Javascript must be enabled to continue!
Ketangguhan Kota Semarang dalam Menghadapi Bencana Banjir Pasang Air Laut (Rob)
View through CrossRef
<span lang="EN-US">Climate change becomes a big problem for Semarang City. One of the effects of climate change in Semarang City is the tidal flooding (rob). The existing tidal flooding is a consequence of the increase of land surface subsidence and the rise of sea level. It affects many aspects of life and livelihood of the society, including on physical, social, economic, environmental, and health aspects. In 2012, </span>MercyCorps and ARUP<span lang="EN-US"> declared Semarang City as one of the cities resilience to climate change. </span><span lang="EN-US">In 2014, Semarang City became the only city in Indonesia to take part in the 100 Resilient Cities program (100 RC). </span><span lang="EN-US">This research aims to identify the measures that have been done by stakeholders in facing tidal flood and to measure the resilience level of Semarang City in encountering tidal flood. The location of this research covers the area along the coast of Semarang City which stretches from west to east as far as 13.6 km. This research uses quantitative-qualitative deductive method. Based on the analysis result, the measures that have been done by the stakeholders in Semarang City resulted in “medium” resilience level against tidal flood. This implies that Semarang City has not yet been resilient in facing tidal flood. </span><span lang="EN-US">However, the existence of the 100RC program has made Semarang City Government work harder to achieve the goal of the 100RC project, which is Semarang City that is resilient in facing all challenges, both in the form of shock and stress.</span>
Institut Pertanian Bogor
Title: Ketangguhan Kota Semarang dalam Menghadapi Bencana Banjir Pasang Air Laut (Rob)
Description:
<span lang="EN-US">Climate change becomes a big problem for Semarang City.
One of the effects of climate change in Semarang City is the tidal flooding (rob).
The existing tidal flooding is a consequence of the increase of land surface subsidence and the rise of sea level.
It affects many aspects of life and livelihood of the society, including on physical, social, economic, environmental, and health aspects.
In 2012, </span>MercyCorps and ARUP<span lang="EN-US"> declared Semarang City as one of the cities resilience to climate change.
</span><span lang="EN-US">In 2014, Semarang City became the only city in Indonesia to take part in the 100 Resilient Cities program (100 RC).
</span><span lang="EN-US">This research aims to identify the measures that have been done by stakeholders in facing tidal flood and to measure the resilience level of Semarang City in encountering tidal flood.
The location of this research covers the area along the coast of Semarang City which stretches from west to east as far as 13.
6 km.
This research uses quantitative-qualitative deductive method.
Based on the analysis result, the measures that have been done by the stakeholders in Semarang City resulted in “medium” resilience level against tidal flood.
This implies that Semarang City has not yet been resilient in facing tidal flood.
</span><span lang="EN-US">However, the existence of the 100RC program has made Semarang City Government work harder to achieve the goal of the 100RC project, which is Semarang City that is resilient in facing all challenges, both in the form of shock and stress.
</span>.
Related Results
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Dalam rangka meningkatkan kapasitas mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dan informasi...
Analisis Penanggulangan Bencana Banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi
Analisis Penanggulangan Bencana Banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi
Penelitian ini menganalisis penanggulangan banjir yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi. Sebagaimana diketahui Kota Bekasi termasuk kategori tinggi ...
RELOKASI PENDUDUK TERDAMPAK BANJIR/ROB DI KOTA SEMARANG
RELOKASI PENDUDUK TERDAMPAK BANJIR/ROB DI KOTA SEMARANG
<p class="JudulABSInd"><strong>ABSTRAK</strong></p><p class="abstrak">Kota Semarang sering dilanda banjir, baik banjir harian akibat rob ataupun banji...
Durabilitas Campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) Akibat Rendaman Menerus dan Berkalan Air Rob
Durabilitas Campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) Akibat Rendaman Menerus dan Berkalan Air Rob
Fenomena air pasang yang sering terjadi di wilayah pesisir Indonesia mengakibatkan banjir, atau yang sering disebut banjir pasang. Banjir pasang merupakan sebuah fenomena banjir y...
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
Latar belakang : Bencana merupakan suatu peristiwa yang dapat mengakibatkan kerugian baik harta benda, nyawa dan lingkungan. Faktor alam, non alam, dan faktor manusia merupakan fa...
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan Lokal Sukur Laut Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Pesisir Pantai Pamayang Kecamatan Cipatujah
Kearifan lokal tradisi Syukur Laut merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar pesisir pantai Pamayangsari. Kegiatan ini memiliki nilai nilai tradisi yang bisa dikaji...
Rumah Panggung (Strategi Adaptif Etnik Melayu dalam Arsitektur Bangunan untuk Mitigasi Bencana)
Rumah Panggung (Strategi Adaptif Etnik Melayu dalam Arsitektur Bangunan untuk Mitigasi Bencana)
Rumah panggung merupakan salah satu contoh arsitektur tradisional Melayu yang adaptif dan tangguh dalam menghadapi bencana alam, seperti banjir dan gempa bumi. Kelurahan Bagan Deli...
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Wilayah Indonesia yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng benua yang selalu bergerak, memiliki 127 gunung api, dan dengan kondisi sosial politik yang dinamis, mengandu...

