Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN NILAI HEMATOKRIT PADA PEROKOK AKTIF

View through CrossRef
Perokok aktif merupakan orang yang merokok secara aktif atau terus menerus. Rokok mengandung bahan beracun dan berefek candu. Adanya tar dan radikal bebas dari asap rokok dapat menyebabkan hemolisis eritrosit. Selain itu, kandungan dari asap rokok dapat menyebabkan peningkatan kadar hemoglobin yang dimediasi oleh paparan  karbonmonoksida (CO). Afinitas karbon monoksida yang besar terhadap hemoglobin memudahkan kedua senyawa tersebut untuk saling berikatan membentuk karboksihemoglobin (HbCO), hal ini juga akan menyebabkan peningkatkan pada nilai hematokrit. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dan nilai hematokrit pada perokok aktif dengan menggunakan uji korelasi person. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 33 sampel dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kadar hemoglobin rata-rata pada perokok adalah 14.13 g/dl, nilai hematokrit rata-rata para perokok adalah 41.58%. Hasil uji korelasi person antara kadar hemoglobin dan nilai hematokrit didapatkan nilai r hitung (0.93) > r tabel (0.344), kesimpulan H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat hubungan antara kadar hemoglobin dan hematokrit pada perokok aktif. Hemoglobin berhubungan secara positif terhadap hematokrit.Kata kunci : Perokok Aktif, Hemoglobin, Hematokrit
Title: HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN NILAI HEMATOKRIT PADA PEROKOK AKTIF
Description:
Perokok aktif merupakan orang yang merokok secara aktif atau terus menerus.
Rokok mengandung bahan beracun dan berefek candu.
Adanya tar dan radikal bebas dari asap rokok dapat menyebabkan hemolisis eritrosit.
Selain itu, kandungan dari asap rokok dapat menyebabkan peningkatan kadar hemoglobin yang dimediasi oleh paparan  karbonmonoksida (CO).
Afinitas karbon monoksida yang besar terhadap hemoglobin memudahkan kedua senyawa tersebut untuk saling berikatan membentuk karboksihemoglobin (HbCO), hal ini juga akan menyebabkan peningkatkan pada nilai hematokrit.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dan nilai hematokrit pada perokok aktif dengan menggunakan uji korelasi person.
Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 33 sampel dengan teknik purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan kadar hemoglobin rata-rata pada perokok adalah 14.
13 g/dl, nilai hematokrit rata-rata para perokok adalah 41.
58%.
Hasil uji korelasi person antara kadar hemoglobin dan nilai hematokrit didapatkan nilai r hitung (0.
93) > r tabel (0.
344), kesimpulan H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat hubungan antara kadar hemoglobin dan hematokrit pada perokok aktif.
Hemoglobin berhubungan secara positif terhadap hematokrit.
Kata kunci : Perokok Aktif, Hemoglobin, Hematokrit.

Related Results

Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok
Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok
Abstract. Cigarettes contain harmful substances, mainly nicotine, tar and carbon monoxide (CO) which are also carc5inogenic.  Chemical substances in cigarettes can cause cellular c...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak  maupun orang tua.  Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Masih tingginya kasus perokok di Kota Bogor menjadi alasan bagi masyarakat, praktisi kesehatan, pemerintah untuk mengambil langkah dan kebijakan yang tepat dalam mencegah meluasnya...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Perbandingan Kadar Hemoglobin dan Hematokrit pada Early Onset dan Late Onset Preeclampsia di RSUD Dr. Moewardi Surakarta
Perbandingan Kadar Hemoglobin dan Hematokrit pada Early Onset dan Late Onset Preeclampsia di RSUD Dr. Moewardi Surakarta
Pendahuluan: Preeklampsia merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu, terutama di negara berkembang. Pemeriksaan hematokrit dan hemoglobin adalah salah satu pemerik...
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
PERBEDAAN DERAJAT KEASAMAN (pH) SALIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON-PEROKOK
Latar Belakang: Saliva merupakan suatu cairan di dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi yang penting terhadap kesehatan rongga mulut yang dapat terpapar langsung rokok elektrik. ...
Perbedaan rerata volume ekspirasi paksa satu detik pada perokok dan bukan perokok mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Perbedaan rerata volume ekspirasi paksa satu detik pada perokok dan bukan perokok mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara
Rokok merupakan salah satu produk tembakau ataupun sintetisnya yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap ataupun dihirup asapnya. Tembakau membunuh lebih dari 7 juta manusia setiap t...

Back to Top