Javascript must be enabled to continue!
POLITIK IDENTITAS DIBALIK PANGGUNG PILKADES
View through CrossRef
Pemilihan kepala desa merupakan pemilihan tingkat bawah yang menyentuh masyarakat sebagai implementasi sistem demokrasi. Sehingga warga negara mempunyai hak yang bebas untuk mengemukakan pendapatnya serta bebas untuk memilih. tetapi tidak lepas dengan kaidah undang-undang yang sudah ada. Cara memilih seorang kepala desa dapat dilakukan di desa tersebut secara langsung, damai, dengan warga desa yang sudah siap untuk memilih calon kepala desanya. Namun, pada saat pemilihan kepala desa sedang berlangsung kerap kali dibarengi dengan politik identitas di dalamnya. Hal tersebut dilakukan supaya calon kepala desa bisa mencapai tujuannya untuk memperoleh suara terbanyak di pemilihan calon kepala desa. Seperti yang terjadi pada saat pemilihan kepala desa rumpin pada tahun 2019. Tidak hanya politik identitas saja yang ada di balik panggung pemilihan kepala desa, tetapi politik identitas etnikpun dihadirkan dalam panggung pemilihan kepala desa tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memakai metode deskriptif. Teknik pengumpulan data sendiri menggunakan teknik wawancara yang mendalam kepada berbagai sumber. Penelitian ini juga menggunakan data yang sekunder dengan melalui studi literatur dari sebuah jurnal serta media online yang dijadikan sebagai bahan rujukan. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa politik identitas warga yang ada di desa rumpin di landasi dengan adanya sebuah agama dan etnik dalam budaya politik yang warga desanya memiliki sebuah kepercayaan kepada calon kepala desanya sehingga bisa terjadi sebuah nepotisme di desa Rumpin.
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Title: POLITIK IDENTITAS DIBALIK PANGGUNG PILKADES
Description:
Pemilihan kepala desa merupakan pemilihan tingkat bawah yang menyentuh masyarakat sebagai implementasi sistem demokrasi.
Sehingga warga negara mempunyai hak yang bebas untuk mengemukakan pendapatnya serta bebas untuk memilih.
tetapi tidak lepas dengan kaidah undang-undang yang sudah ada.
Cara memilih seorang kepala desa dapat dilakukan di desa tersebut secara langsung, damai, dengan warga desa yang sudah siap untuk memilih calon kepala desanya.
Namun, pada saat pemilihan kepala desa sedang berlangsung kerap kali dibarengi dengan politik identitas di dalamnya.
Hal tersebut dilakukan supaya calon kepala desa bisa mencapai tujuannya untuk memperoleh suara terbanyak di pemilihan calon kepala desa.
Seperti yang terjadi pada saat pemilihan kepala desa rumpin pada tahun 2019.
Tidak hanya politik identitas saja yang ada di balik panggung pemilihan kepala desa, tetapi politik identitas etnikpun dihadirkan dalam panggung pemilihan kepala desa tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memakai metode deskriptif.
Teknik pengumpulan data sendiri menggunakan teknik wawancara yang mendalam kepada berbagai sumber.
Penelitian ini juga menggunakan data yang sekunder dengan melalui studi literatur dari sebuah jurnal serta media online yang dijadikan sebagai bahan rujukan.
Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa politik identitas warga yang ada di desa rumpin di landasi dengan adanya sebuah agama dan etnik dalam budaya politik yang warga desanya memiliki sebuah kepercayaan kepada calon kepala desanya sehingga bisa terjadi sebuah nepotisme di desa Rumpin.
Related Results
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Menelisik politik identitas di Kalimantan Barat berdasarkan perspektif filsafat politik Armada Riyanto
Artikel ini membahas politik identitas sebagai tindakan politis yang bertujuan untuk memajukan kepentingan kelompok berdasarkan kesamaan identitas atau karakteristik mereka. Politi...
PILKADA, POLITIK IDENTITAS DAN KEKERASAN BUDAYA
PILKADA, POLITIK IDENTITAS DAN KEKERASAN BUDAYA
Tampaknya wacana tentang dampak positif politik identitas ini belum menjadi perhatian serius oleh berbagai kalangan. Olehnya itu, penelitian ini hadir untuk mengulas sisi lain dari...
PENINGKATAN KUALITAS SARANA PENTAS DENGAN PANGGUNG PORTABEL
PENINGKATAN KUALITAS SARANA PENTAS DENGAN PANGGUNG PORTABEL
Permasalahan utama yang dihadapi Pesantren Pemberdayaan lansia (PPL) Mukti Mulia (MM) Bakungan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman saat ini adalah tidak adanya panggung portable. Selama...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
PARTAI POLITIK DAN PEMILIHAN UMUM (PEMILU)1. Partai PolitikA. Sejarah Partai Politik di Indonesia.Partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat. Pada mulanya perke...
Politik Identitas Dalam Pemilihan Gubernur Maluku Utara Tahun 2019
Politik Identitas Dalam Pemilihan Gubernur Maluku Utara Tahun 2019
Abstract :This study discusses the existence of identity politics in the 2019 North Maluku gubernatorial election. In the 2019 North Maluku gubernatorial election, the couple succe...
Tantangan Dan Upaya Penanganan Politik Identitas Pada Pemilu 2024
Tantangan Dan Upaya Penanganan Politik Identitas Pada Pemilu 2024
Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi yang akan menentukan pemimpin dalam Pemilu 2024. Sudah selayaknya masyarakat Indonesia melakukan sikap toleransi akan perbedaan dan tidak ...
TINJAUAN ETIS KRISTEN TERHADAP POLITISASI AGAMA DI INDONESIA
TINJAUAN ETIS KRISTEN TERHADAP POLITISASI AGAMA DI INDONESIA
Prinsip kepercayaan yang dibuat bersifat politik sesungguhnya adalah tindakan yang dilakukan oleh para elit politik di Indonesia dikarenakan masalah kekuasaan, keinginan untuk men...
İşçinin İşe Alınmasında Politik Görüşün Araştırılması
İşçinin İşe Alınmasında Politik Görüşün Araştırılması
Politika öz anlamıyla belli bir ideale ulaşmak için gerçekleştirilen eylemler veya söylenenlerdir. Bu ideal, insanoğlunun yaşadığı dünyevi sorunlardan kurtulmasını hedefler. Politi...

