Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS FINANSIAL USAHATANI PADI SAWAH (Oryza sativa, L) DI KECAMATAN PEUREULAK TIMUR KABUPATEN ACEH TIMUR

View through CrossRef
Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan finansial usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode survey. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan sengaja di Kecamatan Peureulak Timur Kabupaten Aceh Timur dengan pertimbangan bahwa kecamatan tersebut merupakan daerah sentra usahatani padi sawah di Kabupaten Aceh Timur. Objek penelitian ini adalah usahatani padi sawah. Ruang lingkup penelitian meliputi biaya produksi, penerimaan, pendapatan, analisis finansial usahatani padi sawah.  Jumlah 36 orang sampel petani padi sawah tersebar di Desa Jeungki 10 orang, Desa Seuneubok Punti 11 orang dan Desa Alue Gurep 10 orang. Karakteristik petani sampel adalah umur rata-rata petani sampel adalah 44,72 tahun, tingkat pendidikan rata-rata adalah 9,25 tahun, pengalaman berusahatani rata-rata 10,14 tahun dan jumlah tanggungan keluarga petani rata-rata 4 orang. Rata-rata luas lahan garapan petani sampel adalah sebesar 0,61 hektar. Rata-rata pengunaan tenaga kerja usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur yaitu sebesar 83,04 HKP/UT/MT, biaya produksi sebesar Rp.8.344.870,37,- per UT/MT dan Rp. 13.765.446,06,- per Ha/MT, produksi sebesar 3.414,15 Kg/UT/MT dan 5.612,31 Kg/Ha/MT, nilai produksi sebesar Rp. 15.250.975,58 per UT/MT dan Rp. 25.070.096,85 per Ha/MT dan pendapatan bersih sebesar Rp. 6.906.105,21 per UT/MT dan Rp. 11.176.249,48 per Ha/MT. Hasil analisis finasial usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur dari sisi R/C rasio (perbandingan penerimaan dan biaya) diperoleh nilai R/C sebesar 1,81  (layak), BEP harga perunit sebesar Rp. 2.444,2/Kg, sementara harga gabah riil padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur adalah sebesar Rp. 4.461,11/Kg (layak). BEP jumlah produksi  sebesar 451,62Kg/UT/MT, sementara produksi riil usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur adalah sebesar 3.414,11Kg/UT (layak).
Title: ANALISIS FINANSIAL USAHATANI PADI SAWAH (Oryza sativa, L) DI KECAMATAN PEUREULAK TIMUR KABUPATEN ACEH TIMUR
Description:
Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan finansial usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur Kabupaten Aceh Timur.
Penelitian ini menggunakan metode survey.
Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan sengaja di Kecamatan Peureulak Timur Kabupaten Aceh Timur dengan pertimbangan bahwa kecamatan tersebut merupakan daerah sentra usahatani padi sawah di Kabupaten Aceh Timur.
Objek penelitian ini adalah usahatani padi sawah.
Ruang lingkup penelitian meliputi biaya produksi, penerimaan, pendapatan, analisis finansial usahatani padi sawah.
  Jumlah 36 orang sampel petani padi sawah tersebar di Desa Jeungki 10 orang, Desa Seuneubok Punti 11 orang dan Desa Alue Gurep 10 orang.
Karakteristik petani sampel adalah umur rata-rata petani sampel adalah 44,72 tahun, tingkat pendidikan rata-rata adalah 9,25 tahun, pengalaman berusahatani rata-rata 10,14 tahun dan jumlah tanggungan keluarga petani rata-rata 4 orang.
Rata-rata luas lahan garapan petani sampel adalah sebesar 0,61 hektar.
Rata-rata pengunaan tenaga kerja usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur yaitu sebesar 83,04 HKP/UT/MT, biaya produksi sebesar Rp.
8.
344.
870,37,- per UT/MT dan Rp.
13.
765.
446,06,- per Ha/MT, produksi sebesar 3.
414,15 Kg/UT/MT dan 5.
612,31 Kg/Ha/MT, nilai produksi sebesar Rp.
15.
250.
975,58 per UT/MT dan Rp.
25.
070.
096,85 per Ha/MT dan pendapatan bersih sebesar Rp.
6.
906.
105,21 per UT/MT dan Rp.
11.
176.
249,48 per Ha/MT.
Hasil analisis finasial usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur dari sisi R/C rasio (perbandingan penerimaan dan biaya) diperoleh nilai R/C sebesar 1,81  (layak), BEP harga perunit sebesar Rp.
2.
444,2/Kg, sementara harga gabah riil padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur adalah sebesar Rp.
4.
461,11/Kg (layak).
BEP jumlah produksi  sebesar 451,62Kg/UT/MT, sementara produksi riil usahatani padi sawah di Kecamatan Peureulak Timur adalah sebesar 3.
414,11Kg/UT (layak).

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
MENINGKATKAN MINAT BERUSAHATANI BENIH PADI BERSERTIFIKAT MELALUI PENDEKATAN KEUNTUNGAN FINANSIAL
MENINGKATKAN MINAT BERUSAHATANI BENIH PADI BERSERTIFIKAT MELALUI PENDEKATAN KEUNTUNGAN FINANSIAL
Diperkenalkannnya usahatani penangkar benih padi sawah belum banyak diikuti oleh petani, salah satu penyebabnya diduga usahatani padi penangkar benih secara finansial belum mengunt...
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Analisis Produksi Usahatani Padi Sawah di Desa Bente, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna
Padi sawah merupakan tanaman pangan yang menempati posisi pertama kebutuhan pangan pokok di Indonesia. Kebutuhan pangan pokok beras terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumla...

Back to Top