Javascript must be enabled to continue!
Analisis Karakteristik Akun Twitter Berdasarkan Sentimen Pendapat Terkait Undang-Undang PSE
View through CrossRef
Aturan untuk penyedia layanan di internet atau Penyelenggara Sistem Elektronik di Indonesia mendapatkan pro dan kontra semenjak adanya Peraturan Pemerintah yang diterbitkan. Twitter sebagai media sosial, menjadi salah satu tempat menyampaikan pendapat secara bebas, tidak terkecuali pendapat untuk peraturan PSE. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik akun pengguna Twitter dengan mempertimbangkan sentimen tweet mereka terhadap Peraturan PSE. Analisis ini dilakukan dengan mengidentifikasi sentimen pada data tweet, kemudian melihat atribut dari akun pengguna tweet tersebut. Pada proses penggalian data didapatkan sebanyak 849 tweet, 679 diantaranya diberikan label sentimen yang kemudian akan digunakan untuk membangun model machine learning berbasis IndoBERT. Selanjutnya, sebanyak 335 data terkait akun pengguna yang terikat dengan data tweet diatas juga didapatkan. Model machine learning yang dihasilkan mencapai akurasi sebesar 71%, didapatkan juga model paling baik dalam mengklasifikasi tweet dengan sentiment negatif. Ditemukan bahwa akun yang mendukung PSE atau memiliki postingan tweet dengan sentimen positif berusia lebih muda dibandingkan yang bersentimen negatif. Meski begitu rata-rata jumlah tweet yang dihasilkan akun-akun bersentimen positif lebih banyak dibandingkan akun dengan sentimen negatif meskipun rata-rata usianya jauh lebih tua. Ini menunjukkan bahwa akun bersentimen positif lebih sering mengirim tweet dibandingkan akun bersentimen negatif.
Title: Analisis Karakteristik Akun Twitter Berdasarkan Sentimen Pendapat Terkait Undang-Undang PSE
Description:
Aturan untuk penyedia layanan di internet atau Penyelenggara Sistem Elektronik di Indonesia mendapatkan pro dan kontra semenjak adanya Peraturan Pemerintah yang diterbitkan.
Twitter sebagai media sosial, menjadi salah satu tempat menyampaikan pendapat secara bebas, tidak terkecuali pendapat untuk peraturan PSE.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik akun pengguna Twitter dengan mempertimbangkan sentimen tweet mereka terhadap Peraturan PSE.
Analisis ini dilakukan dengan mengidentifikasi sentimen pada data tweet, kemudian melihat atribut dari akun pengguna tweet tersebut.
Pada proses penggalian data didapatkan sebanyak 849 tweet, 679 diantaranya diberikan label sentimen yang kemudian akan digunakan untuk membangun model machine learning berbasis IndoBERT.
Selanjutnya, sebanyak 335 data terkait akun pengguna yang terikat dengan data tweet diatas juga didapatkan.
Model machine learning yang dihasilkan mencapai akurasi sebesar 71%, didapatkan juga model paling baik dalam mengklasifikasi tweet dengan sentiment negatif.
Ditemukan bahwa akun yang mendukung PSE atau memiliki postingan tweet dengan sentimen positif berusia lebih muda dibandingkan yang bersentimen negatif.
Meski begitu rata-rata jumlah tweet yang dihasilkan akun-akun bersentimen positif lebih banyak dibandingkan akun dengan sentimen negatif meskipun rata-rata usianya jauh lebih tua.
Ini menunjukkan bahwa akun bersentimen positif lebih sering mengirim tweet dibandingkan akun bersentimen negatif.
Related Results
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
ABSTRACT
The research aimed to identify and collect issues discussed regarding Islamic banking from user activity, sentimen, and content on Twitter. This study used a qualitative a...
A Sentiment Analysis: History of Islamic Economic Thought
A Sentiment Analysis: History of Islamic Economic Thought
This study reviews the history of Islamic economic thought research in Islamic economics and finance. It uses descriptive statistical analysis based on selected 125 article publica...
WASIAT ISLAM: SATU TRANSFORMASI UNDANG-UNDANG DI MALAYSIA
WASIAT ISLAM: SATU TRANSFORMASI UNDANG-UNDANG DI MALAYSIA
Wasiat merupakan salah satu instrumen dan mekanisme terbaik kepada pengurusan dan pentadbiran aset Islam yang telah lama dipraktikkan di Malaysia. Aspek perancangan secara sistemat...
KONSTITUSIONALITAS PENGGUNAAN METODE OMNIBUS LAW SEBELUM DAN SESUDAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2022 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
KONSTITUSIONALITAS PENGGUNAAN METODE OMNIBUS LAW SEBELUM DAN SESUDAH BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2022 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
Salah satu isu yang berkembang pada awal tahun 2020 yang lalu adalah digunakannya metode pembentukan undang-undang Omnibus Law yang telah memberlakukan Undang-Undang Nomor 11 Tahun...
Analisis Sentimen Berdasarkan Hasil Review Lokasi Google Map Menggunakan Natural Language Toolkit TextBlob dan Naïve Bayes
Analisis Sentimen Berdasarkan Hasil Review Lokasi Google Map Menggunakan Natural Language Toolkit TextBlob dan Naïve Bayes
Metode analisa sentimen adalah metode yang digunakan untuk memberikan pemahaman tentang perasaan atau opini yang terkandung dalam suatu teks. Seiring dengan perkembangan teknologi ...
Analisis Sentimen Pembelajaran Daring Era Pandemi COVID-19 Menggunakan Naive Bayes Dan SVM
Analisis Sentimen Pembelajaran Daring Era Pandemi COVID-19 Menggunakan Naive Bayes Dan SVM
Kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia memberikan pengaruh yang signifikan di seluruh sektor kehidupan, tidak terkecuali pendidikan. Dalam upaya mengurangi tingkat penyebaran virus ...
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Abstract
The Physical Activity Guidelines for Americans (Guidelines) advises older adults to be as active as possible. Yet, despite the well documented benefits of physical a...
Kreditur paling mendahulu di mata hakim
Kreditur paling mendahulu di mata hakim
Salah satu persoalan klasik yang dihadapi oleh Kurator dalam pembagian harta debitur pailit (boedel pailit) adalah menentukan kreditur paling mendahulu antara Otoritas Pajak, Kredi...

