Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI MUTU BENIH BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) YANG DIPASARKAN MELALUI E-COMMERCE
View through CrossRef
Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mutu benih beberapa varietas padi lokal yang diperoleh dari e-commerce dengan mengacu pada parameter mutu benih. Penelitian menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL) dengan satu faktor terdiri dari lima varietas padi lokal yaitu benih padi lokal Rojolele, Sedayu, Mentik Susu, Ketonggo, Jeliteng, yang diulang empat kali sehingga terdapat 20 unit percobaan. Peubah yang diuji meliputi kadar air benih, indeks vigor, dayaberkecambah, potensi tumbuh maksimum, benih murni, benih tanaman lain, kotoran benih, serta dan deteksi kesehatan atau patologi benih. Hasil penelitian menunjukkan varietasKetonggo memiliki kadar air terendah, daya berkecambah, indeks vigor, dan potensi tumbuh maksimum tertinggi. Varietas Mentik susu memperoleh persentase benih murni tertinggi, dan benih tanaman lain serta kotoran benih terendah. Varietas Sedayu tidak memenuhi standar mutu genetik dengan persentase benih murni kurang dari 98%. Terdapat tiga jenis jamur yangdidapat dari hasil pengujian metode blottest test yaitu Aspergillus niger, Aspergillus flavus, Alternaria sp.
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Title: EVALUASI MUTU BENIH BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) YANG DIPASARKAN MELALUI E-COMMERCE
Description:
Padi (Oryza sativa L.
) merupakan komoditas pangan utama di Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mutu benih beberapa varietas padi lokal yang diperoleh dari e-commerce dengan mengacu pada parameter mutu benih.
Penelitian menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL) dengan satu faktor terdiri dari lima varietas padi lokal yaitu benih padi lokal Rojolele, Sedayu, Mentik Susu, Ketonggo, Jeliteng, yang diulang empat kali sehingga terdapat 20 unit percobaan.
Peubah yang diuji meliputi kadar air benih, indeks vigor, dayaberkecambah, potensi tumbuh maksimum, benih murni, benih tanaman lain, kotoran benih, serta dan deteksi kesehatan atau patologi benih.
Hasil penelitian menunjukkan varietasKetonggo memiliki kadar air terendah, daya berkecambah, indeks vigor, dan potensi tumbuh maksimum tertinggi.
Varietas Mentik susu memperoleh persentase benih murni tertinggi, dan benih tanaman lain serta kotoran benih terendah.
Varietas Sedayu tidak memenuhi standar mutu genetik dengan persentase benih murni kurang dari 98%.
Terdapat tiga jenis jamur yangdidapat dari hasil pengujian metode blottest test yaitu Aspergillus niger, Aspergillus flavus, Alternaria sp.
Related Results
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
Pembebasan kembali investasi asing melalui UU No. 11/2021 (UU No. 2/2022, UU No. 6/2023) tentang Cipta Kerja mendorong industri benih tanaman pangan dan sayuran lebih kompetitif. S...
Pengujian Periode After-Ripening pada Beberapa Benih Padi (Oryza sativa L.) Varietas Unggul
Pengujian Periode After-Ripening pada Beberapa Benih Padi (Oryza sativa L.) Varietas Unggul
Padi (Oryza sativa L.) berperan penting bagi pangan Indonesia. Penggunaan benih berkualitas menjadi faktor penting untuk meningkatan produktivitas padi. Salah satu aspek yang mempe...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Terdapat beberapa kendala yang mengganggu pada budidaya tanaman padi, sal...
Analisis Komparatif Biaya Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Varietas Inpari 32 dengan Varietas MR 219 di Desa Uteun Bayu Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya.
Analisis Komparatif Biaya Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Varietas Inpari 32 dengan Varietas MR 219 di Desa Uteun Bayu Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya.
Abstrak.Tujuan pelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah biaya produksi usahatani padi sawah Varietas MR 219 dapat dianggap berbeda secara signifikan dengan biaya produksi ...
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia sehingga dapat menyumbang devisa bagi...
Komparasi Pendapatan Usahatani Padi (Oryza Sativa) Varietas Padjajaran Dan Cakrabuana Di Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah
Komparasi Pendapatan Usahatani Padi (Oryza Sativa) Varietas Padjajaran Dan Cakrabuana Di Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah
Penelitian ini berujuan untuk mengetahui biaya usahatani, pendapatan usahatani, dan perbedaan pendapatan usahatani padi dengan dua varietas berbeda yaitu padi varietas padjajaran d...

