Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok

View through CrossRef
Abstract. Cigarettes contain harmful substances, mainly nicotine, tar and carbon monoxide (CO) which are also carc5inogenic.  Chemical substances in cigarettes can cause cellular changes in the oral mucosa if exposure is repeated and occurs continuously, the high prevalence of smoking causes an increased risk of diseases such as heart problems, oral cancer, nasopharyngeal cancer, and lung cancer.  The incidence of oral cancer in smokers can be prevented by identifying cellular changes in the oral mucosa, one of which is quantitative microscopic observation, namely cytomorphometrics. Cytomorphometrics is a technique to identify and measure cell specifications including nucleus diameter, cytoplasmic diameter, and nucleus-cytoplasmic ratio. The purpose of this study was to compare the cytomorphometrics of buccal mucosal smears between smokers and non-smokers. This study used an analytic observational method through a cross-sectional approach, involving 42 subjects who were smokers and non-smokers. Epithelial smears were made from buccal swabs and stained using papanicola staining with the intention of knowing the cytomorphometric comparison of buccal mucosal smears between smokers and non-smokers in the Bandung Islamic University (UNISBA) environment. The results showed that there was a significant cytomorphometric comparison of buccal mucosa smears in smokers and non-smokers, where the average diameter of epithelial cell nuclei was higher in active smokers compared to the average of non-smokers. On the other hand, the mean cytoplasmic diameter was lower in active smokers compared to non-smokers, and for the nucleus/cytoplasm ratio the probability value was 0.000 (p < 0.05), respectively, indicating a significant difference in nucleus size and N/S ratio between smokers and non-smokers, which was higher in smokers. Abstrak. Rokok mengandung zat-zat berbahaya utamanya adalah nikotin, tar dan karbon monoksida (CO) yang juga bersifat karsinogenik. Zat kimia pada rokok dapat menyebabkan perubahan seluler pada mukosa mulut jika paparan berulang dan terjadi terus menerus, tingginya prevalensi merokok menyebabkan meningkatnya risiko terjadinya penyakit seperti gangguan jantung, kanker mulut, kanker nasofaring, dan kanker paru. Kejadian kanker mulut pada perokok dapat dicegah dengan mengidentifikasi perubahan seluler pada mukosa mulut salah satunya dengan pengamatan mikroskopis kuantitatif yaitu sitomorfometrik. Sitomorfometrik adalah teknik untuk mengidentifikasi dan mengukur spesifikasi sel meliputi diameter nukleus, diameter sitoplasma, dan rasio nukleus-sitoplasma. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan sitomorfometrik apusan mukosa bukal antara perokok dan non-perokok. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional, dengan melibatkan 42 subjek yang merupakan perokok dan non-perokok. Apusan epitel dibuat dari usap bukal dan diwarnai menggunakan pewarnaan papanicola dengan maksud untuk mengetahui perbandingan sitomorfometrik apusan mukosa bukal antara perokok dan non-perokok di lingkungan Universitas Islam Bandung (UNISBA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbandingan sitomorfometrik apusan mukosa bukal yang signifikan pada perokok dan non-perokok, dimana rata-rata diameter nukleus sel epitel lebih tinggi pada perokok aktif dibandingkan dengan rata-rata non-perokok. Di sisi lain, rata-rata diameter sitoplasma lebih rendah pada perokok aktif dibandingkan dengan non-perokok, dan untuk rasio perbandingan nukleus/sitoplasma  nilai probabilitas masing-masing adalah 0,000 (p < 0,05), menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam ukuran inti dan rasio N/S antara perokok dan non-perokok, yaitu lebih tinggi pada perokok.
Title: Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok
Description:
Abstract.
Cigarettes contain harmful substances, mainly nicotine, tar and carbon monoxide (CO) which are also carc5inogenic.
  Chemical substances in cigarettes can cause cellular changes in the oral mucosa if exposure is repeated and occurs continuously, the high prevalence of smoking causes an increased risk of diseases such as heart problems, oral cancer, nasopharyngeal cancer, and lung cancer.
  The incidence of oral cancer in smokers can be prevented by identifying cellular changes in the oral mucosa, one of which is quantitative microscopic observation, namely cytomorphometrics.
Cytomorphometrics is a technique to identify and measure cell specifications including nucleus diameter, cytoplasmic diameter, and nucleus-cytoplasmic ratio.
The purpose of this study was to compare the cytomorphometrics of buccal mucosal smears between smokers and non-smokers.
This study used an analytic observational method through a cross-sectional approach, involving 42 subjects who were smokers and non-smokers.
Epithelial smears were made from buccal swabs and stained using papanicola staining with the intention of knowing the cytomorphometric comparison of buccal mucosal smears between smokers and non-smokers in the Bandung Islamic University (UNISBA) environment.
The results showed that there was a significant cytomorphometric comparison of buccal mucosa smears in smokers and non-smokers, where the average diameter of epithelial cell nuclei was higher in active smokers compared to the average of non-smokers.
On the other hand, the mean cytoplasmic diameter was lower in active smokers compared to non-smokers, and for the nucleus/cytoplasm ratio the probability value was 0.
000 (p < 0.
05), respectively, indicating a significant difference in nucleus size and N/S ratio between smokers and non-smokers, which was higher in smokers.
Abstrak.
Rokok mengandung zat-zat berbahaya utamanya adalah nikotin, tar dan karbon monoksida (CO) yang juga bersifat karsinogenik.
Zat kimia pada rokok dapat menyebabkan perubahan seluler pada mukosa mulut jika paparan berulang dan terjadi terus menerus, tingginya prevalensi merokok menyebabkan meningkatnya risiko terjadinya penyakit seperti gangguan jantung, kanker mulut, kanker nasofaring, dan kanker paru.
Kejadian kanker mulut pada perokok dapat dicegah dengan mengidentifikasi perubahan seluler pada mukosa mulut salah satunya dengan pengamatan mikroskopis kuantitatif yaitu sitomorfometrik.
Sitomorfometrik adalah teknik untuk mengidentifikasi dan mengukur spesifikasi sel meliputi diameter nukleus, diameter sitoplasma, dan rasio nukleus-sitoplasma.
Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan sitomorfometrik apusan mukosa bukal antara perokok dan non-perokok.
Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional, dengan melibatkan 42 subjek yang merupakan perokok dan non-perokok.
Apusan epitel dibuat dari usap bukal dan diwarnai menggunakan pewarnaan papanicola dengan maksud untuk mengetahui perbandingan sitomorfometrik apusan mukosa bukal antara perokok dan non-perokok di lingkungan Universitas Islam Bandung (UNISBA).
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbandingan sitomorfometrik apusan mukosa bukal yang signifikan pada perokok dan non-perokok, dimana rata-rata diameter nukleus sel epitel lebih tinggi pada perokok aktif dibandingkan dengan rata-rata non-perokok.
Di sisi lain, rata-rata diameter sitoplasma lebih rendah pada perokok aktif dibandingkan dengan non-perokok, dan untuk rasio perbandingan nukleus/sitoplasma  nilai probabilitas masing-masing adalah 0,000 (p < 0,05), menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam ukuran inti dan rasio N/S antara perokok dan non-perokok, yaitu lebih tinggi pada perokok.

Related Results

Modifikasi Bak Pengecatan pada Pembuatan Sediaan Apusan Darah Tepi
Modifikasi Bak Pengecatan pada Pembuatan Sediaan Apusan Darah Tepi
Pembuatan preparat apusan darah tepi menjadi suatu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang tenaga laboratorium kesehatan. Sediaan apusan darah tepi merupakan bagian yang pent...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Masih tingginya kasus perokok di Kota Bogor menjadi alasan bagi masyarakat, praktisi kesehatan, pemerintah untuk mengambil langkah dan kebijakan yang tepat dalam mencegah meluasnya...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak  maupun orang tua.  Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
Latar Belakang: Saliva merupakan suatu cairan di dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi yang penting terhadap kesehatan rongga mulut yang dapat terpapar langsung rokok elektrik. ...
Perbedaan rerata volume ekspirasi paksa satu detik pada perokok dan bukan perokok mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Perbedaan rerata volume ekspirasi paksa satu detik pada perokok dan bukan perokok mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Rokok merupakan salah satu produk tembakau ataupun sintetisnya yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap ataupun dihirup asapnya. Tembakau membunuh lebih dari 7 juta manusia setiap t...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

Back to Top