Javascript must be enabled to continue!
Analisis Penanggulangan Bencana Banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi
View through CrossRef
Penelitian ini menganalisis penanggulangan banjir yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi. Sebagaimana diketahui Kota Bekasi termasuk kategori tinggi untuk bencana banjir, karena Kota Bekasi sendiri terletak pada tiga Daerah Aliran Sungai (DAS). Permasalahan bencana banjir di Kota Bekasi selalu terjadi setiap tahunnya apabila sudah memasuki musim penghujan dan hampir seluruh kecamatan yang ada di Kota Bekasi berpotensi direndam banjir. Oleh karena itu berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, BPBD dibentuk dalam rangka mengupayakan penyelenggaraan dan pelayanan masyarakat di bidang penanggulangan bencana daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap pra bencana tindakan mitigasi dilakukan dengan memasang early warning system di lima lokasi aliran Sungai Cikeas-Cileungsi, kemudian menyebarluaskan peringatan dini kepada masyarakat, sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Akan tetapi sosialisasi tanggap bencana belum dilakukan menyeluruh kepada masyarakat korban banjir Kota Bekasi. Selanjutnya pada saat bencana, BPBD belum bisa mengevakuasi warga korban banjir Kota Bekasi secara maksimal dan menyeluruh. Pada tahap pasca bencana, BPBD melakukan rehabilitasi pembersihan sampah dan lumpur pasca banjir serta melakukan trauma healing korban banjir. Kegiatan rekonstruksi berupa pembangunan kembali rumah yang rusak, sejauh ini masyarakat menggunakan uang pribadi masing-masing dan tidak mendapat dana bantuan apapun dari pemerintah. Berdasarkan penjelasan tersebut bahwa pelaksanaan penanggulangan banjir oleh BPBD Kota Bekasi belum berjalan dengan baik serta masih ditemukan hambatan dan kekurangan. Saran yang diberikan dengan melakukan normalisasi kali atau sungai, membentuk kelurahan tangguh bencana, mengoptimalisasi sarana prasarana serta meningkatkan tindakan pemulihan.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Analisis Penanggulangan Bencana Banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi
Description:
Penelitian ini menganalisis penanggulangan banjir yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi.
Sebagaimana diketahui Kota Bekasi termasuk kategori tinggi untuk bencana banjir, karena Kota Bekasi sendiri terletak pada tiga Daerah Aliran Sungai (DAS).
Permasalahan bencana banjir di Kota Bekasi selalu terjadi setiap tahunnya apabila sudah memasuki musim penghujan dan hampir seluruh kecamatan yang ada di Kota Bekasi berpotensi direndam banjir.
Oleh karena itu berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, BPBD dibentuk dalam rangka mengupayakan penyelenggaraan dan pelayanan masyarakat di bidang penanggulangan bencana daerah.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan pada tahap pra bencana tindakan mitigasi dilakukan dengan memasang early warning system di lima lokasi aliran Sungai Cikeas-Cileungsi, kemudian menyebarluaskan peringatan dini kepada masyarakat, sejauh ini sudah berjalan dengan baik.
Akan tetapi sosialisasi tanggap bencana belum dilakukan menyeluruh kepada masyarakat korban banjir Kota Bekasi.
Selanjutnya pada saat bencana, BPBD belum bisa mengevakuasi warga korban banjir Kota Bekasi secara maksimal dan menyeluruh.
Pada tahap pasca bencana, BPBD melakukan rehabilitasi pembersihan sampah dan lumpur pasca banjir serta melakukan trauma healing korban banjir.
Kegiatan rekonstruksi berupa pembangunan kembali rumah yang rusak, sejauh ini masyarakat menggunakan uang pribadi masing-masing dan tidak mendapat dana bantuan apapun dari pemerintah.
Berdasarkan penjelasan tersebut bahwa pelaksanaan penanggulangan banjir oleh BPBD Kota Bekasi belum berjalan dengan baik serta masih ditemukan hambatan dan kekurangan.
Saran yang diberikan dengan melakukan normalisasi kali atau sungai, membentuk kelurahan tangguh bencana, mengoptimalisasi sarana prasarana serta meningkatkan tindakan pemulihan.
Related Results
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Dalam rangka meningkatkan kapasitas mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dan informasi...
IMPLEMENTASI SISTEM DETEKSI DINI BENCANA BANJIR BERBASIS ANDROID PROGRAMMING PADA KELUARAHAN DINOYO KOTA MALANG
IMPLEMENTASI SISTEM DETEKSI DINI BENCANA BANJIR BERBASIS ANDROID PROGRAMMING PADA KELUARAHAN DINOYO KOTA MALANG
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi khususnya di kota Malang. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 18 titik yang menjadi l...
Pelaksanaan Perda No. 2 Tahun 2013 tentang Pembangunan Berkelanjutan dalam Pembuatan Kolam Retensi dan Penanggulangan Banjir di Kota Palembang Tahun 2024
Pelaksanaan Perda No. 2 Tahun 2013 tentang Pembangunan Berkelanjutan dalam Pembuatan Kolam Retensi dan Penanggulangan Banjir di Kota Palembang Tahun 2024
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan pemerintah daerah terhadap pembuatan kolam retensi dan penanggulangan masalah banjir di Kota Palembang. Penel...
Upaya Pelestarian Kesenian Topeng Bekasi pada Masyarakat Bekasi “Studi Kasus Kelompok Seni Putra Budaya”
Upaya Pelestarian Kesenian Topeng Bekasi pada Masyarakat Bekasi “Studi Kasus Kelompok Seni Putra Budaya”
ABSTRAKPenelitian ini mengkaji mengenai upaya pelestarian Kesenian Topeng Bekasi sebagai identitas budaya Bekasi. Bekasi sebagai wilayah kota metropolitan membuat kesenian tradisio...
KOORDINASI LINTAS ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BANJIR DI KOTA TANGERANG SELATAN
KOORDINASI LINTAS ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DALAM PENANGGULANGAN BANJIR DI KOTA TANGERANG SELATAN
Koordinasi saat ini memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah organisasi untuk dapat mencapai produktifitas, efisiensi, dan efektifitas, dari setiap kegiatan perlu diadakan. ...
Penanggulangan Krisis Kesehatan di Indonesia Tahun 2016
Penanggulangan Krisis Kesehatan di Indonesia Tahun 2016
AbstractHealth crisis is an event/series of events that threaten the health of individuals or communities caused by disasters and / or potentially disasters. Researchs on health cr...
Kebijakan Pemimpin Kota Surabaya Terhadap Penanggulangan Bencana
Kebijakan Pemimpin Kota Surabaya Terhadap Penanggulangan Bencana
Kota Surabaya menghadapi risiko bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tsunami, sehingga kebijakan penanggulangan bencana yang efektif memerlukan peran aktif pemimpin daerah....
PERAN LOCAL LEADER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN JATINANGOR
PERAN LOCAL LEADER DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN JATINANGOR
Jatinangor merupakan salah satu kawasan yang rawan terjadinya bencana banjir . Wilayah ini merupakan kawasan pendidikan dan permukiman padat yang kini berkembang pesat, beda sepert...

