Javascript must be enabled to continue!
Pengujian Periode After-Ripening pada Beberapa Benih Padi (Oryza sativa L.) Varietas Unggul
View through CrossRef
Padi (Oryza sativa L.) berperan penting bagi pangan Indonesia. Penggunaan benih berkualitas menjadi faktor penting untuk meningkatan produktivitas padi. Salah satu aspek yang mempengaruhi kualitas benih adalah fisiologis benih terutama proses fisiologis benih setelah panen, yaitu after ripening. After-ripening adalah proses yang memungkinkan benih untuk dapat berkecambah setelah penyimpanan kering dalam jangka waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama periode after-ripening pada beberapa varietas unggul padi dan untuk mengetahui varietas padi yang memiliki periode after-ripening lebih singkat di antara beberapa varietas unggul yang diuji. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Analisis Benih, Politeknik Negeri Lampung, pada November 2023 hingga Januari 2024 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan menggunakan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah perlakuan periode after-ripening (0 hingga 6 minggu). Faktor kedua adalah varietas unggul padi (Gilirang, Inpari 42, dan Inpari 43). Setiap unit perccobaan terdiri atas 100 benih padi. Data yang diperoleh diuji F dan dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode after-ripening bervariasi antar varietas. Varietas Gilirang mengakhiri periode after-ripening dalam 1 minggu, sedangkan varietas Inpari 42 dan Inpari 43 dalam 2 dan 3 minggu. Varietas Gilirang memiliki periode after-ripening yang lebih singkat dibandingkan varietas Inpari 42 dan Inpari 43.
Politeknik Negeri Lampung
Title: Pengujian Periode After-Ripening pada Beberapa Benih Padi (Oryza sativa L.) Varietas Unggul
Description:
Padi (Oryza sativa L.
) berperan penting bagi pangan Indonesia.
Penggunaan benih berkualitas menjadi faktor penting untuk meningkatan produktivitas padi.
Salah satu aspek yang mempengaruhi kualitas benih adalah fisiologis benih terutama proses fisiologis benih setelah panen, yaitu after ripening.
After-ripening adalah proses yang memungkinkan benih untuk dapat berkecambah setelah penyimpanan kering dalam jangka waktu tertentu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama periode after-ripening pada beberapa varietas unggul padi dan untuk mengetahui varietas padi yang memiliki periode after-ripening lebih singkat di antara beberapa varietas unggul yang diuji.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Analisis Benih, Politeknik Negeri Lampung, pada November 2023 hingga Januari 2024 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan menggunakan dua faktor perlakuan.
Faktor pertama adalah perlakuan periode after-ripening (0 hingga 6 minggu).
Faktor kedua adalah varietas unggul padi (Gilirang, Inpari 42, dan Inpari 43).
Setiap unit perccobaan terdiri atas 100 benih padi.
Data yang diperoleh diuji F dan dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode after-ripening bervariasi antar varietas.
Varietas Gilirang mengakhiri periode after-ripening dalam 1 minggu, sedangkan varietas Inpari 42 dan Inpari 43 dalam 2 dan 3 minggu.
Varietas Gilirang memiliki periode after-ripening yang lebih singkat dibandingkan varietas Inpari 42 dan Inpari 43.
Related Results
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
Pembebasan kembali investasi asing melalui UU No. 11/2021 (UU No. 2/2022, UU No. 6/2023) tentang Cipta Kerja mendorong industri benih tanaman pangan dan sayuran lebih kompetitif. S...
EVALUASI MUTU BENIH BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) YANG DIPASARKAN MELALUI E-COMMERCE
EVALUASI MUTU BENIH BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) YANG DIPASARKAN MELALUI E-COMMERCE
Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mutu benih beberapa varietas padi lokal yang diperoleh dari e-commerce...
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Terdapat beberapa kendala yang mengganggu pada budidaya tanaman padi, sal...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
Produksi Benih Sebar Padi Sawah dan Penyebarannya DI Sulawesi Tenggara
Produksi Benih Sebar Padi Sawah dan Penyebarannya DI Sulawesi Tenggara
Benih merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya tanaman yang perannya tidak dapat digantikan oleh faktor lain,karena benih sebagai bahan tanaman dan pembawa...
Analisis Komparatif Biaya Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Varietas Inpari 32 dengan Varietas MR 219 di Desa Uteun Bayu Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya.
Analisis Komparatif Biaya Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Varietas Inpari 32 dengan Varietas MR 219 di Desa Uteun Bayu Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya.
Abstrak.Tujuan pelitian ini adalah untuk mengidentifikasi apakah biaya produksi usahatani padi sawah Varietas MR 219 dapat dianggap berbeda secara signifikan dengan biaya produksi ...
Sosialisasi Pemanfaatan Benih Bermutu Sebagai Upaya Menuju Ketahanan Pangan
Sosialisasi Pemanfaatan Benih Bermutu Sebagai Upaya Menuju Ketahanan Pangan
Dalam rangka mempertahankan Lombok Barat sebagai lumbung pangan Nusa Tenggara Barat khususnya dan ikut serta dalam mempertahankan ketahanan pangan secara nasional maka perlu kirany...

