Javascript must be enabled to continue!
MODEL PEMBELAJARAAN JARAK PENDEK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
View through CrossRef
Tujuan Penelitian ini adalah menghasilkan produk baru yang dipakai dalam pembelajaran lari jarak pendek pada siswa SMP, Penelitian ini merupakan jenis peneltiian pengembangan dengan metode RND dari Borg and Gall, subjek penelitian ini adalah 120 siswa sekolah menengah pertama yatu tiga sekolah di kabupaten Bogor. Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ciawi Bogor, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ciawi Bogor dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Ciawi Bogor. Teknik Pengumpulan data dengan cara observasi, studi dokumentasi, wawancara dan tes, analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, pengembangan model melalui uji coba terbatas, uji coba luas dan uji efektiifitas. Hasil statistik dengan uji signifikansi perbedaan dengan SPSS 16 dapat hasil nilai t -23.542 taraf signifikasni 0,05 dengan p-value = 0.00 < 0.05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara model sebelum dan sesudah diberi model pembelajaran untuk sekolah menengah pertama pada lari jarak pendek, dapat disimpulkan (1) Model pembelajran lari jarak pendek dapat diterapkan pada siswa sekolah menengah pertama (2) Model pembelajran lari jarak pendek efektif dapat meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek pada siswa sekolah menengah pertama.
Title: MODEL PEMBELAJARAAN JARAK PENDEK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Description:
Tujuan Penelitian ini adalah menghasilkan produk baru yang dipakai dalam pembelajaran lari jarak pendek pada siswa SMP, Penelitian ini merupakan jenis peneltiian pengembangan dengan metode RND dari Borg and Gall, subjek penelitian ini adalah 120 siswa sekolah menengah pertama yatu tiga sekolah di kabupaten Bogor.
Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ciawi Bogor, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ciawi Bogor dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Ciawi Bogor.
Teknik Pengumpulan data dengan cara observasi, studi dokumentasi, wawancara dan tes, analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, pengembangan model melalui uji coba terbatas, uji coba luas dan uji efektiifitas.
Hasil statistik dengan uji signifikansi perbedaan dengan SPSS 16 dapat hasil nilai t -23.
542 taraf signifikasni 0,05 dengan p-value = 0.
00 < 0.
05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara model sebelum dan sesudah diberi model pembelajaran untuk sekolah menengah pertama pada lari jarak pendek, dapat disimpulkan (1) Model pembelajran lari jarak pendek dapat diterapkan pada siswa sekolah menengah pertama (2) Model pembelajran lari jarak pendek efektif dapat meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek pada siswa sekolah menengah pertama.
Related Results
Perbandingan pengaruh antara latihan bowling jarak sesungguhnya dengan latihan bowling jarak dekat ke jarak sesungguhnya terhadap ketepatan dan kecepatan bowling cricket pada siswa putra ekstrakulikuler cricket
Perbandingan pengaruh antara latihan bowling jarak sesungguhnya dengan latihan bowling jarak dekat ke jarak sesungguhnya terhadap ketepatan dan kecepatan bowling cricket pada siswa putra ekstrakulikuler cricket
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan Pengaruh Antara Latihan Bowling Jarak Sesungguhnya Dengan Latihan Jarak Dekat Ke Jarak Sesungguhnya Terhadap Ketepatan ...
PENGENALAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK DI SD NEGERI 002 SUNGAI PINANG KOTA SAMARINDA
PENGENALAN MODEL MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK DI SD NEGERI 002 SUNGAI PINANG KOTA SAMARINDA
Pengenalan model mind mapping dalam pembelajaran menulis cerita pendek di SD Negeri 002 Sungai Pinang Kota Samarinda ditujukan untuk memberikan pemahaman yang memudahkan siswa dala...
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
Pendidikan budi pekerti adalah upaya untuk membentuk perilaku peserta didik yang tercermin dalam kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, kerja, dan hasil karya berdasarkan nilai...
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis dampak budaya organisasi terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama di Majene, Menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja...
Identifikasi kemampuan dribbling siswa peserta seleksi gala siswa indonesia tingkat kota yogyakarta
Identifikasi kemampuan dribbling siswa peserta seleksi gala siswa indonesia tingkat kota yogyakarta
Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan dribbling siswa peserta seleksi Gala Siswa Indonesia jenjang Sekolah Menengah Pertama tingkat Kota Yogyakarta. Penelitian ini ...
Efektivitas Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Menengah Kejuruan
Efektivitas Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Menengah Kejuruan
Penyebaran pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan dalam segala bidang, termasuk pendidikan. Pembelajaran yang semula secara keseluruhan dapat dilakukan tatap muka berubah menjadi...
MODEL PERMAINAN UNTUK PEMANASAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
MODEL PERMAINAN UNTUK PEMANASAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode ADDIE yaitu. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama yang terdiri dari 60 siswa....
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LARI JARAK PENDEK (SPRINT) MELALUI PENERAPAN MODEL PERMAINAN (GAMES)
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LARI JARAK PENDEK (SPRINT) MELALUI PENERAPAN MODEL PERMAINAN (GAMES)
Tujuan penelitian ini untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lari jarak pendek Sprint Melalui Penerapan Model Permainan (games) Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 0604 Siraisan Kecamatan Ulu ...

