Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Stabilitas Lereng Pada Tubuh Bendungan Butak, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah
View through CrossRef
Bendungan Butak yang terletak di Desa Butak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu bangunan air dengan tipe bendungan homogen. Fungsi utama dari bendungan ini ialah sebagai sarana irigasi dengan luas daerah aliran 160 km2. Mengingat urgensinya, suatu bendungan dapat dikategorikan tingkat bahayanya berdasarkan hasil evaluasi stabilitas lereng bendungan. Upaya ini dapat dilakukan dengan menganalisis faktor keamanan (Fk) bendungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan (Fk) pada tubuh Bendungan Butak. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan metode analisis data secara kuantitatif meliputi pemetaan geologi, pemetaan geoteknik, hasil pengeboran inti, dan uji laboratorium mekanika tanah dari contoh tanah tidak terganggu dengan uji soil test berikut uji triaxial UU serta perhitungan koefisien beban gempa terkoreksi OBE dan MDE. Hasil penelitian dari penyelidikan pemetaan permukaan diperoleh satuan endapan aluvium dengan persebaran lempung dan lanau berada di sekitar bendungan. Hasil penyelidikan bawah permukaan dengan 4 lubang bor terdiri dari tanah lempung. Parameter desain Bendungan Butak meliputi berat isi basah (γ), kohesi (c), sudut geser dalam (f), dan garis freatik muka air bendungan, serta beban gempa terkoreksi (Ko) digunakan untuk memperoleh nilai faktor keamanan (Fk) menggunakan perangkat lunak Slide V6.009 dengan metode Bishop. Hasil analisis pada 14 kondisi dari muka air maksimum diperoleh hasil Fk hitung > 1,2 Fk minimum , muka air normal dengan hasil Fk hitung > 1,1 Fk minimum, dan muka air surut cepat didapatkan hasil Fk hitung > 1,3 Fk minimum, sehingga Bendungan Butak dikategorikan memenuhi syarat keamanan dari standar Fk minimum yang ditetapkan oleh SNI 8064;2016.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Evaluasi Stabilitas Lereng Pada Tubuh Bendungan Butak, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah
Description:
Bendungan Butak yang terletak di Desa Butak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu bangunan air dengan tipe bendungan homogen.
Fungsi utama dari bendungan ini ialah sebagai sarana irigasi dengan luas daerah aliran 160 km2.
Mengingat urgensinya, suatu bendungan dapat dikategorikan tingkat bahayanya berdasarkan hasil evaluasi stabilitas lereng bendungan.
Upaya ini dapat dilakukan dengan menganalisis faktor keamanan (Fk) bendungan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan (Fk) pada tubuh Bendungan Butak.
Metode yang digunakan adalah metode observasi dan metode analisis data secara kuantitatif meliputi pemetaan geologi, pemetaan geoteknik, hasil pengeboran inti, dan uji laboratorium mekanika tanah dari contoh tanah tidak terganggu dengan uji soil test berikut uji triaxial UU serta perhitungan koefisien beban gempa terkoreksi OBE dan MDE.
Hasil penelitian dari penyelidikan pemetaan permukaan diperoleh satuan endapan aluvium dengan persebaran lempung dan lanau berada di sekitar bendungan.
Hasil penyelidikan bawah permukaan dengan 4 lubang bor terdiri dari tanah lempung.
Parameter desain Bendungan Butak meliputi berat isi basah (γ), kohesi (c), sudut geser dalam (f), dan garis freatik muka air bendungan, serta beban gempa terkoreksi (Ko) digunakan untuk memperoleh nilai faktor keamanan (Fk) menggunakan perangkat lunak Slide V6.
009 dengan metode Bishop.
Hasil analisis pada 14 kondisi dari muka air maksimum diperoleh hasil Fk hitung > 1,2 Fk minimum , muka air normal dengan hasil Fk hitung > 1,1 Fk minimum, dan muka air surut cepat didapatkan hasil Fk hitung > 1,3 Fk minimum, sehingga Bendungan Butak dikategorikan memenuhi syarat keamanan dari standar Fk minimum yang ditetapkan oleh SNI 8064;2016.
Related Results
Analisis Stabilitas Lereng Bendungan 1 Tujuh Bukit Tumpang Pitu Banyuwangi
Analisis Stabilitas Lereng Bendungan 1 Tujuh Bukit Tumpang Pitu Banyuwangi
Keberhasilan operasional sebuah bendungan sangat dipengaruhi oleh stabilitas lereng dan keamanan terhadap rembesan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi stabilitas lereng dan keam...
Evaluasi Kondisi Fisik Bendungan Sempor Kabupaten Kebumen Dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Sebagai Upaya Memperpanjang Usia Operasional
Evaluasi Kondisi Fisik Bendungan Sempor Kabupaten Kebumen Dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Sebagai Upaya Memperpanjang Usia Operasional
Selain memberikan manfaat bagi manusia, bendungan juga menimbulkan potensi bahaya yang besar bagi sekitarnya. Potensi bahaya tersebut adalah runtuhnya bangunan bendungan yang dapa...
KAJIAN PENINGKATAN BENDUNGAN BENANGA DI KOTA SAMARINDA PROPINSI KALIMANTAN TIMUR
KAJIAN PENINGKATAN BENDUNGAN BENANGA DI KOTA SAMARINDA PROPINSI KALIMANTAN TIMUR
Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan dokumen perencanaan teknis yang dilengkapi gambar perencanaan/desain peningkatan bendungan Benanga.Penelitian dilaksanakan di kawasan ben...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENERAPAN METODE MODIFIKASI ANDERSEN DALAM PENILAIAN RISIKO BENDUNGAN HALIWEN
PENERAPAN METODE MODIFIKASI ANDERSEN DALAM PENILAIAN RISIKO BENDUNGAN HALIWEN
Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, oleh karena itu seluruh infrastruktur yang dimiliki harus dilakukan analisis risiko guna dapat dilakukan upaya-upaya mitigasinya. Sal...
PROBABILITAS KERUNTUHAN DAN REKOMENDASI PERKUATAN TEBING SPILLWAY Di BENDUNGAN AMERORO SULAWESI TENGGARA
PROBABILITAS KERUNTUHAN DAN REKOMENDASI PERKUATAN TEBING SPILLWAY Di BENDUNGAN AMERORO SULAWESI TENGGARA
Lereng merupakan galian terbuka yang memiliki kerentanan tinggi di dunia konstruksi terutama bendungan. Konstruksi galian pada litologi metamorf menjadi tantangan besar dalam menja...
PENGARUH PERMEABILITAS TERHADAP STABILITAS KEAMANAN BENDUNGAN GUNUNGROWO
PENGARUH PERMEABILITAS TERHADAP STABILITAS KEAMANAN BENDUNGAN GUNUNGROWO
Bendungan Gunungrowo dibangun sejak tahun 1925 terletak pada Sungai Wadi. Bendungan ini mempunyai tipe urugan tanah homogen dan mempunyai tinggi 20,5 m, dengan kapasitas tampungan ...
Analisis Stabilitas Lereng Pada Tubuh Bendungan Manikin
Analisis Stabilitas Lereng Pada Tubuh Bendungan Manikin
Bendungan Manikin merupakan bendungan tipe urugan dengan inti tegak yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air baku di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Struktur bendungan ini...

