Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Inkulturasi dalam Ibadah Suatu Tinjauan Pastoral Teologis

View through CrossRef
Dalam kenyataan hidup orang kristen pada umumnya dan katolik pada khususnya terdapat aneka bentuk pelayanan. Pelayanan yang lebih dikenal dengan istilah: pastoral (Indonesia) dari pastoralia (Latin) dan ministry(Ingris) dipergunakan dalam beberapa pengertian yang menunjukan karasteristik dari pelayanan itu sendiri, kendati mempunyai kesamaan dalam esensi dasarnya. Berikut ini, deskripsi tentang beberapa istilah yang dipakai sehubungan dengan pastoral. Pastoral Teologi adalah cabang dari teologi kristiani yang berhubungan dengan tugas dan fungsi dari pastor (gembala). Disebut teologi karena membahas tentang konsekwensi-konsekwensi dari penyingkapan diri Allah di dalam sejarah dan disebut pastoral karena berhubungan dengan konsekwensi-konsekwensi teologis itu sebagai bagian dari peran, tugas, kewajiban dan pekerjaan dari pastoral/kegembalaan.Akan tetapi dalam kaitan dengan pengertian tersebut di atas, pastoral teologi adalah suatu bentuk khusus dari teologi praktis karena berfokus kepada pelayanan praktis, dengan perhatian kepada pengertian sistimatis tentang tugas dan fungsi pastoral/pelayanan.1 Pastoral teologi adalah suatu bentuk sistematis teologi, karena mengusahakan suatu sitematis, refleksi yang konsisten atas tugas dan hak-hak dari pelayanan dan yang merupakan bagian integral dalam hubungan dengan tugas-tugas pelayanan. Kata Seward Hiltner: ”Teologi Pastoral merupakan cabang teologi yang berfokus pada opersional/kegiatan pastoral yang dilakukan pendeta dan Gereja”, oleh karena itu Karl Rahner mendefinisikannya sebagai ”ilmu pengetahuan yang unik dan mandiri, yang mempunyai perspektif khas, yakni ”orientasinya ke arah komitmen, misalnya komitmen Gereja untuk mengaktualisasikan diri di dalam dunia ini, melalui kegiatan-kegiatan atau tindakan-tindkan konkrit yang disebut pastoral.2 Dengan mengambil bentuk yang sedemikian khusus/unik, pastoral teologi dapat dibedakan dari exegese, sejarah dan teologi sistematis, etika, liturgi dan psikologi agama.
Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Title: Inkulturasi dalam Ibadah Suatu Tinjauan Pastoral Teologis
Description:
Dalam kenyataan hidup orang kristen pada umumnya dan katolik pada khususnya terdapat aneka bentuk pelayanan.
Pelayanan yang lebih dikenal dengan istilah: pastoral (Indonesia) dari pastoralia (Latin) dan ministry(Ingris) dipergunakan dalam beberapa pengertian yang menunjukan karasteristik dari pelayanan itu sendiri, kendati mempunyai kesamaan dalam esensi dasarnya.
Berikut ini, deskripsi tentang beberapa istilah yang dipakai sehubungan dengan pastoral.
Pastoral Teologi adalah cabang dari teologi kristiani yang berhubungan dengan tugas dan fungsi dari pastor (gembala).
Disebut teologi karena membahas tentang konsekwensi-konsekwensi dari penyingkapan diri Allah di dalam sejarah dan disebut pastoral karena berhubungan dengan konsekwensi-konsekwensi teologis itu sebagai bagian dari peran, tugas, kewajiban dan pekerjaan dari pastoral/kegembalaan.
Akan tetapi dalam kaitan dengan pengertian tersebut di atas, pastoral teologi adalah suatu bentuk khusus dari teologi praktis karena berfokus kepada pelayanan praktis, dengan perhatian kepada pengertian sistimatis tentang tugas dan fungsi pastoral/pelayanan.
1 Pastoral teologi adalah suatu bentuk sistematis teologi, karena mengusahakan suatu sitematis, refleksi yang konsisten atas tugas dan hak-hak dari pelayanan dan yang merupakan bagian integral dalam hubungan dengan tugas-tugas pelayanan.
Kata Seward Hiltner: ”Teologi Pastoral merupakan cabang teologi yang berfokus pada opersional/kegiatan pastoral yang dilakukan pendeta dan Gereja”, oleh karena itu Karl Rahner mendefinisikannya sebagai ”ilmu pengetahuan yang unik dan mandiri, yang mempunyai perspektif khas, yakni ”orientasinya ke arah komitmen, misalnya komitmen Gereja untuk mengaktualisasikan diri di dalam dunia ini, melalui kegiatan-kegiatan atau tindakan-tindkan konkrit yang disebut pastoral.
2 Dengan mengambil bentuk yang sedemikian khusus/unik, pastoral teologi dapat dibedakan dari exegese, sejarah dan teologi sistematis, etika, liturgi dan psikologi agama.

Related Results

INKULTURASI PROSESI: USAHA PEWARTAAN INJIL KRISTUS DALAM UNGKAPAN KESALEHAN UMAT
INKULTURASI PROSESI: USAHA PEWARTAAN INJIL KRISTUS DALAM UNGKAPAN KESALEHAN UMAT
Saat ini, inkulturasi menjadi tema penting untuk dibicarakan di tengah populernya ungkapan kesalehan umat seperti prosesi. Namun, berbagai usaha inkulturasi yang diusahakan baru me...
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Orang-orang Kristen percaya bahwa ibadah kepada Allah adalah penting dan perlu bagi kehidupan bergereja. Namun Dalam kenyataannya ibadah seringkali dilaksanakan secara kurang seriu...
Teologi John Calvin dan Implikasinya Bagi Peran Pemimpin Ibadah Masa Kini
Teologi John Calvin dan Implikasinya Bagi Peran Pemimpin Ibadah Masa Kini
Abstrak: Pemimpin ibadah memiliki peranan penting dalam ibadah, namun dalam kenyataan di lapangan banyak pemimpin ibadah yang tidak memahami perannya sebagai pemimpin ibadah, sehin...
Pastoral in Victorian Literature
Pastoral in Victorian Literature
Victorian pastoral literature and culture represents a significant period of a long-standing tradition. In its many forms, it did not simply replicate existing pastoral tropes and ...
INKULTURASI DOLO-DOLO SEBAGAI KESENIAN SEKULER KE DALAM LITURGI GEREJA KATOLIK
INKULTURASI DOLO-DOLO SEBAGAI KESENIAN SEKULER KE DALAM LITURGI GEREJA KATOLIK
Inkulturasi merupakan suatu proses penyerapan dan penglibatan unsur-unsur positif dari budaya-budaya lokal ke dalam Gereja Katolik sebagai bentuk pewartaaan kepada Tuhan. Penelitia...
Pertobatan Pastoral: Sebuah Pilihan Menuju Pembaharuan Karya Pastoral Paroki
Pertobatan Pastoral: Sebuah Pilihan Menuju Pembaharuan Karya Pastoral Paroki
Konsili Vatikan II menandai pergeseran paradigma dalam Gereja Katolik, memperkenalkan visi eklesiologi persekutuan yang mengedepankan pelayanan, misi, dan keterlibatan pastoral den...
Pelayanan Pastoral yang Efektif dan Efisien (Refleksi dari Perspektif Pelayanan Publik)
Pelayanan Pastoral yang Efektif dan Efisien (Refleksi dari Perspektif Pelayanan Publik)
Pastoral service is a shepherding activity performed in Catholic Church for obtaining eschatological salvation. The eschatological salvation begins in this world and will be comple...
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...

Back to Top