Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perilaku Swamedikasi pada Perokok di Indonesia

View through CrossRef
Praktik swamedikasi dianggap dapat menjadi solusi cepat dalam pengobatan ketika seseorang tidak dapat mengakses pelayanan kesehatan formal tetapi pada sisi yang lain perilaku ini dapat menambah beban ekonomi serta kerugian kesehatan jika tidak terawasi dengan baik.  Sementara itu, merokok dipandang sebagai perilaku negatif yang juga dapat menimbulkan beban ganda, baik dari segi peningkatan, pengeluaran, juga mengakibatkan efek buruk bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran perilaku swamedikasi di antara para perokok di Indonesia serta determinan yang memengaruhinya. Studi ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan data sekunder Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2017. Unit observasi adalah individu, kriteria sampel adalah perokok dengan probabilitas melakukan swame-dikasi karena gangguan kesehatan. Jumlah sampel yang dianalisis adalah sebanyak 53.317 orang. Analisis deskriptif digunakan untuk melihat prevalensi Swamedikasi diantara perokok. Regresi logistik digunakan untuk melihat faktor determinan yang memengaruhi keputusan seorang perokok untuk melakukan swamedikasi. Hasil analisis lanjutan menun-jukkan bahwa sebagian besar perokok melakukan swamedikasi (75,99%). Tingkat Pendidikan (p=0,005) dan kepemilikan asuransi kesehatan (p=0,000) berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku Swamedikasi. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan advokasi tentang perilaku dalam mencari pengobatan pada perokok.
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin
Title: Perilaku Swamedikasi pada Perokok di Indonesia
Description:
Praktik swamedikasi dianggap dapat menjadi solusi cepat dalam pengobatan ketika seseorang tidak dapat mengakses pelayanan kesehatan formal tetapi pada sisi yang lain perilaku ini dapat menambah beban ekonomi serta kerugian kesehatan jika tidak terawasi dengan baik.
  Sementara itu, merokok dipandang sebagai perilaku negatif yang juga dapat menimbulkan beban ganda, baik dari segi peningkatan, pengeluaran, juga mengakibatkan efek buruk bagi kesehatan.
Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran perilaku swamedikasi di antara para perokok di Indonesia serta determinan yang memengaruhinya.
Studi ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan data sekunder Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2017.
Unit observasi adalah individu, kriteria sampel adalah perokok dengan probabilitas melakukan swame-dikasi karena gangguan kesehatan.
Jumlah sampel yang dianalisis adalah sebanyak 53.
317 orang.
Analisis deskriptif digunakan untuk melihat prevalensi Swamedikasi diantara perokok.
Regresi logistik digunakan untuk melihat faktor determinan yang memengaruhi keputusan seorang perokok untuk melakukan swamedikasi.
Hasil analisis lanjutan menun-jukkan bahwa sebagian besar perokok melakukan swamedikasi (75,99%).
Tingkat Pendidikan (p=0,005) dan kepemilikan asuransi kesehatan (p=0,000) berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku Swamedikasi.
Melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan advokasi tentang perilaku dalam mencari pengobatan pada perokok.

Related Results

Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok
Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok
Abstract. Cigarettes contain harmful substances, mainly nicotine, tar and carbon monoxide (CO) which are also carc5inogenic.  Chemical substances in cigarettes can cause cellular c...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak  maupun orang tua.  Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Masih tingginya kasus perokok di Kota Bogor menjadi alasan bagi masyarakat, praktisi kesehatan, pemerintah untuk mengambil langkah dan kebijakan yang tepat dalam mencegah meluasnya...
Perilaku Swamedikasi
Perilaku Swamedikasi
Latar belakang: Swamedikasi merupakan perilaku mengkonsumsi obat sendiri berdasarkan diagnosis terhadap gejala sakit yang terjadi. Swamedikasi sendiri merupakan bagian dari “self c...
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
Latar Belakang: Saliva merupakan suatu cairan di dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi yang penting terhadap kesehatan rongga mulut yang dapat terpapar langsung rokok elektrik. ...
Perbedaan rerata volume ekspirasi paksa satu detik pada perokok dan bukan perokok mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Perbedaan rerata volume ekspirasi paksa satu detik pada perokok dan bukan perokok mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Rokok merupakan salah satu produk tembakau ataupun sintetisnya yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap ataupun dihirup asapnya. Tembakau membunuh lebih dari 7 juta manusia setiap t...
Hubungan Pengetahuan Batuk dan Common Cold dengan Perilaku Swamedikasi Batuk dan Common Cold pada Mahasiswa Kedokteran, Jakarta Utara
Hubungan Pengetahuan Batuk dan Common Cold dengan Perilaku Swamedikasi Batuk dan Common Cold pada Mahasiswa Kedokteran, Jakarta Utara
Pendahuluan: Swamedikasi yang salah akan menimbulkan dampak negatif. Pengetahuan adalah salah satu faktor pembentuk tindakan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ga...
Hubungan Pengetahuan Swamedikasi dengan Perilaku Penggunaan Suplemen Vitamin C Masyarakat Kota Denpasar
Hubungan Pengetahuan Swamedikasi dengan Perilaku Penggunaan Suplemen Vitamin C Masyarakat Kota Denpasar
ABSTRAKHUBUNGAN PENGETAHUAN SWAMEDIKASI DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN SUPLEMEN VITAMIN C MASYARAKAT KOTA DENPASARNi Kadek Ferdina Pungasti1, Putu Eka Arimbawa2, I Made Bakta3Program S...

Back to Top