Javascript must be enabled to continue!
Pemetaan Peran Stakeholder dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
View through CrossRef
Abstrak. Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni menjadi fokus pembangunan di Kabupaten Purwakarta, tercantum dalam Peraturan Bupati No 48 Tahun 2022, Rencana Strategis Dinas Tata Ruang dan Permukiman 2018-2023, dan Peraturan Daerah No 03 Tahun 2021. Beberapa studi terdahulu menunjukkan bahwa pelaksanaan program Rutilahu menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya koordinasi, minimnya sosialisasi, keterbatasan sumber daya manusia, peran swadaya masyarakat yang belum optimal, banyaknya rumah tidak layak huni, dan sasaran program yang tidak tepat. Desa Bojong Barat dipilih sebagai sampel karena penerapan prinsip Ta'awun, keteraturan, dan ketertiban oleh stakeholder, serta relevansi dengan Perdes No. 13 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa 2021-2026. Tujuan studi ini, yaitu terpetakannya peran stakeholder dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Bojong Barat dengan menggunakan metode purposive sampling dan teknik pengumpulan data primer serta sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis MACTOR. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pemetaan peran stakeholder dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Bojong Barat Kabupaten Purwakarta berdasarkan analisis MACTOR Matrix of Direct and Indirect Influences (MDII) didapat 4 tipologi komposisi.
Abstract. The Repair of Uninhabitable Houses program is the focus of development in Purwakarta Regency, listed in Regent Regulation No. 48 of 2022, the Strategic Plan of the Spatial Planning and Settlement Office 2018-2023, and Regional Regulation No. 03 of 2021. Several previous studies have shown that the implementation of the Rutilahu program faces various obstacles, such as lack of coordination, lack of socialization, limited human resources, the suboptimal role of community self-help, the large number of uninhabitable houses, and inappropriate program targets. Bojong Barat Village was chosen as a sample due to the application of the principles of Ta'awun, order and regularity by stakeholders, as well as relevance to Perdes No. 13 of 2021 concerning the 2021-2026 Village Medium-Term Development Plan. The purpose of this study is to map the role of stakeholders in the Improvement Program for Non-Habitable Houses in West Bojong Village using purposive sampling method and primary and secondary data collection techniques. Data analysis was conducted using the MACTOR analysis method. The results of the analysis show that mapping the role of stakeholders in the Uninhabitable House Repair Program in West Bojong Village, Purwakarta Regency based on the MACTOR Matrix of Direct and Indirect Influences (MDII) analysis obtained 4 typologies of composition.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Pemetaan Peran Stakeholder dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
Description:
Abstrak.
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni menjadi fokus pembangunan di Kabupaten Purwakarta, tercantum dalam Peraturan Bupati No 48 Tahun 2022, Rencana Strategis Dinas Tata Ruang dan Permukiman 2018-2023, dan Peraturan Daerah No 03 Tahun 2021.
Beberapa studi terdahulu menunjukkan bahwa pelaksanaan program Rutilahu menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya koordinasi, minimnya sosialisasi, keterbatasan sumber daya manusia, peran swadaya masyarakat yang belum optimal, banyaknya rumah tidak layak huni, dan sasaran program yang tidak tepat.
Desa Bojong Barat dipilih sebagai sampel karena penerapan prinsip Ta'awun, keteraturan, dan ketertiban oleh stakeholder, serta relevansi dengan Perdes No.
13 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa 2021-2026.
Tujuan studi ini, yaitu terpetakannya peran stakeholder dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Bojong Barat dengan menggunakan metode purposive sampling dan teknik pengumpulan data primer serta sekunder.
Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis MACTOR.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Pemetaan peran stakeholder dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Bojong Barat Kabupaten Purwakarta berdasarkan analisis MACTOR Matrix of Direct and Indirect Influences (MDII) didapat 4 tipologi komposisi.
Abstract.
The Repair of Uninhabitable Houses program is the focus of development in Purwakarta Regency, listed in Regent Regulation No.
48 of 2022, the Strategic Plan of the Spatial Planning and Settlement Office 2018-2023, and Regional Regulation No.
03 of 2021.
Several previous studies have shown that the implementation of the Rutilahu program faces various obstacles, such as lack of coordination, lack of socialization, limited human resources, the suboptimal role of community self-help, the large number of uninhabitable houses, and inappropriate program targets.
Bojong Barat Village was chosen as a sample due to the application of the principles of Ta'awun, order and regularity by stakeholders, as well as relevance to Perdes No.
13 of 2021 concerning the 2021-2026 Village Medium-Term Development Plan.
The purpose of this study is to map the role of stakeholders in the Improvement Program for Non-Habitable Houses in West Bojong Village using purposive sampling method and primary and secondary data collection techniques.
Data analysis was conducted using the MACTOR analysis method.
The results of the analysis show that mapping the role of stakeholders in the Uninhabitable House Repair Program in West Bojong Village, Purwakarta Regency based on the MACTOR Matrix of Direct and Indirect Influences (MDII) analysis obtained 4 typologies of composition.
Related Results
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI KEPADA MASYARAKAT KURANG MAMPU TAHUN 2019 - 2023 (Studi Di Desa Gunung Sari Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara)
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI KEPADA MASYARAKAT KURANG MAMPU TAHUN 2019 - 2023 (Studi Di Desa Gunung Sari Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara)
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk menjelaskan implementasi program rumah bantuan dalam memahami rumah layak huni di Desa Gunung Sari Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Uta...
KORELASI KEADAAN RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TBC PARU
KORELASI KEADAAN RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TBC PARU
Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberkulosis. Umumnya setelah masuk ke dalam tubuh melalui rongga pernapasan, bakteri ini akan menuju ke ...
Indeks Kualitas Infrastruktur Rumah Layak Huni di Kabupaten Sikka
Indeks Kualitas Infrastruktur Rumah Layak Huni di Kabupaten Sikka
Pertumbuhan populasi di Kabupaten Sikka, tentu saja berdampak pada kebutuhan akan infrastruktur perumahan yang memadai, khususnya dalam konteks rumah layak huni. Rumah layak huni b...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rs-Rtlh) Di Kecamatan Ngampilan
Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rs-Rtlh) Di Kecamatan Ngampilan
Permensos No. 20 Tahun 2017 tentang Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni dan Sarana Prasarana Lingkungan bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal fakir miskin melalui p...
Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Dalam Perjanjian Jual Beli Rumah Bersubsidi Terkait Kualitas Rumah Layak Huni
Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Dalam Perjanjian Jual Beli Rumah Bersubsidi Terkait Kualitas Rumah Layak Huni
AbstractHouse is a basic need for a society, on the basic of justice the goverment makes a program is called “subsidized housing” that is implemented to low-income society despite ...
Uji Fisik Kualitas Air Sumur Desa Dadeko Kecamatan Larompong Selatan
Uji Fisik Kualitas Air Sumur Desa Dadeko Kecamatan Larompong Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang fisik kualitas air (Warna, Rasa, Bau, Suhu, TDS, pH) yang ada di Desa Dadeko. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelit...
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS MOORA UNTUK SELEKSI PENERIMA BANTAUN RUMAH LAYAK HUNI
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS MOORA UNTUK SELEKSI PENERIMA BANTAUN RUMAH LAYAK HUNI
Penerapan SPK dalam proses seleksi penerima bantuan rumah layak huni sangat penting untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, dan transparansi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan ...

