Javascript must be enabled to continue!
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS MOORA UNTUK SELEKSI PENERIMA BANTAUN RUMAH LAYAK HUNI
View through CrossRef
Penerapan SPK dalam proses seleksi penerima bantuan rumah layak huni sangat penting untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, dan transparansi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan merancang sebuah sistem pendukung keputusan berbasis metode MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis) untuk membantu proses seleksi calon penerima bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Desa Nambakan, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Pemilihan metode MOORA didasarkan pada kemampuannya dalam mengolah data dengan banyak kriteria secara sistematis dan objektif.. Kriteria yang digunakan meliputi kondisi rumah, status lansia, status janda/duda, penghasilan, dan keikutsertaan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Proses pengambilan keputusan dilakukan melalui normalisasi matriks, pembobotan, dan perhitungan nilai preferensi untuk menghasilkan peringkat calon penerima bantuan. Hasil dari sistem menunjukkan bahwa metode MOORA dapat memberikan hasil peringkat yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Sistem ini diharapkan mampu menjadi alat bantu yang efektif bagi pemerintah desa dalam menetapkan penerima bantuan rumah layak huni secara lebih objektif dan transparan
Muhammadiyah Metro University
Title: SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS MOORA UNTUK SELEKSI PENERIMA BANTAUN RUMAH LAYAK HUNI
Description:
Penerapan SPK dalam proses seleksi penerima bantuan rumah layak huni sangat penting untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, dan transparansi.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan merancang sebuah sistem pendukung keputusan berbasis metode MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis) untuk membantu proses seleksi calon penerima bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Desa Nambakan, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.
Pemilihan metode MOORA didasarkan pada kemampuannya dalam mengolah data dengan banyak kriteria secara sistematis dan objektif.
Kriteria yang digunakan meliputi kondisi rumah, status lansia, status janda/duda, penghasilan, dan keikutsertaan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Proses pengambilan keputusan dilakukan melalui normalisasi matriks, pembobotan, dan perhitungan nilai preferensi untuk menghasilkan peringkat calon penerima bantuan.
Hasil dari sistem menunjukkan bahwa metode MOORA dapat memberikan hasil peringkat yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.
Sistem ini diharapkan mampu menjadi alat bantu yang efektif bagi pemerintah desa dalam menetapkan penerima bantuan rumah layak huni secara lebih objektif dan transparan.
Related Results
Harri Moora – Nõukogude Eesti etnograafia sihiseadja
Harri Moora – Nõukogude Eesti etnograafia sihiseadja
Harri Moora (1900–1968) was an Estonian archaeologist who became an internationally acclaimed researcher in the 1930s. He was also a proponent of the democratic line of Estonian na...
Penerapan Metode Moora dalam Penyeleksian Kelayakan Nasabah Penerima Pembiayaan
Penerapan Metode Moora dalam Penyeleksian Kelayakan Nasabah Penerima Pembiayaan
Penilaian kelayakan penerima pembiayaan merupakan aspek krusial manajemen risiko pembiayaan lembaga keuangan. Penyeleksian calon penerima pembiayaan memerlukan pendekatan sistemati...
Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Bantuan Sosial LAMI Menggunakan Analytic Hierarchy Process
Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Bantuan Sosial LAMI Menggunakan Analytic Hierarchy Process
Penelitian bertujuan untuk merancang aplikasi sistem pendukung keputusan skala prioritas dalam pemberian bantuan sosial oleh LAMI. Sistem ini dapat membantu dalam menentukan calon ...
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI KEPADA MASYARAKAT KURANG MAMPU TAHUN 2019 - 2023 (Studi Di Desa Gunung Sari Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara)
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI KEPADA MASYARAKAT KURANG MAMPU TAHUN 2019 - 2023 (Studi Di Desa Gunung Sari Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara)
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk menjelaskan implementasi program rumah bantuan dalam memahami rumah layak huni di Desa Gunung Sari Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Uta...
PENERAPAN METODE MOORA PADA SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN UNTUK PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN (BSM)
PENERAPAN METODE MOORA PADA SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN UNTUK PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN (BSM)
<p>Pemilihan calon penerimaan BSM di SD Negeri 1 Tira masih dicatat manual. Selain itu, dalam penilaian dari setiap kriteria belum menggunakan suatu metode keputusan, sehingg...
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN TEKNISI TERBAIK PADA CV. PERDANA MITRA INOVASI MENGGUNAKAN METODE MOORA
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN TEKNISI TERBAIK PADA CV. PERDANA MITRA INOVASI MENGGUNAKAN METODE MOORA
Teknologi informasi berkembang sangat pesat, banyak perusahaan menghadapi tantangan kompleks dalammanajemen operasionalnya, termasuk CV. Perdana Mitra Inovasi Jombang, sebuah ISP (...
Indeks Kualitas Infrastruktur Rumah Layak Huni di Kabupaten Sikka
Indeks Kualitas Infrastruktur Rumah Layak Huni di Kabupaten Sikka
Pertumbuhan populasi di Kabupaten Sikka, tentu saja berdampak pada kebutuhan akan infrastruktur perumahan yang memadai, khususnya dalam konteks rumah layak huni. Rumah layak huni b...
Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit Umum Menggunakan Metode Promethee
Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit Umum Menggunakan Metode Promethee
Banyak permasalahan yang bisa di selesaikan menggunakan SPK salah satunya adalah sistem pendukung keputusan kelayakan pemberian kredit, pihak Bank terlebih dahulu melakukan penilai...

