren Darul Husna Karawang: Perspektif Pragmatik
Kesantunan berbahasa merupakan aspek fundamental dalam interaksi sosial, terutama di lingkungan pesantren yang menekankan nilai-nilai keislaman dan pendidikan karakter. Penelitian ...
Kesantunan Berbahasa dalam Animasi Adit & Sopo Jarwo episode Festival Tumpeng Meriah
Kesantunan Berbahasa dalam Animasi Adit & Sopo Jarwo episode Festival Tumpeng Meriah
Language politeness exits with the aim of realizing effective communication and building interpersonal relationshipsh and minimizing potential conflicts. The form of language polit...

