Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Learning Organization Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri

View through CrossRef
Learning Organization is one of the strategies for developing and enhancing the quality of human resources within an organization. This research aims to understand the implementation of the Learning Organization at SMPN 1 Mantup using Senge's theory, which focuses on five components or sub-foci of the Learning Organization: (1) Personal Mastery, (2) System Thinking, (3) Mental Models, (4) Shared Vision, and (5) Team Learning. This qualitative research employs a descriptive approach with data collection methods including interviews, observations, and document studies. Interviews were conducted with the school principal, teachers, and administrative staff at SMPN 1 Mantup. The results of this research indicate that SMPN 1 Mantup has implemented the Learning Organization strategy quite effectively. This is evident from the successful implementation of all five components or sub-foci of the Learning Organization, marked by the fulfillment of all indicators within these components through programs, activities, and individual initiatives. However, there are areas for improvement in the implementation of the Learning Organization at SMPN 1 Mantup, such as enhancing existing Learning Organization programs and creating and implementing key performance indicators for each program and activity.   Abstrak Learning organization adalah salah satu strategi dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada pada sebuah organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi learning organization yang dilaksanakan pada SMPN 1 Mantup dengan menggunakan teori learning organization yang dikemukakan oleh Senge yang berfokus pada 5 komponen atau subfokus learning organization yaitu: (1) Personal mastery, (2) system thinking, (3) mental models, (4) shared vision, (5) team learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokmentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, guru, serta anggota tata usaha yang ada pada SMPN 1 Mantup. Hasil dari penelitian ini menunjukkan SMPN 1 Mantup telah melaksankan strategi learning organization dengan cukup baik hal ini terlihat dari terlaksananya dengan baik kelima komponen atau sub-fokus dari learning organization yang ditandai dengan terpenuhinya seluruh indikator yang ada pada kelima komponen tersebut melalui program, kegiatan, serta aktivitas individu yang ada didalamnya.
Title: Implementasi Learning Organization Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri
Description:
Learning Organization is one of the strategies for developing and enhancing the quality of human resources within an organization.
This research aims to understand the implementation of the Learning Organization at SMPN 1 Mantup using Senge's theory, which focuses on five components or sub-foci of the Learning Organization: (1) Personal Mastery, (2) System Thinking, (3) Mental Models, (4) Shared Vision, and (5) Team Learning.
This qualitative research employs a descriptive approach with data collection methods including interviews, observations, and document studies.
Interviews were conducted with the school principal, teachers, and administrative staff at SMPN 1 Mantup.
The results of this research indicate that SMPN 1 Mantup has implemented the Learning Organization strategy quite effectively.
This is evident from the successful implementation of all five components or sub-foci of the Learning Organization, marked by the fulfillment of all indicators within these components through programs, activities, and individual initiatives.
However, there are areas for improvement in the implementation of the Learning Organization at SMPN 1 Mantup, such as enhancing existing Learning Organization programs and creating and implementing key performance indicators for each program and activity.
  Abstrak Learning organization adalah salah satu strategi dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada pada sebuah organisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi learning organization yang dilaksanakan pada SMPN 1 Mantup dengan menggunakan teori learning organization yang dikemukakan oleh Senge yang berfokus pada 5 komponen atau subfokus learning organization yaitu: (1) Personal mastery, (2) system thinking, (3) mental models, (4) shared vision, (5) team learning.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokmentasi.
Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, guru, serta anggota tata usaha yang ada pada SMPN 1 Mantup.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan SMPN 1 Mantup telah melaksankan strategi learning organization dengan cukup baik hal ini terlihat dari terlaksananya dengan baik kelima komponen atau sub-fokus dari learning organization yang ditandai dengan terpenuhinya seluruh indikator yang ada pada kelima komponen tersebut melalui program, kegiatan, serta aktivitas individu yang ada didalamnya.

Related Results

PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
Pendidikan budi pekerti adalah upaya untuk membentuk perilaku peserta didik yang tercermin dalam kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, kerja, dan hasil karya berdasarkan nilai...
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis dampak budaya organisasi terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama di Majene, Menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja...
MODEL PEMBELAJARAAN JARAK PENDEK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
MODEL PEMBELAJARAAN JARAK PENDEK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Tujuan Penelitian ini adalah menghasilkan produk baru yang dipakai dalam pembelajaran lari jarak pendek pada siswa SMP, Penelitian ini merupakan jenis peneltiian pengembangan denga...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGURUSAN KRISIS DI SEKOLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KOMITMEN GURU SEKOLAH MENENGAH DINEGERI KELANTAN
PENGURUSAN KRISIS DI SEKOLAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KOMITMEN GURU SEKOLAH MENENGAH DINEGERI KELANTAN
Kajian ini dijalankan untuk melihat pengurusan krisis dan hubungannya dengan komitmen guru.  Responden bagi kajian ini terdiri daripada 375 orang guru daripada sekolah-sekolah mene...
Sosialisasi literasi motorik bagi peserta didik sekolah menengah pertama
Sosialisasi literasi motorik bagi peserta didik sekolah menengah pertama
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta didik sekolah menengah pertama di Yogyakarta tentang kurikulum baru dan juga literasi motorik anak. Literasi motorik ...
Pengembangan Media Audio Visual untuk Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi
Pengembangan Media Audio Visual untuk Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan media audio visual untuk pembelajaran menulis teks deskripsi siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pagar Alam yang sesuai dengan m...

Back to Top