Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Yuridis Terhadap Pekerja Mandiri Terkait Dengan Tabungan Perumahan Rakyat

View through CrossRef
Kewajiban untuk melibatkan wiraswasta dalam program tabungan perumahan (Tapera) menimbulkan pertanyaan mengenai kepentingan publik dan keadilan hukum. Permasalahan utamanya adalah ketidaksesuaian antara iuran tetap Tapera sebesar 3% dengan ketidakamanan ekonomi yang dialami banyak wiraswasta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji aspek keadilan hukum dari kewajiban Tapera bagi wiraswasta dan menganalisis sejauh mana program tersebut memenuhi tujuan hukum fundamental. Secara metodologis, penelitian ini didasarkan pada analisis hukum normatif dengan pendekatan berbasis literatur dan evaluasi sumber hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban berpartisipasi dalam program Tapera bagi wiraswasta telah memicu diskusi kontroversial mengenai keadilan hukum, khususnya terkait risiko munculnya ketimpangan sosial baru. Meskipun program ini pada dasarnya bertujuan untuk menyediakan perumahan terjangkau, pelaksanaannya harus konsisten dengan prinsip-prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan yang dikemukakan Gustav Radbruch. Oleh karena itu, penelitian ini menganjurkan revisi peraturan Tapera,  termasuk melalui ketentuan yang lebih fleksibel dan evaluasi berkala dalam rangka mendorong keadilan sosial tanpa memberikan beban tambahan pada kelompok rentan secara ekonomi, khususnya pekerja mandiri, yang terdampak oleh kewajiban tersebut.
Title: Analisis Yuridis Terhadap Pekerja Mandiri Terkait Dengan Tabungan Perumahan Rakyat
Description:
Kewajiban untuk melibatkan wiraswasta dalam program tabungan perumahan (Tapera) menimbulkan pertanyaan mengenai kepentingan publik dan keadilan hukum.
Permasalahan utamanya adalah ketidaksesuaian antara iuran tetap Tapera sebesar 3% dengan ketidakamanan ekonomi yang dialami banyak wiraswasta.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji aspek keadilan hukum dari kewajiban Tapera bagi wiraswasta dan menganalisis sejauh mana program tersebut memenuhi tujuan hukum fundamental.
Secara metodologis, penelitian ini didasarkan pada analisis hukum normatif dengan pendekatan berbasis literatur dan evaluasi sumber hukum primer, sekunder, dan tersier.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban berpartisipasi dalam program Tapera bagi wiraswasta telah memicu diskusi kontroversial mengenai keadilan hukum, khususnya terkait risiko munculnya ketimpangan sosial baru.
Meskipun program ini pada dasarnya bertujuan untuk menyediakan perumahan terjangkau, pelaksanaannya harus konsisten dengan prinsip-prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan yang dikemukakan Gustav Radbruch.
Oleh karena itu, penelitian ini menganjurkan revisi peraturan Tapera,  termasuk melalui ketentuan yang lebih fleksibel dan evaluasi berkala dalam rangka mendorong keadilan sosial tanpa memberikan beban tambahan pada kelompok rentan secara ekonomi, khususnya pekerja mandiri, yang terdampak oleh kewajiban tersebut.

Related Results

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Hubungan Antara Si Wakil dengan yang Diwakilkan
Hubungan Antara Si Wakil dengan yang Diwakilkan
Berdasarkan pada teori Abcarian , hubungan wakil rakyat yang terjadi di Indonesia ialah "partisan" karena wakil rakyat bertindak sesuai dengan keinginan atau program dari organisas...
Alternatif Sumber Pendapatan Negara : Kritik Terhadap Gagasan Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat)
Alternatif Sumber Pendapatan Negara : Kritik Terhadap Gagasan Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat)
Alternatif sumber pendapatan negara dengan fokus pada kritik terhadap gagasan Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Indonesia. Tapera, yang diatur dalam Undang-Undang Nomor...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kewenangan Satgas Yuridis Dalam Memproses Data Yuridis Pada Program Ptsl Di Bpn Kabupaten Pandeglang
Kewenangan Satgas Yuridis Dalam Memproses Data Yuridis Pada Program Ptsl Di Bpn Kabupaten Pandeglang
Pelaksanaan dalam memproses data yuridis pada program PTSL dilakukan oleh Satgas Yuridis PTSL namun dalam kewenangannya, Satgas Yuridis memiliki hambatan sehingga dapat mengakibatk...
Pengaruh Kepuasan Nasabah Terhadap Loyalitas Nasabah KPR BTN Pada PT. Bank Tabungan Negara Tbk. Cabang Padang
Pengaruh Kepuasan Nasabah Terhadap Loyalitas Nasabah KPR BTN Pada PT. Bank Tabungan Negara Tbk. Cabang Padang
Salah satu bank umum yang terdapat di Kota Padang adalah PT. Bank Tabungan Negara Tbk. dengan salah satu produk andalan dalam penyaluran kredit adalah Kredit Kepemilikan Rumah Bank...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...

Back to Top