Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KESANTUNAN BERBAHASA KELUARGA MILITER (LANGUAGE POLITENESS OF MILITARY FAMILIES)

View through CrossRef
AbstractLanguage Politeness of Military Families. This research was conducted in military families due to politeness in military families is closely related to the discipline, firmness, and team spirit possessed by the military. This research aims to describe language politeness found in military families, especially in A Yani II Complex, Banjarmasin. This research concerns the description of direct and strategic politeness. Therefore, the type of research is descriptive qualitative. The method of this research used sociopragmatic.  The data source of this research is the spoken language of the military families of the A Yani II complex, Banjarmasin. The data collection technique used skillful listening and involvement techniques, which is also supported by other techniques such as recording, observation, and note-taking techniques. The data analysis technique used effective methods from Miles, Huberman, and Saldana. The data results of this research show that language politeness in military families often uses direct strategy because it is regarding the spirit of the military family with a firm and disciplined attitude. The factors influencing language politeness in military families are setting, participant, end, act sequence, and norm.Keywords: language politeness, military family, sociopragmaticAbstrakKesantunan Berbahasa Keluarga Militer. Penelitian ini dilakukan di keluarga militer karena kesantunan di keluarga militer sangat erat kaitannya dengan sikap disiplin, tegas, jiwa korsa yang dimiliki oleh para militer. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa yang ditemukan di keluarga militer khususnya di Kompleks A Yani II, Banjarmasin. Secara khusus, penelitian ini mendeskripsikan kesantunan strategi langsung dan kesantunan strategi tak langsung, sehingga jenis penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah sosiopragmatik. Sumber data dalam penelitian ini ialah bahasa lisan dari keluarga militer komplek A Yani II, Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak libat cakap yang juga didukung dengan teknik lainnya berupa teknik rekam, teknik observasi, dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan cara efektif dari Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian ini menemukan data kesantunan berbahasa yang menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa di keluarga militer banyak menggunakan strategi langsung karena bersesuaian dengan jiwa korsa militer dengan sikap tegas dan disiplin. Pada kesantunan berbahasa di keluarga militer faktor-faktor yang melatarbelakangi dalam kesantunan berbahasa di keluarga militer ialah setting, participant, end, act secquent, dan norm.Kata-kata kunci: kesantunan berbahasa, keluarga militer, sosiopragmatik
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: KESANTUNAN BERBAHASA KELUARGA MILITER (LANGUAGE POLITENESS OF MILITARY FAMILIES)
Description:
AbstractLanguage Politeness of Military Families.
This research was conducted in military families due to politeness in military families is closely related to the discipline, firmness, and team spirit possessed by the military.
This research aims to describe language politeness found in military families, especially in A Yani II Complex, Banjarmasin.
This research concerns the description of direct and strategic politeness.
Therefore, the type of research is descriptive qualitative.
The method of this research used sociopragmatic.
  The data source of this research is the spoken language of the military families of the A Yani II complex, Banjarmasin.
The data collection technique used skillful listening and involvement techniques, which is also supported by other techniques such as recording, observation, and note-taking techniques.
The data analysis technique used effective methods from Miles, Huberman, and Saldana.
The data results of this research show that language politeness in military families often uses direct strategy because it is regarding the spirit of the military family with a firm and disciplined attitude.
The factors influencing language politeness in military families are setting, participant, end, act sequence, and norm.
Keywords: language politeness, military family, sociopragmaticAbstrakKesantunan Berbahasa Keluarga Militer.
Penelitian ini dilakukan di keluarga militer karena kesantunan di keluarga militer sangat erat kaitannya dengan sikap disiplin, tegas, jiwa korsa yang dimiliki oleh para militer.
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa yang ditemukan di keluarga militer khususnya di Kompleks A Yani II, Banjarmasin.
Secara khusus, penelitian ini mendeskripsikan kesantunan strategi langsung dan kesantunan strategi tak langsung, sehingga jenis penelitian ini ialah deskriptif kualitatif.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah sosiopragmatik.
Sumber data dalam penelitian ini ialah bahasa lisan dari keluarga militer komplek A Yani II, Banjarmasin.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak libat cakap yang juga didukung dengan teknik lainnya berupa teknik rekam, teknik observasi, dan teknik catat.
Teknik analisis data menggunakan cara efektif dari Miles, Huberman, dan Saldana.
Hasil penelitian ini menemukan data kesantunan berbahasa yang menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa di keluarga militer banyak menggunakan strategi langsung karena bersesuaian dengan jiwa korsa militer dengan sikap tegas dan disiplin.
Pada kesantunan berbahasa di keluarga militer faktor-faktor yang melatarbelakangi dalam kesantunan berbahasa di keluarga militer ialah setting, participant, end, act secquent, dan norm.
Kata-kata kunci: kesantunan berbahasa, keluarga militer, sosiopragmatik.

Related Results

Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
<p><em><span style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Times New Roman',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-langua...
MALE AND FEMALE STUDENTS’ POLITENESS IN SRAGEN, CENTRAL JAVA
MALE AND FEMALE STUDENTS’ POLITENESS IN SRAGEN, CENTRAL JAVA
The students' language politeness can be observed from gender perspective. The objective of this research is to describe the form of language politeness between male and female stu...
Kesantunan Berbahasa dalam Animasi Adit & Sopo Jarwo episode Festival Tumpeng Meriah
Kesantunan Berbahasa dalam Animasi Adit & Sopo Jarwo episode Festival Tumpeng Meriah
Language politeness exits with the aim of realizing effective communication and building interpersonal relationshipsh and minimizing potential conflicts. The form of language polit...
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM ACARA DUA SISI EPISODE CAP GUBERNUR PEMBOHONG
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM ACARA DUA SISI EPISODE CAP GUBERNUR PEMBOHONG
ABSTRAKPenelitian ini berjudul Kesantunan Berbahasa dalam Acara Dua Sisi Episode Cap Gubernur Pembohong. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah bahwa pada era mod...
Politeness in Pragmatics
Politeness in Pragmatics
Politeness comprises linguistic and non-linguistic behavior through which people indicate that they take others’ feelings of how they should be treated into account. Politeness com...
MAKSIM KESANTUNAN BERBAHASA WAWONII
MAKSIM KESANTUNAN BERBAHASA WAWONII
Maksim Kesantunan Berbahasa Wawonii yang dilakukan di Desa Munse Kecamatan Wawonii Timur, penulisan ini dilatarbelakangi penggunaan bahasa daerah yang saat ini kerap menggunakan ba...

Back to Top