Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTIFIKASI SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH DI KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR KOTA PALEMBANG

View through CrossRef
Sistem pengangkutan sampah merupakan bagian dari sistem pengelolaan sampah perkotaan. Sistem pengangkutan yang baik akan meningkatkan tingkat pelayanan sampah terutama pada sistem pengumpulan sampah. Kecamatan Alang-alang Lebar memiliki permasalahan dalam sistem pengangkutan sampah dimana masih terdapat sampah yang menumpuk pada beberapa tempat penampungan sementara (TPS). Salah satu upaya dalam penyelesaian masalah sistem pengangkutan sampah yaitu dengan cara mengidentifkasi sistem pengangkutan yang sudah ada dengan meninjau jarak tempuh, lokasi TPS, rute, kecepatan dan waktu angkut. Metode penelitian menggunakan metode observasi dan survei dengan mengambil data primer berupa jumlah truk, jenis truk, rute truk, kecepatan rata-rata truk, jarak tempuh truk dan lokasi TPS yang dilayani dengan mengacu pada peraturan SNI 19-2454-2002, SNI 03-3243-2008 dan Permen PU No. 03 Tahun 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Alang-alang Lebar menggunakan sistem pengosongan kontainer (HCS) untuk jenis armroll truck dan sistem kontainer tetap (SCS) untuk jenis dump truck. Rentang jarak tempuh yang dilalui yaitu 43 – 93 km dengan rata-rata 56,14 km/hari sedangkan waktu tempuh berkisar antara 1,08 – 2,33 jam dengan rata-rata 1,41 jam/hari. Kata Kunci : Sistem pengangkutan sampah, jarak tempuh, waktu angkut
Title: IDENTIFIKASI SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH DI KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR KOTA PALEMBANG
Description:
Sistem pengangkutan sampah merupakan bagian dari sistem pengelolaan sampah perkotaan.
Sistem pengangkutan yang baik akan meningkatkan tingkat pelayanan sampah terutama pada sistem pengumpulan sampah.
Kecamatan Alang-alang Lebar memiliki permasalahan dalam sistem pengangkutan sampah dimana masih terdapat sampah yang menumpuk pada beberapa tempat penampungan sementara (TPS).
Salah satu upaya dalam penyelesaian masalah sistem pengangkutan sampah yaitu dengan cara mengidentifkasi sistem pengangkutan yang sudah ada dengan meninjau jarak tempuh, lokasi TPS, rute, kecepatan dan waktu angkut.
Metode penelitian menggunakan metode observasi dan survei dengan mengambil data primer berupa jumlah truk, jenis truk, rute truk, kecepatan rata-rata truk, jarak tempuh truk dan lokasi TPS yang dilayani dengan mengacu pada peraturan SNI 19-2454-2002, SNI 03-3243-2008 dan Permen PU No.
03 Tahun 2013.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Alang-alang Lebar menggunakan sistem pengosongan kontainer (HCS) untuk jenis armroll truck dan sistem kontainer tetap (SCS) untuk jenis dump truck.
Rentang jarak tempuh yang dilalui yaitu 43 – 93 km dengan rata-rata 56,14 km/hari sedangkan waktu tempuh berkisar antara 1,08 – 2,33 jam dengan rata-rata 1,41 jam/hari.
Kata Kunci : Sistem pengangkutan sampah, jarak tempuh, waktu angkut.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem. Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste. Trucko Village...
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10/ 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS DI KOTA MALANG)
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10/ 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS DI KOTA MALANG)
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 mengamanatkan perlunya perubahan paradigma yang mendasar dalam pengelola...
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...
Sejarah Garam Madura: Rivalitas Pengangkutan Garam Madura 1912-1981
Sejarah Garam Madura: Rivalitas Pengangkutan Garam Madura 1912-1981
Aktivitas pengangkutan garam Madura merupakan salah satu ekonomi strategis bagi pemerintah maupun masyarakat sejak lama. Oleh karenanya, aktivitas pengangkutan garam pada awalnya b...
Pendampingan Pengelolaan/Penyuluhan Sampah (3r) Kab. Manna
Pendampingan Pengelolaan/Penyuluhan Sampah (3r) Kab. Manna
Sampah merupakan sesuatu atau sisa-sisa dari proses yang dilakukan manusia terhadap berbagai hal dalam menghasilkan suatu produk tertentu, sisa-sisa ini terkadang di buat atau di p...
IDENTIFIKASI SAMPAH PESISIR DI DESA RUMAH TIGA KOTA AMBON
IDENTIFIKASI SAMPAH PESISIR DI DESA RUMAH TIGA KOTA AMBON
Coastal debris is a global problem sourced from human or anthropogenic activities. Coastal debris has an influence on the growth of organisms in the waters and also for humans as u...
Bank Sampah Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Di Perkotaan
Bank Sampah Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Di Perkotaan
Permasalahan terkait dengan sampah adalah permasalahan yang ada di wilayah perkotaan. Pengelolaan sampah yang baik sangat diperlukan di wilayah perkotaan, salah satu cara mengelola...

Back to Top