Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN HARGA DIRI DENGAN PHUBBING PADA REMAJA
View through CrossRef
Pada tahun 2019 sebanyak 3.706.811 orang Indonesia melakukan phubbing sehingga, Indonesia menempati urutan ke 11 sebagai negara dengan phubbing terbanyak di dunia (Cecilia, 2019). Generasi yang saat ini merupakan generasi yang memiliki peluang yang tinggi untuk melakukan phubbing adalah generasi Z karena, generasi ini sangat akrab dengan gadget (Youarti et al., 2020). Remaja akan memasuki tahap kelima yaitu ego-identity versus role confusion di mana remaja berusaha untuk mengembangkan pemahaman yang jelas tentang identitasnya dengan merefleksikan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Keberhasilan menavigasi tahap ini menghasilkan rasa kohesif terhadap diri sendiri, sementara kesulitan dapat menyebabkan identity crisis (Benson, 2012). Berdasarkan fenomena tersebut peneliti ingin mengetahui hubungan harga diri dengan phubbing pada remaja. Harga diri adalah harga diri menurut Coopersmith adalah penilaian yang dibuat oleh individu terhadap dirinya sendiri, yang menunjukkan sejauh mana individu percaya bahwa mereka memiliki kemampuan, penting, sukses, dan berharga (dalam Sarandria, 2012) dan phubbing adalah tindakan seseorang yang menggunakan ponselnya ketika sedang bercakap-cakap dengan orang lain, memprioritaskan ponselnya di atas komunikasi interpersonal (Karadaǧ et al., 2015). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimen dengan sample pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling dan secara online. Terdapat 306 responden remaja pada penelitian ini. Pada penelitian ini menggunakan alat ukur Coopersmith Harga diri Scale dengan nilai cronbach's alpha α = 0.908 untuk mengukur harga diri dan phubbing scale dengan nilai cronbach's alpha sebesar α = 0.837 untuk mengukur phubbing. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara harga diri dengan phubbing pada remaja dengan koefisien korelasi sebesar 0.217. Yang berarti semakin tinggi harga diri maka akan semakin rendah tingkat phubbing, begitupun sebaliknya. Penelitian ini diharapkan bisa menambahkan pengembangan ilmu pada psikologi pendidikan. Kemudian penelitian ini dapat menjadi referensi pada penelitian-penelitian selanjutnya dan dapat berkontribusi untuk menambahkan wawasan mengenai harga diri dan phubbing pada remaja.
Universitas Tarumanagara
Title: HUBUNGAN HARGA DIRI DENGAN PHUBBING PADA REMAJA
Description:
Pada tahun 2019 sebanyak 3.
706.
811 orang Indonesia melakukan phubbing sehingga, Indonesia menempati urutan ke 11 sebagai negara dengan phubbing terbanyak di dunia (Cecilia, 2019).
Generasi yang saat ini merupakan generasi yang memiliki peluang yang tinggi untuk melakukan phubbing adalah generasi Z karena, generasi ini sangat akrab dengan gadget (Youarti et al.
, 2020).
Remaja akan memasuki tahap kelima yaitu ego-identity versus role confusion di mana remaja berusaha untuk mengembangkan pemahaman yang jelas tentang identitasnya dengan merefleksikan masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Keberhasilan menavigasi tahap ini menghasilkan rasa kohesif terhadap diri sendiri, sementara kesulitan dapat menyebabkan identity crisis (Benson, 2012).
Berdasarkan fenomena tersebut peneliti ingin mengetahui hubungan harga diri dengan phubbing pada remaja.
Harga diri adalah harga diri menurut Coopersmith adalah penilaian yang dibuat oleh individu terhadap dirinya sendiri, yang menunjukkan sejauh mana individu percaya bahwa mereka memiliki kemampuan, penting, sukses, dan berharga (dalam Sarandria, 2012) dan phubbing adalah tindakan seseorang yang menggunakan ponselnya ketika sedang bercakap-cakap dengan orang lain, memprioritaskan ponselnya di atas komunikasi interpersonal (Karadaǧ et al.
, 2015).
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimen dengan sample pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling dan secara online.
Terdapat 306 responden remaja pada penelitian ini.
Pada penelitian ini menggunakan alat ukur Coopersmith Harga diri Scale dengan nilai cronbach's alpha α = 0.
908 untuk mengukur harga diri dan phubbing scale dengan nilai cronbach's alpha sebesar α = 0.
837 untuk mengukur phubbing.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara harga diri dengan phubbing pada remaja dengan koefisien korelasi sebesar 0.
217.
Yang berarti semakin tinggi harga diri maka akan semakin rendah tingkat phubbing, begitupun sebaliknya.
Penelitian ini diharapkan bisa menambahkan pengembangan ilmu pada psikologi pendidikan.
Kemudian penelitian ini dapat menjadi referensi pada penelitian-penelitian selanjutnya dan dapat berkontribusi untuk menambahkan wawasan mengenai harga diri dan phubbing pada remaja.
.
Related Results
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Perilaku Phubbing Mahasiswa: Mempengaruhi Kohesivitas Kelompok?
Perilaku Phubbing Mahasiswa: Mempengaruhi Kohesivitas Kelompok?
Abstract. Students can use gadgets to make daily activities or affairs easier. However, in reality, there are a number of students who use gadgets unwisely, which causes disruption...
Hubungan antara Persepsi Remaja terhadap Perilaku Phubbing Orang Tua dengan Kesejahteraan Subjektif Remaja
Hubungan antara Persepsi Remaja terhadap Perilaku Phubbing Orang Tua dengan Kesejahteraan Subjektif Remaja
Abstrack. The spread of gadgets and Indonesian government policies have encouraged more and more people to use the internet, supporting the development of technology in Bandung Cit...
Pengaruh Fear of Missing Out terhadap Phubbing pada Generasi Z
Pengaruh Fear of Missing Out terhadap Phubbing pada Generasi Z
Abstract. Technological advancement has brought positive impacts, particularly in terms of easier access to information and communication. However, it has also led to new challenge...
Studi Komparatif Friend Phubbing berdasarkan Gender
Studi Komparatif Friend Phubbing berdasarkan Gender
Abstract. The phenomenon of phubbing is rampant along with technological developments that increasingly dominate human activities, including in friendship relationships. Individua...
Fenomena "Phubbing" pada Generasi Z di Social Media
Fenomena "Phubbing" pada Generasi Z di Social Media
Abstract. Smartphones are something that is inherent in every individual. Smartphone use is increasing from year to year. One of the social phenomena resulting from smartphone addi...
Fenomena Phubbing: Suatu Degradasi Relasi Sosial Sebagai Dampak Media Sosial
Fenomena Phubbing: Suatu Degradasi Relasi Sosial Sebagai Dampak Media Sosial
Abstract—This study aims to find out about the phubbing phenomenon as a degradation of social relations as a result of social media. The term phubbing is an abbreviation of the wor...
Hubungan antara Kualitas Attachment Orang Tua dengan Perilaku Phubbing pada Remaja
Hubungan antara Kualitas Attachment Orang Tua dengan Perilaku Phubbing pada Remaja
Hubungan antara Kualitas Attachment Orang Tua Dengan Perilaku Phubbing Pada Remaja. Perilaku phubbing merupakan kecenderungan individu untuk mengabaikan orang lain dalam interaksi ...

