Javascript must be enabled to continue!
Disabilitas dan Hospitalitas: Rekonstruksi Teologi Hospitalitas dalam Lingkaran Pastoral
View through CrossRef
Abstract
This study aims to show the reconstruction of the hospitality concept among disabilities in the light of the Pastoral Circle. The discrimination treatment for disabilities is the unbalanced of life among disabled people to exist in the community. Religion and psychology elements discover the limited approach through the infrastructures and the equipment for the disabilities. Religion is supposed to connect reality and the afterlife unable to work in the community. While the psychology element evaluates the acceptance of disabled people, they are rejected in the community. Through the pastoral circle method, this research analyses the four important points, which are insertion, social analysis, theological reflection, and pastoral planning to discover the redefintion of hospitality. The result is that the reconstruction of hospitality is the real action to fight along the ethical religious values without looking at their background. Finally, the conclusion is to impose the holistic program through infrastructure and equipment along the religious values to help them to exist in the community.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep hospitalitas diantara disabilitas dalam perspektif Lingkaran Pastoral. Faktor diskriminasi bagi disabilitas menciptakan ketidak-seimbangan di tengah masyarakat untuk mengakui keadaan mereka. Elemen agama dan psikologi menemukan ketidakberdayaan disabiltas melalui infrastruktur dan perlengkapannya. Agama yang diharapkan untuk menghubungkan antara realitas dan kehidupan yang akan datang belum mampu berperan didalam komunitas. Elemen psikologi mengevaluasi penerimaan disabiltas di masyarakat, tetapi mereka ditolak. Melalui metode lingkaran pastoral, studi ini memiliki empat poin utama yaitu permasalahan, sosial analisis, refleksi teologi, dan rencana pastoral untuk merekonstruksi konsep hospitalitas. Hasil dari penelitian ini bahwa redefinsi hospitalitas adalah tindakan nyata melalui nilai-nilai religi untuk memperjuangkan disabilitas di tengah masyarakat. Kesimpulannya yaitu menerapkan program hoslitik melalui infrastruktur and perlengkapannya untuk membantu mereka diterima di tengah masyarakat sesuai dengan nilai-nilai religi.
Title: Disabilitas dan Hospitalitas: Rekonstruksi Teologi Hospitalitas dalam Lingkaran Pastoral
Description:
Abstract
This study aims to show the reconstruction of the hospitality concept among disabilities in the light of the Pastoral Circle.
The discrimination treatment for disabilities is the unbalanced of life among disabled people to exist in the community.
Religion and psychology elements discover the limited approach through the infrastructures and the equipment for the disabilities.
Religion is supposed to connect reality and the afterlife unable to work in the community.
While the psychology element evaluates the acceptance of disabled people, they are rejected in the community.
Through the pastoral circle method, this research analyses the four important points, which are insertion, social analysis, theological reflection, and pastoral planning to discover the redefintion of hospitality.
The result is that the reconstruction of hospitality is the real action to fight along the ethical religious values without looking at their background.
Finally, the conclusion is to impose the holistic program through infrastructure and equipment along the religious values to help them to exist in the community.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep hospitalitas diantara disabilitas dalam perspektif Lingkaran Pastoral.
Faktor diskriminasi bagi disabilitas menciptakan ketidak-seimbangan di tengah masyarakat untuk mengakui keadaan mereka.
Elemen agama dan psikologi menemukan ketidakberdayaan disabiltas melalui infrastruktur dan perlengkapannya.
Agama yang diharapkan untuk menghubungkan antara realitas dan kehidupan yang akan datang belum mampu berperan didalam komunitas.
Elemen psikologi mengevaluasi penerimaan disabiltas di masyarakat, tetapi mereka ditolak.
Melalui metode lingkaran pastoral, studi ini memiliki empat poin utama yaitu permasalahan, sosial analisis, refleksi teologi, dan rencana pastoral untuk merekonstruksi konsep hospitalitas.
Hasil dari penelitian ini bahwa redefinsi hospitalitas adalah tindakan nyata melalui nilai-nilai religi untuk memperjuangkan disabilitas di tengah masyarakat.
Kesimpulannya yaitu menerapkan program hoslitik melalui infrastruktur and perlengkapannya untuk membantu mereka diterima di tengah masyarakat sesuai dengan nilai-nilai religi.
.
Related Results
PENDIDIKAN ISLAMI TANPA DISKRIMINASI DAN OPSI SLB SERTA PENDIDIKAN INTEGRASI DAN INKLUSI
PENDIDIKAN ISLAMI TANPA DISKRIMINASI DAN OPSI SLB SERTA PENDIDIKAN INTEGRASI DAN INKLUSI
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran supaya peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk mempunyai...
Naskah Kebijakan Pengembangan Riset Teknologi Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pengembangan Riset Teknologi Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Penyandang disabilitas di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk stigma dan diskriminasi sehingga belum dapat berkontribusi aktif secara optimal dalam pembangunan....
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
Teologi kontemporer merupakan teologi yang selalu mengedepankan rasio dibandingkan iman. Teologi kontemporer merupakan hasil berpikir dari historis kritis para teolog. Teologi ini ...
Inkulturasi dalam Ibadah Suatu Tinjauan Pastoral Teologis
Inkulturasi dalam Ibadah Suatu Tinjauan Pastoral Teologis
Dalam kenyataan hidup orang kristen pada umumnya dan katolik pada khususnya terdapat aneka bentuk pelayanan. Pelayanan yang lebih dikenal dengan istilah: pastoral (Indonesia) dari ...
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
Abstract: The Bible is the holy book of Christians. In the academic field of theology, the Bible is the main capital of the book which is the subject that must be learned. Learn th...
Naskah Kebijakan Pendanaan Riset Disabilitas sebagai Bagian dari Prioritas Nasional: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pendanaan Riset Disabilitas sebagai Bagian dari Prioritas Nasional: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Indonesia adalah salah satu negara yang turut menyepakati rencana aksi global atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesen...
Naskah Kebijakan Peningkatan Hak Akses Ketenagakerjaan bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Peningkatan Hak Akses Ketenagakerjaan bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 pasal 27 ayat (2) menegaskan bahwa tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Warga negara, tidak terkecuali peny...
Naskah Kebijakan Pemenuhan Hak Atas Keadilan, Partisipasi Politik, dan Hak Sipil Lainnya: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pemenuhan Hak Atas Keadilan, Partisipasi Politik, dan Hak Sipil Lainnya: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Pasca Indonesia meratifikasi Convention on the Rights for Person with Disabilities (CRPD) melalui UU Nomor 19 Tahun 2011 ( UU 19/2011), dan disahkannya UU nomor 8 Tahun 2016 tentan...

