Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Pupuk Anorganik Cair Glow Green dalam Meningkatkan Pertumbuhan, Hasil, dan Keuntungan Usahatani Padi
View through CrossRef
Swasembada beras merupakan fokus utama kebijakan pangan nasional, yang memerlukan upaya peningkatan produksi salah satunya melalui pemupukan yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pupuk anorganik cair Glow Green (mengandung 3,5% N; 3,5 % P; 3,5% K) yang diproduksi oleh Unit Bogor-Getas, PT. Riset Perkebunan Nusantara pada tanaman padi. Penelitian dilaksanakan di sawah irigasi Dusun Popongan, Kabupaten Semarang, dari Juli hingga September 2020. Rancangan percobaan yang digunakan adalah perbandingan dua perlakuan sederhana: 1) Usahatani padi menggunakan Pupuk Cair Glow Green konsentrasi 6 ml/liter yang diaplikasikan setiap dua minggu sekali, dan 2) Usahatani padi menggunakan perlakuan pupuk tunggal (Urea dan TSP) yang diaplikasikan secara sebar pada umur 10 hari setelah pindah tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk Glow Green secara umum berpengaruh baik dan berbeda nyata dalam meningkatkan panjang daun bendera, panjang malai, dan jumlah gabah isi per malai, serta secara signifikan mengurangi jumlah gabah hampa per malai dibandingkan dengan pupuk tunggal. Perlakuan Glow Green menghasilkan produktivitas gabah kering tertinggi yaitu 4,69 ton/ha, lebih tinggi 0,49 ton/ha dibandingkan pupuk tunggal (4,20 ton/ha). Dari sisi ekonomi, walaupun terjadi serangan hama wereng yang menyebabkan peningkatan dosis aplikasi, penggunaan pupuk Glow Green tetap lebih menguntungkan, dengan peningkatan pendapatan sebesar IDR 275.278,-/ha. Selain itu, perlakuan pupuk Glow Green juga mengurangi penggunaan insektisida, menjadikannya alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Title: Efektivitas Pupuk Anorganik Cair Glow Green dalam Meningkatkan Pertumbuhan, Hasil, dan Keuntungan Usahatani Padi
Description:
Swasembada beras merupakan fokus utama kebijakan pangan nasional, yang memerlukan upaya peningkatan produksi salah satunya melalui pemupukan yang efektif dan efisien.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pupuk anorganik cair Glow Green (mengandung 3,5% N; 3,5 % P; 3,5% K) yang diproduksi oleh Unit Bogor-Getas, PT.
Riset Perkebunan Nusantara pada tanaman padi.
Penelitian dilaksanakan di sawah irigasi Dusun Popongan, Kabupaten Semarang, dari Juli hingga September 2020.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah perbandingan dua perlakuan sederhana: 1) Usahatani padi menggunakan Pupuk Cair Glow Green konsentrasi 6 ml/liter yang diaplikasikan setiap dua minggu sekali, dan 2) Usahatani padi menggunakan perlakuan pupuk tunggal (Urea dan TSP) yang diaplikasikan secara sebar pada umur 10 hari setelah pindah tanam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk Glow Green secara umum berpengaruh baik dan berbeda nyata dalam meningkatkan panjang daun bendera, panjang malai, dan jumlah gabah isi per malai, serta secara signifikan mengurangi jumlah gabah hampa per malai dibandingkan dengan pupuk tunggal.
Perlakuan Glow Green menghasilkan produktivitas gabah kering tertinggi yaitu 4,69 ton/ha, lebih tinggi 0,49 ton/ha dibandingkan pupuk tunggal (4,20 ton/ha).
Dari sisi ekonomi, walaupun terjadi serangan hama wereng yang menyebabkan peningkatan dosis aplikasi, penggunaan pupuk Glow Green tetap lebih menguntungkan, dengan peningkatan pendapatan sebesar IDR 275.
278,-/ha.
Selain itu, perlakuan pupuk Glow Green juga mengurangi penggunaan insektisida, menjadikannya alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Related Results
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas bio-invigorasi benih dan LEISA terhadap peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo lokal. Penelitian di laksanakan di L...
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
Tanaman bawang daun merupakan sayuran yang potensial untuk diusahakan. Salah satu usaha untuk peningkatan produksi bawang daun adalah dengan pemberian nutrisi yang tepat yaitu pupu...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
Penggunaan Pupuk Cair Chromolaena odorata dan KCl dalam Menekan Kehampaan dan Meningkatkan Hasil Padi Ungu Black Madras
Penggunaan Pupuk Cair Chromolaena odorata dan KCl dalam Menekan Kehampaan dan Meningkatkan Hasil Padi Ungu Black Madras
Budidaya padi ungu masih belum berkembang di Indonesia. Tipe padi ini memiliki kadar gula yang rendah, sehingga cocok dikonsumsi penderita diabetes dan sakit jantung. Pemberian p...
Analisis Komparatif Pengguna dan Non Pengguna Pupuk Organik Cair pada Usahatani Padi (Oryza sativa L.) di Desa Tanggungkramat Kabupaten Jombang
Analisis Komparatif Pengguna dan Non Pengguna Pupuk Organik Cair pada Usahatani Padi (Oryza sativa L.) di Desa Tanggungkramat Kabupaten Jombang
This research aims to increase rice production by introducing Liquid Organic fertilizers (POC) as an alternative to chemical fertilizers. Farmers have so far only relied on chemica...
PENGARUH JENIS MEDIA TANAM DAN PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT ( Lycoppersium esculentum Mill.)
PENGARUH JENIS MEDIA TANAM DAN PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT ( Lycoppersium esculentum Mill.)
Penalitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Tanam dan Pupuk Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat Lycoppersium esculentum Mill. Varietas Corona terhadap P...

