Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Metode Moora dalam Penyeleksian Kelayakan Nasabah Penerima Pembiayaan

View through CrossRef
Penilaian kelayakan penerima pembiayaan merupakan aspek krusial manajemen risiko pembiayaan lembaga keuangan. Penyeleksian calon penerima pembiayaan memerlukan pendekatan sistematis dengan mempertimbangkan berbagai kriteria secara komprehensif. Penelitian ini mengaplikasikan metode Multi Objective-Optimization by Ratio Analysis (MOORA) dalam proses evaluasi calon penerima pembiayaan. MOORA merupakan metode pengambilan keputusan multi-kriteria yang mampu mengoptimalkan berbagai kriteria secara simultan dengan menggunakan rasio. Sejumlah kriteria penilaian kelayakan penerima pembiayaan diidentifikasi berdasarkan kajian literatur dan masukan dari praktisi perbankan. Kriteria tersebut mencakup aspek finansial, seperti pendapatan, aset, dan rasio hutang, serta aspek non-finansial, seperti riwayat pembiayaan, jaminan, dan faktor risiko lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MOORA dapat memberikan peringkat calon penerima pembiayaan secara efektif dengan mempertimbangkan berbagai kriteria secara simultan. Metode ini juga memungkinkan dilakukannya analisis sensitivitas untuk mengevaluasi pengaruh bobot kriteria terhadap peringkat akhir. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pendekatan alternatif penilaian kelayakan penerima pembiayaan yang sistematis dan terukur.   Kata kunci: BMT, Analisis Pembiayaan, MOORA   Abstract. Assessing the suitability of financing recipients is a crucial aspect of financial institution risk management. Selecting potential funding recipients requires a systematic approach that considers various criteria comprehensively. This research applies the Multi Objective-Optimization by Ratio Analysis (MOORA) method in evaluating potential financing recipients. MOORA is a multi-criteria decision-making method that optimizes various criteria simultaneously using ratios. Several criteria for assessing the eligibility of financing recipients were identified based on literature reviews and input from banking practitioners. These criteria include financial aspects, such as income, assets and debt ratios, and non-financial aspects, such as financing history, collateral and other risk factors. The research results show that the MOORA method can effectively rank potential financing recipients by simultaneously considering various criteria. This method also allows sensitivity analysis to be carried out to reveal the influence of criteria weights on the final ranking. This research provides an alternative approach to assessing the feasibility of financing recipients systematically and measurably.   Keywords: BMT, Financing analysis, MOORA  
Title: Penerapan Metode Moora dalam Penyeleksian Kelayakan Nasabah Penerima Pembiayaan
Description:
Penilaian kelayakan penerima pembiayaan merupakan aspek krusial manajemen risiko pembiayaan lembaga keuangan.
Penyeleksian calon penerima pembiayaan memerlukan pendekatan sistematis dengan mempertimbangkan berbagai kriteria secara komprehensif.
Penelitian ini mengaplikasikan metode Multi Objective-Optimization by Ratio Analysis (MOORA) dalam proses evaluasi calon penerima pembiayaan.
MOORA merupakan metode pengambilan keputusan multi-kriteria yang mampu mengoptimalkan berbagai kriteria secara simultan dengan menggunakan rasio.
Sejumlah kriteria penilaian kelayakan penerima pembiayaan diidentifikasi berdasarkan kajian literatur dan masukan dari praktisi perbankan.
Kriteria tersebut mencakup aspek finansial, seperti pendapatan, aset, dan rasio hutang, serta aspek non-finansial, seperti riwayat pembiayaan, jaminan, dan faktor risiko lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MOORA dapat memberikan peringkat calon penerima pembiayaan secara efektif dengan mempertimbangkan berbagai kriteria secara simultan.
Metode ini juga memungkinkan dilakukannya analisis sensitivitas untuk mengevaluasi pengaruh bobot kriteria terhadap peringkat akhir.
Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pendekatan alternatif penilaian kelayakan penerima pembiayaan yang sistematis dan terukur.
  Kata kunci: BMT, Analisis Pembiayaan, MOORA   Abstract.
Assessing the suitability of financing recipients is a crucial aspect of financial institution risk management.
Selecting potential funding recipients requires a systematic approach that considers various criteria comprehensively.
This research applies the Multi Objective-Optimization by Ratio Analysis (MOORA) method in evaluating potential financing recipients.
MOORA is a multi-criteria decision-making method that optimizes various criteria simultaneously using ratios.
Several criteria for assessing the eligibility of financing recipients were identified based on literature reviews and input from banking practitioners.
These criteria include financial aspects, such as income, assets and debt ratios, and non-financial aspects, such as financing history, collateral and other risk factors.
The research results show that the MOORA method can effectively rank potential financing recipients by simultaneously considering various criteria.
This method also allows sensitivity analysis to be carried out to reveal the influence of criteria weights on the final ranking.
This research provides an alternative approach to assessing the feasibility of financing recipients systematically and measurably.
  Keywords: BMT, Financing analysis, MOORA  .

Related Results

Strategi Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Produk Bank Syariah
Strategi Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Produk Bank Syariah
This study discusses the strategy for handling problematic financing at Islamic banks, based on field reviews, many problems occur to consumers in terms of financing, especially ce...
Harri Moora – Nõukogude Eesti etnograafia sihiseadja
Harri Moora – Nõukogude Eesti etnograafia sihiseadja
Harri Moora (1900–1968) was an Estonian archaeologist who became an internationally acclaimed researcher in the 1930s. He was also a proponent of the democratic line of Estonian na...
Persepsi Nasabah Dalam Menyalurkan Pembiayaan Akad Murabahah Pada PT. Bank Sumut Syariah KCP Stabat
Persepsi Nasabah Dalam Menyalurkan Pembiayaan Akad Murabahah Pada PT. Bank Sumut Syariah KCP Stabat
Penelitian ini memfokuskan pembahasan tentang persepsi nasabah tentang pelaksanaan dan kesyariahan penyaluran pembiayaan murabahah di PT. Bank SUMUT Syariah KCP Stabat. Metode pene...
Studi Pembiayaan Murabahah di BMT Niaga Utama Karawang
Studi Pembiayaan Murabahah di BMT Niaga Utama Karawang
BMT (Baitul Maal wat Tamwil) is a microfinance institution that collects funds from the community and distributes them back to people in need. This thing that distinguishes it from...
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Nasabah terhadap Kepercayaan Nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Garut
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Nasabah terhadap Kepercayaan Nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Garut
Abstract. This study aims to examine the impact of service quality on customer trust at Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Garut (KC Garut), assess the effect of customer s...
PENYELESAIAN PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH DI BANK ACEH SYARIAH TAKENGON
PENYELESAIAN PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH DI BANK ACEH SYARIAH TAKENGON
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyelesaian pembiayaan bermasalah pada pembiayaan murabahah di bank aceh syariah takengon. Dalam penelitian ini penulis menggun...
Aplikasi Hypertext Preprocessor (PHP) untuk Menentukan Peringkat Nasabah Calon Penerima Kredit Usaha Rakyat di Bank Syariah Indonesia
Aplikasi Hypertext Preprocessor (PHP) untuk Menentukan Peringkat Nasabah Calon Penerima Kredit Usaha Rakyat di Bank Syariah Indonesia
Abstract. Banks play a crucial role in the economic development of a country, including through financing for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Bank Syariah Indonesia, ...

Back to Top