Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya terhadap Penurunan Angka Kemiskinan

View through CrossRef
Abstract. Self-help Stimulant Assistance Program (BSPS) is a policy to improve the quality of housing for low-income people through self-help. This program provides assistance in the form of subsidies of 20 million rupiah which is used to improve the quality of uninhabitable houses into habitable houses. Majalengka Regency has a Non-Food Poverty Line of 44.36 percent with housing and household facilities as the largest contributor at 20.41 percent. Therefore, this study aims to analyze the effectiveness of BSPS in reducing poverty in Majalengka District. This research method uses quantitative descriptive. The data used was 82 beneficiaries. The data obtained were analyzed quantitatively by scoring and calculating the percentage of answers given by respondents through questionnaires using Likert scales. This study found that BSPS was generally quite effective in alleviating poverty in Majalengka Regency with a value of 74%. The achievement of this effectiveness value cannot be separated from the success of each indicator that has reached the category of quite effective and very effective, namely 1) Target accuracy of 64%; 2) Community Self-Help by 73%; 3) Quality of Livable Houses According to SDG's of 81%; 4) Health by 79%. Based on these findings, it is necessary to evaluate and improve aspects that are less effective in the BSPS program. Abstrak. Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan kebijakan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah melalui keswadayaan. Program ini memberikan bantuan berupa subsidi sebesar 20 juta rupiah yang digunakan untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni. Kabupaten Majalengka memiliki Garis Kemiskinan Non Makanan sebesar 44,36 persen dengan perumahan dan fasilitas rumah tangga sebagai penyumbang terbesar yaitu 20,41 persen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas BSPS dalam mengurangi kemiskinan di Kabupaten Majalengka. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan sebanyak 82 penerima bantuan. Data yang telah didapatkan dianalisis secara kuantitatif dengan melakukan scoring dan perhitungan persentase dari jawaban yang diberikan responden melalui kuesioner dengan menggunakan skala likert. Penelitian ini menemukan bahwa BSPS secara umum cukup efektif dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Majalengka dengan nilai sebesar74%. Capaian nilai efektivitas tersebut tidak lepas dari keberhasilan setiap indikator yang sudah mencapai kategori cukup efektif dan sangat efektif, yaitu 1) Ketepatan sasaran sebesar 64%; 2) Keswadayaan Masyarakat sebesar 73%; 3) Kualitas Rumah Layak Huni Sesuai SDG’s sebesar 81%; 4) Kesehatan sebesar 79%. Berdasarkan temuan ini maka perlu adanya evaluasi dan perbaikan aspek-aspek yang kurang efektif dalam program BSPS.
Title: Efektivitas Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya terhadap Penurunan Angka Kemiskinan
Description:
Abstract.
Self-help Stimulant Assistance Program (BSPS) is a policy to improve the quality of housing for low-income people through self-help.
This program provides assistance in the form of subsidies of 20 million rupiah which is used to improve the quality of uninhabitable houses into habitable houses.
Majalengka Regency has a Non-Food Poverty Line of 44.
36 percent with housing and household facilities as the largest contributor at 20.
41 percent.
Therefore, this study aims to analyze the effectiveness of BSPS in reducing poverty in Majalengka District.
This research method uses quantitative descriptive.
The data used was 82 beneficiaries.
The data obtained were analyzed quantitatively by scoring and calculating the percentage of answers given by respondents through questionnaires using Likert scales.
This study found that BSPS was generally quite effective in alleviating poverty in Majalengka Regency with a value of 74%.
The achievement of this effectiveness value cannot be separated from the success of each indicator that has reached the category of quite effective and very effective, namely 1) Target accuracy of 64%; 2) Community Self-Help by 73%; 3) Quality of Livable Houses According to SDG's of 81%; 4) Health by 79%.
Based on these findings, it is necessary to evaluate and improve aspects that are less effective in the BSPS program.
Abstrak.
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan kebijakan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah melalui keswadayaan.
Program ini memberikan bantuan berupa subsidi sebesar 20 juta rupiah yang digunakan untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni.
Kabupaten Majalengka memiliki Garis Kemiskinan Non Makanan sebesar 44,36 persen dengan perumahan dan fasilitas rumah tangga sebagai penyumbang terbesar yaitu 20,41 persen.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas BSPS dalam mengurangi kemiskinan di Kabupaten Majalengka.
Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.
Data yang digunakan sebanyak 82 penerima bantuan.
Data yang telah didapatkan dianalisis secara kuantitatif dengan melakukan scoring dan perhitungan persentase dari jawaban yang diberikan responden melalui kuesioner dengan menggunakan skala likert.
Penelitian ini menemukan bahwa BSPS secara umum cukup efektif dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Majalengka dengan nilai sebesar74%.
Capaian nilai efektivitas tersebut tidak lepas dari keberhasilan setiap indikator yang sudah mencapai kategori cukup efektif dan sangat efektif, yaitu 1) Ketepatan sasaran sebesar 64%; 2) Keswadayaan Masyarakat sebesar 73%; 3) Kualitas Rumah Layak Huni Sesuai SDG’s sebesar 81%; 4) Kesehatan sebesar 79%.
Berdasarkan temuan ini maka perlu adanya evaluasi dan perbaikan aspek-aspek yang kurang efektif dalam program BSPS.

Related Results

TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PENERIMA BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI DESA KUAMANG KECAMATAN JUJUHAN ILIR KABUPATEN BUNGO
TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PENERIMA BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI DESA KUAMANG KECAMATAN JUJUHAN ILIR KABUPATEN BUNGO
Program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) salah satu program unggulan Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  sebagai salah upaya untuk menangani masalah p...
Produktivitas dan Nilai BEP Penggunaan Stimulan Cair Berbahan Aktif Etefon pada Tanaman Karet
Produktivitas dan Nilai BEP Penggunaan Stimulan Cair Berbahan Aktif Etefon pada Tanaman Karet
Stimulan cair berbahan aktif etefon telah lama digunakan di perkebunan karet untuk mengoptimalkan produksi lateks. Penggunaan stimulan tersebut tentu akan menambah biaya, setidakny...
PEMBERIAN BANTUAN HUKUM BAGI ORANG MISKIN MENURUTUNDANG-UNDANG ADVOKAT DAN UNDANG-UNDANGBANTUAN HUKUM
PEMBERIAN BANTUAN HUKUM BAGI ORANG MISKIN MENURUTUNDANG-UNDANG ADVOKAT DAN UNDANG-UNDANGBANTUAN HUKUM
Postprint:Seringkali orang miskin tidak memperoleh pembelaan hukum dan diperlakukan tidak adil.Pemberlakuan UU Advokat dan UU Bantuan Hukum memperlihatkan sikap responsif Presiden ...
Pengaruh Berbagai Metode Aplikasi Stimulan pada Produktivitas Tanaman Karet
Pengaruh Berbagai Metode Aplikasi Stimulan pada Produktivitas Tanaman Karet
Peningkatan hasil produksi lateks tanaman karet dengan menggunakan stimulan sudah terbukti secara nyata. Penggunaan stimulan selain meningkatkan produksi, juga memberikan keuntunga...
PEMETAAN EFEK SPASIAL KEMISKINAN SELURUH KABUPATEN DI INDONESIA
PEMETAAN EFEK SPASIAL KEMISKINAN SELURUH KABUPATEN DI INDONESIA
Kemiskinan menjadi salah satu penghambat sulitnya suatu daerah/negara untuk maju. Kemiskinan menyebabkan menurunnya kualitas sumberdaya manusia, akibat ketidakmampuan mengakses pen...
EVALUASI PASCA HUNI KEBERLANJUTAN PERUMAHAN MURAH TERHADAP PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)
EVALUASI PASCA HUNI KEBERLANJUTAN PERUMAHAN MURAH TERHADAP PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)
Pada tahun 2019, Indonesia memiliki housing backlog sebesar 7,6 juta rumah yang perlu diakomodir dengan pemenuhan perumahan baru. Oleh karena itu ada kebijakan melalui program “sat...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
EVALUASI PELAKSANAAN PEKERJAAN PENINGKATAN KUALITAS RUMAH SWADAYA DI KOTA LANGSA
EVALUASI PELAKSANAAN PEKERJAAN PENINGKATAN KUALITAS RUMAH SWADAYA DI KOTA LANGSA
Penelitian ini membahas tentang evaluasi pelaksanaan pekerjaan peningkatan rumah swadaya di Kota Langsa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik penerima bantuan...

Back to Top