Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Pupuk Hayati Cair BRE4 dan Pupuk Organik Terhadap Keragaman Nematoda Tanah Pada Lahan Kopi Arabika
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk hayati cair BRE4 dan pupuk organik terhadap keragaman nematoda tanah pada lahan kopi arabika. Penelitian dilaksanakan di lahan kebun kopi arabika rakyat di Kawasan Ijen Bondowoso, Indonesia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan yaitu P1= 30 ml pupuk hayati cair BRE4 per ton pupuk kandang, P2= 60 ml pupuk hayati cair pupuk hayati cair BRE4 per ton pupuk kandang, P3= 90 ml pupuk hayati cair pupuk hayati cair BRE4 per ton pupuk kandang, P4= 120 ml pupuk hayati cair BRE4 per ton pupuk kandang, K-= Tanpa pupuk hayati cair dan pupuk kandang, K+1= 60 ml pupuk hayati cair, dan K+2= 5L pupuk kandang tanpa pupuk hayati cair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P4 mampu menurukan populasi nematoda parasit dan meningkatkan keragaman nematoda free living yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya. Nematoda tanah yang berhasil teridentifikasi sebanyak 18 genus, dan genus nematoda kelompok pemakan bakteri (bakteriovora) paling banyak ditemukan dibandingkan genus dari grup tropik lainnya. Pemberian BRE4 dan pupuk kandang mampu memperbaiki ekosistem tanah berdasarkan tingkat keragaman nematoda.
Politeknik Negeri Lampung
Title: Pengaruh Pupuk Hayati Cair BRE4 dan Pupuk Organik Terhadap Keragaman Nematoda Tanah Pada Lahan Kopi Arabika
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk hayati cair BRE4 dan pupuk organik terhadap keragaman nematoda tanah pada lahan kopi arabika.
Penelitian dilaksanakan di lahan kebun kopi arabika rakyat di Kawasan Ijen Bondowoso, Indonesia.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan yaitu P1= 30 ml pupuk hayati cair BRE4 per ton pupuk kandang, P2= 60 ml pupuk hayati cair pupuk hayati cair BRE4 per ton pupuk kandang, P3= 90 ml pupuk hayati cair pupuk hayati cair BRE4 per ton pupuk kandang, P4= 120 ml pupuk hayati cair BRE4 per ton pupuk kandang, K-= Tanpa pupuk hayati cair dan pupuk kandang, K+1= 60 ml pupuk hayati cair, dan K+2= 5L pupuk kandang tanpa pupuk hayati cair.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P4 mampu menurukan populasi nematoda parasit dan meningkatkan keragaman nematoda free living yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya.
Nematoda tanah yang berhasil teridentifikasi sebanyak 18 genus, dan genus nematoda kelompok pemakan bakteri (bakteriovora) paling banyak ditemukan dibandingkan genus dari grup tropik lainnya.
Pemberian BRE4 dan pupuk kandang mampu memperbaiki ekosistem tanah berdasarkan tingkat keragaman nematoda.
Related Results
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
Rendahnya produksi bawang merah di Indonesia disebabkan salah satunya oleh penyakit moler (Fusarium oxysporum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk h...
Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Kandang Kotoran Kambing terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.)
Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Kandang Kotoran Kambing terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.)
Salah satu yang mempengaruhi produksi kopi adalah kualitas bibit. Kualitas bibit kopi arabika sangat menentukan pertumbuhan dan produktivitas kopi tersebut. Tujuan penelitian ini d...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pretreatment Limbah Pengolahan Kopi Untuk Menghasilkan Biogas Pada Proses Anaerobik
Pretreatment Limbah Pengolahan Kopi Untuk Menghasilkan Biogas Pada Proses Anaerobik
Pada penelitian ini mempelajari proses pretreatment limbah pengolahan kopi untuk menghasilkan biogas pada proses anaerobik. Limbah cair pengolahan kopi merupakan limbah cair yang b...
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA DAN ROBUSTA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Kopi merupakan salah satu tanaman yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat umumnya. Kopi merupakan tanaman yang memiliki kandungan kafein dengan salah satu manfaatnya untuk mening...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...

