Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Sistem Pengelolaan Sampah Di Kota Raha Kabupaten Muna

View through CrossRef
This study aims to identify how much waste production is in Raha City, Muna Regency and to analyze the waste management system in Raha City, Muna Regency. The methods used in this study are population projections, waste production projections and descriptive analysis. The results of the study show that (1) the amount of waste produced in Raha City in 2022 is 71,877 liters/day and the projected volume of waste generation in Raha City in 2027 will reach 119,4013 liters/day. (2) The waste management system in Raha City is (a) Operational Technical Aspects of waste management, namely container, frequency of waste transportation from TPS to TPA, and transportation in charge of moving waste from TPS for each dump truck is optimal: (b) Institutional Aspect, the involvement of other offices/agencies and private institutions is not yet optimal in supporting the duties of the Cleaning Office, the number of personnel and the fleet for transporting waste to the landfill is sufficient to meet the needs of waste management: (c) Aspects of financing, Muna Regent Regulation Number 46 of 2022 concerning Cleaning Service Retribution which is imposed on every housing, office, market, company, small business and hotel: (d) Legal Aspect, the people of Raha City do not yet have regulations or regulations regarding waste, but have Muna Regent Regulation Number 46 of 2022 concerning Cleaning Service Retribution: (e ) Aspects of Community Participation, there is still a lack of community participation on place indicators throwing garbage, Disposing of garbage according to a set schedule, and the lack of mutual cooperation carried out by the community. Keywords: System, Waste Management Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar produksi sampah di Kota Raha Kabupaten Muna dan untuk menganalisis sistem pengelolaan sampah di Kota Raha Kabupaten Muna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu proyeksi jumlah penduduk, proyeksi produksi sampah dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Besar produksi sampah di Kota Raha pada tahun 2022 yaitu 71.877 liter/hari dan proyeksi volume timbulan sampah di Kota Raha tahun 2027 mencapai 119.4013 liter/hari. (2) Sistem pengelolaan sampah di Kota Raha adalah (a) Aspek Teknik Operasional Pengelolaan sampah yaitu pewadahan, frekuensi pengangkutan sampah dari TPS ke TPA, dan pengangkutan yang bertugas memindahkan sampah dari TPS untuk setiap dump truck sudah optimal: (b) Aspek Kelembagaan, belum optimalnya keterlibatan kantor/instansi lain maupun lembaga swasta untuk mendukung tugas-tugas Kantor Kebersihan, jumlah personil dan armada pengangkutan sampah menuju TPA sudah cukup memenuhi kebutuhan pengelolaan sampah: (c) Aspek Pembiayaan, peraturan Bupati Muna  Nomor 46 Tahun 2022 tentang Retribusi Pelayanan Kebersihan yang dikenakan kepada setiap perumahan, kantor, pasar, perusahaan, usaha kecil dan perhotelan: (d) Aspek Hukum, masyarakat Kota Raha belum memiliki Regulasi atau peraturan tentang persampahan, namun memiliki Peraturan Bupati Muna  Nomor 46 Tahun 2022 tentang Retribusi Pelayanan Kebersihan: (e) Aspek Peran Serta Masyarakat, masih kurang peran serta masyarakat pada indikator tempat   membuang sampah, Membuang sampah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dan kurangnya gotong - royong yang dilakukan oleh masyarakat. Kata Kunci: Sistem, Pengelolaan Sampah  
Title: Analisis Sistem Pengelolaan Sampah Di Kota Raha Kabupaten Muna
Description:
This study aims to identify how much waste production is in Raha City, Muna Regency and to analyze the waste management system in Raha City, Muna Regency.
The methods used in this study are population projections, waste production projections and descriptive analysis.
The results of the study show that (1) the amount of waste produced in Raha City in 2022 is 71,877 liters/day and the projected volume of waste generation in Raha City in 2027 will reach 119,4013 liters/day.
(2) The waste management system in Raha City is (a) Operational Technical Aspects of waste management, namely container, frequency of waste transportation from TPS to TPA, and transportation in charge of moving waste from TPS for each dump truck is optimal: (b) Institutional Aspect, the involvement of other offices/agencies and private institutions is not yet optimal in supporting the duties of the Cleaning Office, the number of personnel and the fleet for transporting waste to the landfill is sufficient to meet the needs of waste management: (c) Aspects of financing, Muna Regent Regulation Number 46 of 2022 concerning Cleaning Service Retribution which is imposed on every housing, office, market, company, small business and hotel: (d) Legal Aspect, the people of Raha City do not yet have regulations or regulations regarding waste, but have Muna Regent Regulation Number 46 of 2022 concerning Cleaning Service Retribution: (e ) Aspects of Community Participation, there is still a lack of community participation on place indicators throwing garbage, Disposing of garbage according to a set schedule, and the lack of mutual cooperation carried out by the community.
Keywords: System, Waste Management Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa besar produksi sampah di Kota Raha Kabupaten Muna dan untuk menganalisis sistem pengelolaan sampah di Kota Raha Kabupaten Muna.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu proyeksi jumlah penduduk, proyeksi produksi sampah dan analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Besar produksi sampah di Kota Raha pada tahun 2022 yaitu 71.
877 liter/hari dan proyeksi volume timbulan sampah di Kota Raha tahun 2027 mencapai 119.
4013 liter/hari.
(2) Sistem pengelolaan sampah di Kota Raha adalah (a) Aspek Teknik Operasional Pengelolaan sampah yaitu pewadahan, frekuensi pengangkutan sampah dari TPS ke TPA, dan pengangkutan yang bertugas memindahkan sampah dari TPS untuk setiap dump truck sudah optimal: (b) Aspek Kelembagaan, belum optimalnya keterlibatan kantor/instansi lain maupun lembaga swasta untuk mendukung tugas-tugas Kantor Kebersihan, jumlah personil dan armada pengangkutan sampah menuju TPA sudah cukup memenuhi kebutuhan pengelolaan sampah: (c) Aspek Pembiayaan, peraturan Bupati Muna  Nomor 46 Tahun 2022 tentang Retribusi Pelayanan Kebersihan yang dikenakan kepada setiap perumahan, kantor, pasar, perusahaan, usaha kecil dan perhotelan: (d) Aspek Hukum, masyarakat Kota Raha belum memiliki Regulasi atau peraturan tentang persampahan, namun memiliki Peraturan Bupati Muna  Nomor 46 Tahun 2022 tentang Retribusi Pelayanan Kebersihan: (e) Aspek Peran Serta Masyarakat, masih kurang peran serta masyarakat pada indikator tempat   membuang sampah, Membuang sampah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dan kurangnya gotong - royong yang dilakukan oleh masyarakat.
Kata Kunci: Sistem, Pengelolaan Sampah  .

Related Results

SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
Kajian Penerapan Sistem Pengelolaan Sampah dengan Pendekatan Metode 3R di Kabupaten Padang Pariaman
Kajian Penerapan Sistem Pengelolaan Sampah dengan Pendekatan Metode 3R di Kabupaten Padang Pariaman
 This study aims to determine the existing conditions of solid waste management in Padang Pariaman Regency and the problems faced, as well as to assess the potential of implementi...
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10/ 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS DI KOTA MALANG)
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 10/ 2010 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS DI KOTA MALANG)
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 mengamanatkan perlunya perubahan paradigma yang mendasar dalam pengelola...
SOSIALISASI INOVASI MENGUBAH SAMPAH MENJADI BERKAH DI DESA CIKAKAK
SOSIALISASI INOVASI MENGUBAH SAMPAH MENJADI BERKAH DI DESA CIKAKAK
Sampah merupakan hal yang selalu berkaitan dengan kehidupan sehari-hari hampir semua aktivitas yang dilakukan akan menghasilkan sampah. Begitu pula yang terjadi di di desa Cikakak ...
Penilaian Resiko Kesehatan Lingkungan-EHRA (Fasilitas dan Perilaku Warga Perumahan Karanglo Indah) Terhadap Sampah Rumah Tangga
Penilaian Resiko Kesehatan Lingkungan-EHRA (Fasilitas dan Perilaku Warga Perumahan Karanglo Indah) Terhadap Sampah Rumah Tangga
Perumahan Karanglo Indah, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Malang, Jawa Timur adalah salah satu perumahan menengah dengan beberapa masalah terkait dengan layanan sampah ...

Back to Top