Javascript must be enabled to continue!
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
View through CrossRef
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak maupun orang tua. Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluarganya. Padahal asap rokok yang dihasilkan tidak hanya berbahaya untuk dirinya sendiri, namun juga orang di sekitarnya. Dari paparan asap rokok tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit yang berbahaya apalagi untuk anak-anak. Seseorang dikatakan perokok tidak hanya mereka yang mengonsumsi rokok secara langsung, orang yang menghirup asap rokok juga dapat dikatakan menjadi perokok. Orang yang mengonsumsi rokok secara langsung disebut perokok aktif, sedangkan orang yang menghirup asap rokok disebut perokok pasif. Banyak orang mengetahui bahwa orang tua perokok aktif akan membahayakan kesehatan anak, tetapi sebagian dari mereka masih belum mengetahui bahwa orang tua perokok pasif juga akan memberikan dampak tidak baik bagi kesehatan anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi masyarakat kota Magelang terhadap bahaya rokok bagi kesehatan anak dengan riwayat orang tua perokok. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan cara menyebarkan angket secara online kepada masyarakat di kota Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden sebanyak 81,8 mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan anak, sedangkan sisanya masih ragu-ragu dan tidak setuju. Kesimpulan yang diperoleh yaitu mayoritas responden mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan anak terutama pada anak dengan riwayat orang tua perokok.
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak maupun orang tua. Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluarganya. Padahal asap rokok yang dihasilkan tidak hanya berbahaya untuk dirinya sendiri, namun juga orang di sekitarnya. Dari paparan asap rokok tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit yang berbahaya apalagi untuk anak-anak. Seseorang dikatakan perokok tidak hanya mereka yang mengonsumsi rokok secara langsung, orang yang menghirup asap rokok juga dapat dikatakan menjadi perokok. Orang yang mengonsumsi rokok secara langsung disebut perokok aktif, sedangkan orang yang menghirup asap rokok disebut perokok pasif. Banyak orang mengetahui bahwa orang tua perokok aktif akan membahayakan kesehatan anak, tetapi sebagian dari mereka masih belum mengetahui bahwa orang tua perokok pasif juga akan memberikan dampak tidak baik bagi kesehatan anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi masyarakat kota Magelang terhadap bahaya rokok bagi kesehatan anak dengan riwayat orang tua perokok. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan cara menyebarkan angket secara online kepada masyarakat di kota Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden sebanyak 81,8 mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan anak, sedangkan sisanya masih ragu-ragu dan tidak setuju. Kesimpulan yang diperoleh yaitu mayoritas responden mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan anak terutama pada anak dengan riwayat orang tua perokok.
Title: Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Description:
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Baik itu dari kalangan anak-anak maupun orang tua.
Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluarganya.
Padahal asap rokok yang dihasilkan tidak hanya berbahaya untuk dirinya sendiri, namun juga orang di sekitarnya.
Dari paparan asap rokok tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit yang berbahaya apalagi untuk anak-anak.
Seseorang dikatakan perokok tidak hanya mereka yang mengonsumsi rokok secara langsung, orang yang menghirup asap rokok juga dapat dikatakan menjadi perokok.
Orang yang mengonsumsi rokok secara langsung disebut perokok aktif, sedangkan orang yang menghirup asap rokok disebut perokok pasif.
Banyak orang mengetahui bahwa orang tua perokok aktif akan membahayakan kesehatan anak, tetapi sebagian dari mereka masih belum mengetahui bahwa orang tua perokok pasif juga akan memberikan dampak tidak baik bagi kesehatan anak.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi masyarakat kota Magelang terhadap bahaya rokok bagi kesehatan anak dengan riwayat orang tua perokok.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan cara menyebarkan angket secara online kepada masyarakat di kota Magelang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden sebanyak 81,8 mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan anak, sedangkan sisanya masih ragu-ragu dan tidak setuju.
Kesimpulan yang diperoleh yaitu mayoritas responden mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan anak terutama pada anak dengan riwayat orang tua perokok.
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Baik itu dari kalangan anak-anak maupun orang tua.
Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluarganya.
Padahal asap rokok yang dihasilkan tidak hanya berbahaya untuk dirinya sendiri, namun juga orang di sekitarnya.
Dari paparan asap rokok tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit yang berbahaya apalagi untuk anak-anak.
Seseorang dikatakan perokok tidak hanya mereka yang mengonsumsi rokok secara langsung, orang yang menghirup asap rokok juga dapat dikatakan menjadi perokok.
Orang yang mengonsumsi rokok secara langsung disebut perokok aktif, sedangkan orang yang menghirup asap rokok disebut perokok pasif.
Banyak orang mengetahui bahwa orang tua perokok aktif akan membahayakan kesehatan anak, tetapi sebagian dari mereka masih belum mengetahui bahwa orang tua perokok pasif juga akan memberikan dampak tidak baik bagi kesehatan anak.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi masyarakat kota Magelang terhadap bahaya rokok bagi kesehatan anak dengan riwayat orang tua perokok.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan cara menyebarkan angket secara online kepada masyarakat di kota Magelang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden sebanyak 81,8 mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan anak, sedangkan sisanya masih ragu-ragu dan tidak setuju.
Kesimpulan yang diperoleh yaitu mayoritas responden mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan anak terutama pada anak dengan riwayat orang tua perokok.
Related Results
Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok
Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok
Abstract. Cigarettes contain harmful substances, mainly nicotine, tar and carbon monoxide (CO) which are also carc5inogenic. Chemical substances in cigarettes can cause cellular c...
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Masih tingginya kasus perokok di Kota Bogor menjadi alasan bagi masyarakat, praktisi kesehatan, pemerintah untuk mengambil langkah dan kebijakan yang tepat dalam mencegah meluasnya...
Sekilas PR Sukun
Sekilas PR Sukun
Sekilas PR SukunBerawal dari klobot, salah satu jenis rokok khas Indonesia yang terbuat dari kulit jagung sebagai pembungkus tembakau, Pabrik Rokok Sukun kini telah dikenal sebagai...
Perlindungan Konsumen Atas Iklan Produk Rokok Sebagai Upaya Menurunkan Prevalensi Perokok Anak
Perlindungan Konsumen Atas Iklan Produk Rokok Sebagai Upaya Menurunkan Prevalensi Perokok Anak
Prevalensi perokok anak yang tinggi salah satunya disebabkan oleh iklan produk rokok yang beredar secara masif di berbagai media, baik itu secara cetak, penyiaran, teknologi inform...
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
Latar Belakang: Saliva merupakan suatu cairan di dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi yang penting terhadap kesehatan rongga mulut yang dapat terpapar langsung rokok elektrik. ...
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Pemenuhan Hak-hak Anak Pasca Perceraian Orang Tua di Kecamatan Cikembar
Perceraian di Kecamatan Cikembar kerapkali menimbulkan ekses-ekses masalah pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian orang tua. Banyak hambatan utama yang menjadi penyebab terbengkal...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...

