Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR

View through CrossRef
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di Desa Keliling Banteng Ulu petani yang menanam padi varietas unggul lebih banyak daripada menanam padi varietas lokal sedangkan di Desa Penggalaman petani yang menanam padi varietas lokal lebih banyak daripada menanam padi varietas unggul. Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui struktur biaya dan pendapatan usahatani padi sawah dan mengetahui kelayakan usahatani varietas lokal dan varietas unggul. Metode sebagai pengambilan sampel ialah menggunakan metode random sampling, yaitu 30 orang petani padi lokal dan 30 petani padi unggul. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa rata-rata produksi padi lokal sejumlah 2.717 kg dengan rata-rata dari luas lahan yaitu 0,97 ha, dan produktivitas padi lokal adalah sebesar 2.792 kg/ha dijual dengan harga Rp 6000/kg sedangkan produksi padi varietas unggul adalah sebesar 3.465 kg dengan luas lahan yaitu 1,025 ha, dan produktivitas padi unggul adalah  3.380 kg/ha dengan harga jual sebesar Rp 5000/kg. Rata-rata biaya total padi varietas lokal sebesar Rp 13.287.275/UT atau Rp 13.698.221/ha sedangkan untuk rata-rata biaya total padi varietas unggul adalah senilai Rp 16.175.459/UT atau Rp 15.780.936/ha. Penerimaan padi lokal sebesar Rp 16.255.833/UT atau Rp 16.758.591/ha sedangkan untuk padi unggul penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 17.874.333/UT atau Rp 17.438.374/ha. Rata-rata dari tingkat pendapatan padi lokal yang dihasilkan sebesar Rp 11.011.528/UT atau Rp 11.352.092/ha sedangkan rata-rata pendapatan padi unggul yaitu sebesar Rp 10.709.248/UT atau Rp 10.448.047/ha. Usahatani kedua varietas padi lokal dan padi unggul layak diusahakan dengan nilai RCR untuk varietas lokal yaitu sebesar 1,22 dan untuk nilai RCR padi unggul adalah sebesar 1,11.Kata kunci: analisis usahatani, total biaya, penerimaan, pendapatan, kelayakan
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Description:
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di Desa Keliling Banteng Ulu petani yang menanam padi varietas unggul lebih banyak daripada menanam padi varietas lokal sedangkan di Desa Penggalaman petani yang menanam padi varietas lokal lebih banyak daripada menanam padi varietas unggul.
Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui struktur biaya dan pendapatan usahatani padi sawah dan mengetahui kelayakan usahatani varietas lokal dan varietas unggul.
Metode sebagai pengambilan sampel ialah menggunakan metode random sampling, yaitu 30 orang petani padi lokal dan 30 petani padi unggul.
Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa rata-rata produksi padi lokal sejumlah 2.
717 kg dengan rata-rata dari luas lahan yaitu 0,97 ha, dan produktivitas padi lokal adalah sebesar 2.
792 kg/ha dijual dengan harga Rp 6000/kg sedangkan produksi padi varietas unggul adalah sebesar 3.
465 kg dengan luas lahan yaitu 1,025 ha, dan produktivitas padi unggul adalah  3.
380 kg/ha dengan harga jual sebesar Rp 5000/kg.
Rata-rata biaya total padi varietas lokal sebesar Rp 13.
287.
275/UT atau Rp 13.
698.
221/ha sedangkan untuk rata-rata biaya total padi varietas unggul adalah senilai Rp 16.
175.
459/UT atau Rp 15.
780.
936/ha.
Penerimaan padi lokal sebesar Rp 16.
255.
833/UT atau Rp 16.
758.
591/ha sedangkan untuk padi unggul penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 17.
874.
333/UT atau Rp 17.
438.
374/ha.
Rata-rata dari tingkat pendapatan padi lokal yang dihasilkan sebesar Rp 11.
011.
528/UT atau Rp 11.
352.
092/ha sedangkan rata-rata pendapatan padi unggul yaitu sebesar Rp 10.
709.
248/UT atau Rp 10.
448.
047/ha.
Usahatani kedua varietas padi lokal dan padi unggul layak diusahakan dengan nilai RCR untuk varietas lokal yaitu sebesar 1,22 dan untuk nilai RCR padi unggul adalah sebesar 1,11.
Kata kunci: analisis usahatani, total biaya, penerimaan, pendapatan, kelayakan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI PADI SAWAH (Oryza sativa, L) DI KECAMATAN PEUREULAK TIMUR KABUPATEN ACEH TIMUR
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI PADI SAWAH (Oryza sativa, L) DI KECAMATAN PEUREULAK TIMUR KABUPATEN ACEH TIMUR
Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan finansial usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode survey. Penentuan l...
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
Komparasi Pendapatan Usahatani Padi (Oryza Sativa) Varietas Padjajaran Dan Cakrabuana Di Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah
Komparasi Pendapatan Usahatani Padi (Oryza Sativa) Varietas Padjajaran Dan Cakrabuana Di Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah
Penelitian ini berujuan untuk mengetahui biaya usahatani, pendapatan usahatani, dan perbedaan pendapatan usahatani padi dengan dua varietas berbeda yaitu padi varietas padjajaran d...
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Padi sawah merupakan tanaman pangan yang menempati posisi pertama kebutuhan pangan pokok di Indonesia. Kebutuhan pangan pokok beras terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumla...

Back to Top