Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kombinasi Aplikasi Stimulan dan Penggunaan Pupuk Anorganik Cair Glow Green untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Karet

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan kombinasi stimulan oles dengan aplikasi pupuk cair Glow Green melalui metode semprot dalam meningkatkan produktivitas tanaman karet klon IRR 118. Penelitian dilakukan dengan tiga perlakuan: kontrol (stimulan oles), kombinasi stimulan oles dengan semprotan pupuk cair Glow Green setiap1 minggu, dan kombinasi stimulan oles dengan semprotan pupuk cair Glow Green setiap 2 minggu. Parameter yang diamati meliputi produktivitas lateks (g/p/s), kandungan kimiawi lateks seperti tiol, sukrosa, dan fosfat anorganik, serta analisis ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi stimulan oles dengan semprotan pupuk cair Glow Green yang diaplikasikan seminggu sekali (perlakuan G1) merupakan kombinasi terbaik dalam perolehan produktivitas tanaman (g/p/s). Perlakuan G1 mampu meningkatkan produktivitas lateks hingga 56 % dibandingkan perlakuan kontrol. Perlakuan ini juga berpengaruh positif terhadap perubahan kandungan kimiawi lateks, di mana terjadi peningkatan kadar tiol dan sukrosa, serta penurunan kadar fosfat anorganik. Meskipun biaya perlakuan kombinasi lebih tinggi, hasil produktivitas yang lebih besar menjadikan perlakuan ini layak secara ekonomi. Dengan demikian, penggunaan kombinasi stimulan oles dan pupuk cair Glow Green dapat direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas tanaman karet.
Title: Kombinasi Aplikasi Stimulan dan Penggunaan Pupuk Anorganik Cair Glow Green untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Karet
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan kombinasi stimulan oles dengan aplikasi pupuk cair Glow Green melalui metode semprot dalam meningkatkan produktivitas tanaman karet klon IRR 118.
Penelitian dilakukan dengan tiga perlakuan: kontrol (stimulan oles), kombinasi stimulan oles dengan semprotan pupuk cair Glow Green setiap1 minggu, dan kombinasi stimulan oles dengan semprotan pupuk cair Glow Green setiap 2 minggu.
Parameter yang diamati meliputi produktivitas lateks (g/p/s), kandungan kimiawi lateks seperti tiol, sukrosa, dan fosfat anorganik, serta analisis ekonomi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi stimulan oles dengan semprotan pupuk cair Glow Green yang diaplikasikan seminggu sekali (perlakuan G1) merupakan kombinasi terbaik dalam perolehan produktivitas tanaman (g/p/s).
Perlakuan G1 mampu meningkatkan produktivitas lateks hingga 56 % dibandingkan perlakuan kontrol.
Perlakuan ini juga berpengaruh positif terhadap perubahan kandungan kimiawi lateks, di mana terjadi peningkatan kadar tiol dan sukrosa, serta penurunan kadar fosfat anorganik.
Meskipun biaya perlakuan kombinasi lebih tinggi, hasil produktivitas yang lebih besar menjadikan perlakuan ini layak secara ekonomi.
Dengan demikian, penggunaan kombinasi stimulan oles dan pupuk cair Glow Green dapat direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas tanaman karet.

Related Results

Produktivitas dan Nilai BEP Penggunaan Stimulan Cair Berbahan Aktif Etefon pada Tanaman Karet
Produktivitas dan Nilai BEP Penggunaan Stimulan Cair Berbahan Aktif Etefon pada Tanaman Karet
Stimulan cair berbahan aktif etefon telah lama digunakan di perkebunan karet untuk mengoptimalkan produksi lateks. Penggunaan stimulan tersebut tentu akan menambah biaya, setidakny...
EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY
EFEKTIVITAS PUPUK KANDANG BERBASIS KOMPOS Azolla microphylla DAN PEMAKAIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TOMAT CHERRY
Tomat cherry (Lycopersicum esculentum var. ceraciforme) merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan yang dianggap mempunyai prospek baik dalam pemasarannya. Rasanya yang mani...
Pengaruh Pupuk Majemuk Tablet Terhadap Pertumbuhan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis) Belum Menghasilkan
Pengaruh Pupuk Majemuk Tablet Terhadap Pertumbuhan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis) Belum Menghasilkan
Pupuk majemuk tablet merupakan salah satu jenis pupuk majemuk yang dapat dijadikan sebagai alternatif pemupukan pada perkebunan karet. Tujuan penelitian adalah menguji efektivitas ...
Pengaruh Pupuk Hayati Cair BRE4 dan Pupuk Organik Terhadap Keragaman Nematoda Tanah Pada Lahan Kopi Arabika
Pengaruh Pupuk Hayati Cair BRE4 dan Pupuk Organik Terhadap Keragaman Nematoda Tanah Pada Lahan Kopi Arabika
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk hayati cair BRE4 dan pupuk organik terhadap keragaman nematoda tanah pada lahan kopi arabika. Penelitian dilaksanakan di la...
Pengaruh Pupuk Cair Urine Sapi Potong Terhadap Tinggi Tanaman dan Produksi Tanaman Bayam (Amaranthus Sp) Umur 25 Hari
Pengaruh Pupuk Cair Urine Sapi Potong Terhadap Tinggi Tanaman dan Produksi Tanaman Bayam (Amaranthus Sp) Umur 25 Hari
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk cair dari urin sapi terhadap tinggi tanaman dan hasil panen bayam (Amaranthus sp) umur 25 hari dan menentukan ...

Back to Top