Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Berbagai Metode Aplikasi Stimulan pada Produktivitas Tanaman Karet

View through CrossRef
Peningkatan hasil produksi lateks tanaman karet dengan menggunakan stimulan sudah terbukti secara nyata. Penggunaan stimulan selain meningkatkan produksi, juga memberikan keuntungan. Dalam teknis aplikasi stimulan terdapat beberapa metode. Metode yang sering digunakan adalah Ga (Groove application), Pa (Panel application), La (Lace application) dan Ba (Bark application). Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang lebih efektif dan berdampak positif terhadap produksi. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Unit Riset Bogor-Getas, Kantor Salatiga. Penelitian dimulai Januari - Juni 2018, menggunakan klon RRIC 100 tahun tanam 2000, jarak tanam 6 x 2,5 m. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol (tanpa stimulan), metode aplikasi Ga, Ba, Pa dan La. Parameter yang diamati meliputi 1) Volume lateks (ml/p/s), 2) Kadar karet kering (KKK), 3) Produktivitas per pohon per sadap (g/p/s), 4) Persentase penurunan produktivitas setelah aplikasi stimulan. Kesimpulan yang diperoleh adalah metode aplikasi stimulan dengan volume lateks tertinggi adalah Ga, diikuti La, Pa dan Ba. Volume lateks yang dihasilkan antara 144 – 282 ml/pohon/sadap. Sedangkan kontrol 90,5 ml/pohon/sadap. Nilai KKK tergolong tinggi yaitu antara 32,9% – 45,3%, tertinggi yaitu kontrol. Perolehan produktivitas menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada semua perlakuan, tertinggi pada perlakuan metode Ga (101,4 g/p/s). Perlakuan metode La, Pa dan Ba menghasilkan produktivitas antara 57,3 – 62,2 g/p/s, sedangkan kontrol 40,0 g/p/s. Pada pengamatan presentase penurunan produktivitas setelah aplikasi stimulan, metode Ga, memiliki pola penurunan produksi yang relatif stabil dibanding ketiga perlakuan lain yang cenderung turun sangat signifikan.
Title: Pengaruh Berbagai Metode Aplikasi Stimulan pada Produktivitas Tanaman Karet
Description:
Peningkatan hasil produksi lateks tanaman karet dengan menggunakan stimulan sudah terbukti secara nyata.
Penggunaan stimulan selain meningkatkan produksi, juga memberikan keuntungan.
Dalam teknis aplikasi stimulan terdapat beberapa metode.
Metode yang sering digunakan adalah Ga (Groove application), Pa (Panel application), La (Lace application) dan Ba (Bark application).
Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang lebih efektif dan berdampak positif terhadap produksi.
Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Unit Riset Bogor-Getas, Kantor Salatiga.
Penelitian dimulai Januari - Juni 2018, menggunakan klon RRIC 100 tahun tanam 2000, jarak tanam 6 x 2,5 m.
Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan 3 ulangan.
Perlakuan terdiri dari kontrol (tanpa stimulan), metode aplikasi Ga, Ba, Pa dan La.
Parameter yang diamati meliputi 1) Volume lateks (ml/p/s), 2) Kadar karet kering (KKK), 3) Produktivitas per pohon per sadap (g/p/s), 4) Persentase penurunan produktivitas setelah aplikasi stimulan.
Kesimpulan yang diperoleh adalah metode aplikasi stimulan dengan volume lateks tertinggi adalah Ga, diikuti La, Pa dan Ba.
Volume lateks yang dihasilkan antara 144 – 282 ml/pohon/sadap.
Sedangkan kontrol 90,5 ml/pohon/sadap.
Nilai KKK tergolong tinggi yaitu antara 32,9% – 45,3%, tertinggi yaitu kontrol.
Perolehan produktivitas menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada semua perlakuan, tertinggi pada perlakuan metode Ga (101,4 g/p/s).
Perlakuan metode La, Pa dan Ba menghasilkan produktivitas antara 57,3 – 62,2 g/p/s, sedangkan kontrol 40,0 g/p/s.
Pada pengamatan presentase penurunan produktivitas setelah aplikasi stimulan, metode Ga, memiliki pola penurunan produksi yang relatif stabil dibanding ketiga perlakuan lain yang cenderung turun sangat signifikan.

Related Results

Produktivitas dan Nilai BEP Penggunaan Stimulan Cair Berbahan Aktif Etefon pada Tanaman Karet
Produktivitas dan Nilai BEP Penggunaan Stimulan Cair Berbahan Aktif Etefon pada Tanaman Karet
Stimulan cair berbahan aktif etefon telah lama digunakan di perkebunan karet untuk mengoptimalkan produksi lateks. Penggunaan stimulan tersebut tentu akan menambah biaya, setidakny...
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis, L) KLON UNGGUL DI KECAMATAN BIREM BAYEUN KABUPATEN ACEH TIMUR
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN KARET (Hevea brasiliensis, L) KLON UNGGUL DI KECAMATAN BIREM BAYEUN KABUPATEN ACEH TIMUR
Analisis Strategi Pengembangan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis, L) Klon Unggul di Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Birem Baye...
OUTLOOK KOMODITAS KARET ALAM INDONESIA 2023
OUTLOOK KOMODITAS KARET ALAM INDONESIA 2023
Karet merupakan salah satu komoditi perkebunan strategis yang telah memberi kontribusi sangat berarti bagi perekonomian Indonesia. Selama kurun waktu 2017-2021, perkebunan karet In...
Kombinasi Aplikasi Stimulan dan Penggunaan Pupuk Anorganik Cair Glow Green untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Karet
Kombinasi Aplikasi Stimulan dan Penggunaan Pupuk Anorganik Cair Glow Green untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Karet
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan kombinasi stimulan oles dengan aplikasi pupuk cair Glow Green melalui metode semprot dalam meningkatkan produktiv...
ANALISIS USAHATANI TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI WILAYAH KOTA PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN
ANALISIS USAHATANI TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI WILAYAH KOTA PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN
Salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan petani karet adalah adanya komoditas pendukung yang diusahakan secara mix-cropping dengan tanaman karet. Pola usahatani berbasis...
ANALISIS USAHATANI TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI WILAYAH KOTA PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN
ANALISIS USAHATANI TANAMAN SELA DIANTARA KARET DI WILAYAH KOTA PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN
Salah satu alternatif untuk meningkatkan pendapatan petani karet adalah adanya komoditas pendukung yang diusahakan secara mix-cropping dengan tanaman karet. Pola usahatani berbasis...
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
Rendahnya harga karet telah memberikan berbagai dampak terhadap kondisi sosial ekonomi petani karet di Sumatera Selatan (Sumsel) dikarenakan lebih dari 40% penduduk Sumsel menggant...
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
DAMPAK RENDAHNYA HARGA KARET TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
Rendahnya harga karet telah memberikan berbagai dampak terhadap kondisi sosial ekonomi petani karet di Sumatera Selatan (Sumsel) dikarenakan lebih dari 40% penduduk Sumsel menggant...

Back to Top