Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aplikasi Hypertext Preprocessor (PHP) untuk Menentukan Peringkat Nasabah Calon Penerima Kredit Usaha Rakyat di Bank Syariah Indonesia

View through CrossRef
Abstract. Banks play a crucial role in the economic development of a country, including through financing for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Bank Syariah Indonesia, as one of the banking institutions in Indonesia, is involved in providing financing to MSMEs through the Kredit Usaha Rakyat (KUR) program. However, a key issue in this financing process is identifying eligible customers, given the risk of problematic financing due to the customer's inability to repay the loan. This study aims to design a decision support system using Hypertext Preprocessor (PHP) that combines the Analytic Hierarchy Process (AHP) and Simple Additive Weighting (SAW) methods. The AHP method is used to assign priority weights to evaluation criteria, including Condition, Collateral, Capital, Capacity, and Character (5C), while the SAW method is used to rank customers based on the weights determined by AHP. This combination of methods is intended to improve the accuracy and consistency of weight assignment and assessment, while the PHP-based computer program helps minimize manual errors. The research findings indicate that the top KUR candidate is customer A with a score of 1, followed by customer B with a score of 0.9599, customer E with a score of 0.9328, customer C with a score of 0.9172, and the last-ranked customer is D with a score of 0.7626. Therefore, implementing the AHP and SAW methods in a PHP-based program can be an effective solution for ranking KUR applicants at Bank Syariah Indonesia. Abstrak. Bank memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi suatu negara, salah satunya melalui pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bank Syariah Indonesia sebagai salah satu institusi perbankan di Indonesia, berperan dalam menyalurkan pembiayaan kepada UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, masalah utama dalam penyaluran pembiayaan ini adalah menentukan calon nasabah yang layak, mengingat risiko meningkatnya pembiayaan bermasalah akibat ketidakmampuan nasabah dalam membayar pinjaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem pendukung keputusan berbasis program komputer Hypertext Preprocessor (PHP) yang mengombinasikan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Metode AHP digunakan untuk menetapkan bobot prioritas pada kriteria penilaian yang meliputi Condition, Collateral, Capital, Capacity, dan Character (5C), sedangkan metode SAW digunakan untuk menghasilkan peringkat nasabah berdasarkan bobot yang ditentukan oleh AHP. Kombinasi kedua metode ini dirancang untuk meningkatkan akurasi dan konsistensi dalam penetapan bobot dan penilaian, sementara program komputer yang dikembangkan dengan PHP dapat meminimalkan kesalahan manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon penerima KUR terbaik adalah nasabah A dengan nilai 1, peringkat kedua nasabah B dengan nilai 0,9599, peringkat ketiga nasabah E dengan nilai 0,9328, peringkat keempat nasabah C dengan nilai 0,9172, dan peringkat terakhir nasabah D dengan nilai 0,7626. Dengan demikian, aplikasi PHP menggunakan metode kombinasi AHP dan SAW dapat menjadi solusi efektif untuk menentukan peringkat nasabah calon penerima KUR di Bank Syariah Indonesia.
Title: Aplikasi Hypertext Preprocessor (PHP) untuk Menentukan Peringkat Nasabah Calon Penerima Kredit Usaha Rakyat di Bank Syariah Indonesia
Description:
Abstract.
Banks play a crucial role in the economic development of a country, including through financing for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).
Bank Syariah Indonesia, as one of the banking institutions in Indonesia, is involved in providing financing to MSMEs through the Kredit Usaha Rakyat (KUR) program.
However, a key issue in this financing process is identifying eligible customers, given the risk of problematic financing due to the customer's inability to repay the loan.
This study aims to design a decision support system using Hypertext Preprocessor (PHP) that combines the Analytic Hierarchy Process (AHP) and Simple Additive Weighting (SAW) methods.
The AHP method is used to assign priority weights to evaluation criteria, including Condition, Collateral, Capital, Capacity, and Character (5C), while the SAW method is used to rank customers based on the weights determined by AHP.
This combination of methods is intended to improve the accuracy and consistency of weight assignment and assessment, while the PHP-based computer program helps minimize manual errors.
The research findings indicate that the top KUR candidate is customer A with a score of 1, followed by customer B with a score of 0.
9599, customer E with a score of 0.
9328, customer C with a score of 0.
9172, and the last-ranked customer is D with a score of 0.
7626.
Therefore, implementing the AHP and SAW methods in a PHP-based program can be an effective solution for ranking KUR applicants at Bank Syariah Indonesia.
Abstrak.
Bank memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi suatu negara, salah satunya melalui pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Bank Syariah Indonesia sebagai salah satu institusi perbankan di Indonesia, berperan dalam menyalurkan pembiayaan kepada UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Namun, masalah utama dalam penyaluran pembiayaan ini adalah menentukan calon nasabah yang layak, mengingat risiko meningkatnya pembiayaan bermasalah akibat ketidakmampuan nasabah dalam membayar pinjaman.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem pendukung keputusan berbasis program komputer Hypertext Preprocessor (PHP) yang mengombinasikan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW).
Metode AHP digunakan untuk menetapkan bobot prioritas pada kriteria penilaian yang meliputi Condition, Collateral, Capital, Capacity, dan Character (5C), sedangkan metode SAW digunakan untuk menghasilkan peringkat nasabah berdasarkan bobot yang ditentukan oleh AHP.
Kombinasi kedua metode ini dirancang untuk meningkatkan akurasi dan konsistensi dalam penetapan bobot dan penilaian, sementara program komputer yang dikembangkan dengan PHP dapat meminimalkan kesalahan manual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon penerima KUR terbaik adalah nasabah A dengan nilai 1, peringkat kedua nasabah B dengan nilai 0,9599, peringkat ketiga nasabah E dengan nilai 0,9328, peringkat keempat nasabah C dengan nilai 0,9172, dan peringkat terakhir nasabah D dengan nilai 0,7626.
Dengan demikian, aplikasi PHP menggunakan metode kombinasi AHP dan SAW dapat menjadi solusi efektif untuk menentukan peringkat nasabah calon penerima KUR di Bank Syariah Indonesia.

Related Results

STATUS HUKUM NASABAH BNI SYARIAH SETELAH MERGER MENJADI BANK SYARIAH INDONESIA
STATUS HUKUM NASABAH BNI SYARIAH SETELAH MERGER MENJADI BANK SYARIAH INDONESIA
Abstrak Penelitian ini membahas tentang bagaimana status hukum nasabah BNI Syariah Makassar setelah merger menjadi Bank Syariah Indonesia. Kelahiran Bank Syariah Indonesia, pengga...
Pengaruh Kepuasan Nasabah Terhadap Loyalitas Nasabah KPR BTN Pada PT. Bank Tabungan Negara Tbk. Cabang Padang
Pengaruh Kepuasan Nasabah Terhadap Loyalitas Nasabah KPR BTN Pada PT. Bank Tabungan Negara Tbk. Cabang Padang
Salah satu bank umum yang terdapat di Kota Padang adalah PT. Bank Tabungan Negara Tbk. dengan salah satu produk andalan dalam penyaluran kredit adalah Kredit Kepemilikan Rumah Bank...
PENYELESAIAN KREDIT MACET TERHADAP DEBITUR PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT
PENYELESAIAN KREDIT MACET TERHADAP DEBITUR PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT
Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan usahanya menghimpun uang dari masyarakat dan menyalurkan uang kepada masyarakat serta memberikan pelayanan jasa-jasa keuangan. Penelitian...
Volume 10, Index
Volume 10, Index
<p><strong>Vol 10, No 1 (2015)</strong></p><p><strong> </strong></p><p><a href="http://www.world-education-center.org/index...
Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Keanekaragaman cagar budaya Indonesia dapat mencerminkan kekayaan sekaligus identitas bangsa. Sebagai identitas bangsa, cagar budaya Indonesia jumlahnya belum diketahui secara past...
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Nasabah terhadap Kepercayaan Nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Garut
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Nasabah terhadap Kepercayaan Nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Garut
Abstract. This study aims to examine the impact of service quality on customer trust at Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Garut (KC Garut), assess the effect of customer s...
Pendampingan Penguasaan Akuntansi Dasar Bagi Pegawai BPR Mitra Daya Mandiri Bogor
Pendampingan Penguasaan Akuntansi Dasar Bagi Pegawai BPR Mitra Daya Mandiri Bogor
Pemahaman mengenai sistem akuntansi dan laporan keuangan diperlukan oleh entitas maupun lembaga yang menyalurkan kredit produktif. Bagi entitas, sistem akuntansi berguna untuk memp...

Back to Top