Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERILAKU ABNORMAL TOKOH AJO KAWIR PADA NOVEL SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS KARYA EKA KURNIAWAN

View through CrossRef
A family of liquid literary works an expression of life through a form of language. Literary works were created through the events witnessed and perceived A person about an interesting side of life. Literary works are seen as A container that can present the author's life (Romance and Kusumaningrum, 2018, Hal. 2). One manifestation of the author expression is thought And his imaginative intuition regarding the embodied, which can be observed from In literary works, contained in reference to the ranks, and contained in the main character in the novel's breadth.People whose very different behavior  from the norms prevailing in a society called abnormal. Community norm in one society is different from others. So, something different called abnormal. To study about human behavior requires the science of psychology. For learning about human behaviour, we need a science. It is psychology. Which leaning about human character at all. Learning means that we have an effort to know, understand, elaborate, and describe the expression of human personality based on many aspects. This research aims to describe the personality aspect of Ajo Kawir and factors which influence his character in Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas , a novel authored by Eka Kurniawan. So, this paper aims to show that Ajo Kawir has abnormal behaviour. Research focuses on a leading figure in this novel, Ajo Kawir, in a psychology study. Literary psychology is a study of literary works based on psychological theory. Literary and psychological works are closely related, directly and functionally. Indirect links, due to literary and psychological works, have the same object of human life.This research-based on quantity description method. Data which use in this research are sentences and conversations in the story, who describe his behaviour and personality. The result of this research represents the childhod trauma of Ajo Kawir his behaviour, based on mindful theory, is a personality who has a rational soul function; those are mind and feeling. The unconscious approach consists of the things, personal unconscious and collective unconscious. His acts are personal unconscious due to pressure of himself. Therefore, he is compliant to do anything that pressures himself. Even, unconsciously the pressure starts changing his personality. Factors that changing his character are fundamental nature (endogen factor) and environment (exogen factor). Conflict of Ajo Kawir comes from internal and external conflicts. The growing process of Ajo Kawir's personality unconsciously makes Ajo Kawir has abnormal behaviour in society.   Sebuah karya sastra merupakan suatu ungkapan kehidupan melalui bentuk bahasa. Karya sastra diciptakan melalui kejadian yang disaksikan dan dirasakan seseorang mengenai sisi kehidupan yang menarik. Karya sastra dipandang sebagai wadah yang dapat merepresentasikan kehidupan pengarang (Asmara dan Kusumaningrum, 2018, p. 2). Salah satu wujud ekspresi pengarang ialah pemikiran dan intuisi imajinatifnya mengenai kepribadian, yang dapat diamati dari tokoh dalam karya sastra, seperti kepribadian yang mengacu pada tingkatan, serta kepribadian pada tokoh utama dalam sebuah novel.Orang yang tingkah lakunya sangat berbeda dari norma yang berlaku dalam suatu masyarakat disebut abnormal. Karena norma-norma tersebut berbeda antara masyarakat satu dengan yang ada di masyarakat lain, suatu perbuatan yang dianggap normal di suatu masyarakat, mungkin dianggap abnormal di masyarakat lain. Untuk mempelajari perilaku manusia membutuhkan ilmu psikologi. Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan lainnya. Mempelajari perilaku manusia membutuhkan ilmu psikologi. Mempelajari berarti ada usaha mengenal, memahami, menguraikan dan menggambarkan tingkah laku dan kepribadian manusia berdasarkan aspek-aspeknya. Psikologi sastra merupakan pengkajian karya sastra yang berlandaskan oleh teori psikologi. Karya sastra dan psikologi memiliki kaitan yang erat, secara langsung dan fungsional. Kaitan yang tak langsung, karena karya sastra maupun psikologi memiliki objek yang sama yaitu kehidupan manusia. Pada penelitian ini bertujuan unutk mendeskripsikan aspek kepribadian dan faktor yang mempengaruhi kepribadian tokoh Ajo Kawir dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan sehingga menjadi perilaku abnormal. Penelitian berfokus pada tokoh utama Ajo Kawir dalam kajian psikologi. Penelitian ini menggunakan metode deskiptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk kalimat dan percakapan-percakapan tokoh Ajo Kawir dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas yang menggambarkan seperti apa perilaku dan kepribadiannya. Hasil penelitian ini adalah aspek kepribadian Ajo Kawir berdasarkan trauma masa kecil Ajo Kawir. Alam Sadar (kesadaran) merupakan pribadi yang memiliki fungsi jiwa  rasional, yakni pikiran dan perasaan. Dalam kesadaran Ajo Kawir juga memiiliki sikap jiwa yang ekstrovert. Berdasarkan Alam Tak Sadar (ketaksadaran) yang dibagi dari ketaksadaran pribadi dan ketaksadaran kolektif. Tindakan- tindakan Ajo Kawir merupakan ketidaksadaran pribadi yang terjadi akibat tekanan yang ada di dalam dirinya sendiri sehingga Ajo Kawir rela melakukan tidakan apapun untuk mencoba melawan tekanan yang ada pada dirinya. Tanpa disadari, tekanan itu bahkan mulai merubah kepribadiannya. Faktor yang mempengaruhi kepribadian Ajo Kawir, yaitu faktor pembawaan dasar (faktor endogen) dan faktor lingkungan (faktor eksogen). Konfik yang dialami Ajo Kawir berasal dari konflik internal dan konflik eksternal. Kata  Kunci: Psikologi Analitis, Kepribadian, Perilaku Abnormal Tokoh Ajo Kawir
Title: PERILAKU ABNORMAL TOKOH AJO KAWIR PADA NOVEL SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS KARYA EKA KURNIAWAN
Description:
A family of liquid literary works an expression of life through a form of language.
Literary works were created through the events witnessed and perceived A person about an interesting side of life.
Literary works are seen as A container that can present the author's life (Romance and Kusumaningrum, 2018, Hal.
2).
One manifestation of the author expression is thought And his imaginative intuition regarding the embodied, which can be observed from In literary works, contained in reference to the ranks, and contained in the main character in the novel's breadth.
People whose very different behavior  from the norms prevailing in a society called abnormal.
Community norm in one society is different from others.
So, something different called abnormal.
To study about human behavior requires the science of psychology.
For learning about human behaviour, we need a science.
It is psychology.
Which leaning about human character at all.
Learning means that we have an effort to know, understand, elaborate, and describe the expression of human personality based on many aspects.
This research aims to describe the personality aspect of Ajo Kawir and factors which influence his character in Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas , a novel authored by Eka Kurniawan.
So, this paper aims to show that Ajo Kawir has abnormal behaviour.
Research focuses on a leading figure in this novel, Ajo Kawir, in a psychology study.
Literary psychology is a study of literary works based on psychological theory.
Literary and psychological works are closely related, directly and functionally.
Indirect links, due to literary and psychological works, have the same object of human life.
This research-based on quantity description method.
Data which use in this research are sentences and conversations in the story, who describe his behaviour and personality.
The result of this research represents the childhod trauma of Ajo Kawir his behaviour, based on mindful theory, is a personality who has a rational soul function; those are mind and feeling.
The unconscious approach consists of the things, personal unconscious and collective unconscious.
His acts are personal unconscious due to pressure of himself.
Therefore, he is compliant to do anything that pressures himself.
Even, unconsciously the pressure starts changing his personality.
Factors that changing his character are fundamental nature (endogen factor) and environment (exogen factor).
Conflict of Ajo Kawir comes from internal and external conflicts.
The growing process of Ajo Kawir's personality unconsciously makes Ajo Kawir has abnormal behaviour in society.
  Sebuah karya sastra merupakan suatu ungkapan kehidupan melalui bentuk bahasa.
Karya sastra diciptakan melalui kejadian yang disaksikan dan dirasakan seseorang mengenai sisi kehidupan yang menarik.
Karya sastra dipandang sebagai wadah yang dapat merepresentasikan kehidupan pengarang (Asmara dan Kusumaningrum, 2018, p.
2).
Salah satu wujud ekspresi pengarang ialah pemikiran dan intuisi imajinatifnya mengenai kepribadian, yang dapat diamati dari tokoh dalam karya sastra, seperti kepribadian yang mengacu pada tingkatan, serta kepribadian pada tokoh utama dalam sebuah novel.
Orang yang tingkah lakunya sangat berbeda dari norma yang berlaku dalam suatu masyarakat disebut abnormal.
Karena norma-norma tersebut berbeda antara masyarakat satu dengan yang ada di masyarakat lain, suatu perbuatan yang dianggap normal di suatu masyarakat, mungkin dianggap abnormal di masyarakat lain.
Untuk mempelajari perilaku manusia membutuhkan ilmu psikologi.
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan lainnya.
Mempelajari perilaku manusia membutuhkan ilmu psikologi.
Mempelajari berarti ada usaha mengenal, memahami, menguraikan dan menggambarkan tingkah laku dan kepribadian manusia berdasarkan aspek-aspeknya.
Psikologi sastra merupakan pengkajian karya sastra yang berlandaskan oleh teori psikologi.
Karya sastra dan psikologi memiliki kaitan yang erat, secara langsung dan fungsional.
Kaitan yang tak langsung, karena karya sastra maupun psikologi memiliki objek yang sama yaitu kehidupan manusia.
Pada penelitian ini bertujuan unutk mendeskripsikan aspek kepribadian dan faktor yang mempengaruhi kepribadian tokoh Ajo Kawir dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan sehingga menjadi perilaku abnormal.
Penelitian berfokus pada tokoh utama Ajo Kawir dalam kajian psikologi.
Penelitian ini menggunakan metode deskiptif kualitatif.
Data yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk kalimat dan percakapan-percakapan tokoh Ajo Kawir dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas yang menggambarkan seperti apa perilaku dan kepribadiannya.
Hasil penelitian ini adalah aspek kepribadian Ajo Kawir berdasarkan trauma masa kecil Ajo Kawir.
Alam Sadar (kesadaran) merupakan pribadi yang memiliki fungsi jiwa  rasional, yakni pikiran dan perasaan.
Dalam kesadaran Ajo Kawir juga memiiliki sikap jiwa yang ekstrovert.
Berdasarkan Alam Tak Sadar (ketaksadaran) yang dibagi dari ketaksadaran pribadi dan ketaksadaran kolektif.
Tindakan- tindakan Ajo Kawir merupakan ketidaksadaran pribadi yang terjadi akibat tekanan yang ada di dalam dirinya sendiri sehingga Ajo Kawir rela melakukan tidakan apapun untuk mencoba melawan tekanan yang ada pada dirinya.
Tanpa disadari, tekanan itu bahkan mulai merubah kepribadiannya.
Faktor yang mempengaruhi kepribadian Ajo Kawir, yaitu faktor pembawaan dasar (faktor endogen) dan faktor lingkungan (faktor eksogen).
Konfik yang dialami Ajo Kawir berasal dari konflik internal dan konflik eksternal.
Kata  Kunci: Psikologi Analitis, Kepribadian, Perilaku Abnormal Tokoh Ajo Kawir.

Related Results

Perubahan Perilaku Tokoh Utama dalam Novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan:
Perubahan Perilaku Tokoh Utama dalam Novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan:
This study aims to determine the form of changes in the main character's behavior in the novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas by Eka Kurniawan, the stimulus received by ...
Analisis Kesantunan Berbahasa Terhadap Film Seperti Dendam, “Rindu Harus Dibayar Tuntas”
Analisis Kesantunan Berbahasa Terhadap Film Seperti Dendam, “Rindu Harus Dibayar Tuntas”
Abstrak Penelitian ini mengangkat persoalan film Seperti Dendam, Rindu Harus di Bayar Tuntas. Yang bertujuan untuk menerapkan teori kesantunan oleh Brown dan Leevinson dengan foku...
Myth of Masculinity in Novels Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas by Eka Kurniawan
Myth of Masculinity in Novels Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas by Eka Kurniawan
This research aims to investigate the myth of masculinity in novels such as Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, and its influence on the characters' personalities, as well as the i...
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
Abstract : Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana karakter tokoh dalam novel “Sogi karya Faika Burhan?”Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Sog...
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA HAMKA SEBUAH ANALISIS UNSUR TEMA, TOKOH, PERWATAKAN, AMANAT
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA HAMKA SEBUAH ANALISIS UNSUR TEMA, TOKOH, PERWATAKAN, AMANAT
Penelitian ini merupakan suatu analisis terhadap unsur pendidikan atas tema, tokoh dan perwatakan serta amanat dalam novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya HAMKA. Rumusan mas...
PERILAKU ABNORMAL TOKOH MALA DALAM NOVEL MAMA KARYA WULAN MULYA PRATIWI DAN ERBY S KAJIAN PSIKOLOGI SASTR
PERILAKU ABNORMAL TOKOH MALA DALAM NOVEL MAMA KARYA WULAN MULYA PRATIWI DAN ERBY S KAJIAN PSIKOLOGI SASTR
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan fakta cerita yang mencerminkan abnormalitas tokoh Mala, mendeskripsikan bentuk perilaku abnormal dan faktor penyebab perilaku abnormal to...
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak dalam Novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El-Shirazy
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak dalam Novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El-Shirazy
Abstract. Moral problems are problems for which there is no complete answer. Parameters of declining morals are marked by rampant juvenile delinquency, corruption, collusion, nepot...

Back to Top