Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian efisiensi proses koagulasi-flokulasi menggunakan biokoagulan kulit singkong terhadap parameter pencemar limbah laundry

View through CrossRef
Kulit singkong memiliki potensi besar sebagai koagulan alami karena kandungan senyawa aktif seperti pati, selulosa, dan tanin. Kulit dalam lebih kaya akan pati, selulosa, dan hemiselulosa yang efektif dalam proses koagulasi dan flokulasi. Koagulan kulit singkong memiliki kemampuan dalam penyisihan kontaminan dalam air limbah, tidak terkecuali diterapkan pada limbah laundry. Pertumbuhan usaha laundry di Kota Padang yang pesat telah meningkatkan jumlah limbah cair yang dihasilkan, di mana konsentrasi parameter COD dan surfaktan melebihi baku mutu sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Sehingga dibutuhkan penerapan teknologi yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah kulit singkong sebagai koagulan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis kulit singkong sebagai koagulan terhadap penurunan kadar COD dan surfaktan pada limbah cair laundry, menentukan dosis terbaik terhadap penurunan COD dan surfaktan, serta menghitung efisiensi penurunan COD dan surfaktan. Metode yang digunakan adalah proses koagulasi-flokulasi dengan variasi dosis kulit singkong sebesar 7 g, 8 g, dan 9 g dalam 500 mL sampel limbah laundry, pada pH 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis koagulan berpengaruh signifikan terhadap penurunan konsentrasi COD dan surfaktan. Dosis 8 g merupakan dosis terbaik yang menghasilkan efisiensi penyisihan COD sebesar 84,15% dengan konsetrasi akhir 24,70 mg/L, dan surfaktan sebesar 92,81% dengan konsentrasi akhir 0,99 mg/L. Nilai ini telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014. Berdasarkan hasil tersebut, kulit singkong terbukti efektif digunakan sebagai koagulan alami dalam pengolahan limbah cair laundry dengan dosis terbaik 8 g
Title: Kajian efisiensi proses koagulasi-flokulasi menggunakan biokoagulan kulit singkong terhadap parameter pencemar limbah laundry
Description:
Kulit singkong memiliki potensi besar sebagai koagulan alami karena kandungan senyawa aktif seperti pati, selulosa, dan tanin.
Kulit dalam lebih kaya akan pati, selulosa, dan hemiselulosa yang efektif dalam proses koagulasi dan flokulasi.
Koagulan kulit singkong memiliki kemampuan dalam penyisihan kontaminan dalam air limbah, tidak terkecuali diterapkan pada limbah laundry.
Pertumbuhan usaha laundry di Kota Padang yang pesat telah meningkatkan jumlah limbah cair yang dihasilkan, di mana konsentrasi parameter COD dan surfaktan melebihi baku mutu sehingga berpotensi mencemari lingkungan.
Sehingga dibutuhkan penerapan teknologi yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah kulit singkong sebagai koagulan alami.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis kulit singkong sebagai koagulan terhadap penurunan kadar COD dan surfaktan pada limbah cair laundry, menentukan dosis terbaik terhadap penurunan COD dan surfaktan, serta menghitung efisiensi penurunan COD dan surfaktan.
Metode yang digunakan adalah proses koagulasi-flokulasi dengan variasi dosis kulit singkong sebesar 7 g, 8 g, dan 9 g dalam 500 mL sampel limbah laundry, pada pH 6.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis koagulan berpengaruh signifikan terhadap penurunan konsentrasi COD dan surfaktan.
Dosis 8 g merupakan dosis terbaik yang menghasilkan efisiensi penyisihan COD sebesar 84,15% dengan konsetrasi akhir 24,70 mg/L, dan surfaktan sebesar 92,81% dengan konsentrasi akhir 0,99 mg/L.
Nilai ini telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014.
Berdasarkan hasil tersebut, kulit singkong terbukti efektif digunakan sebagai koagulan alami dalam pengolahan limbah cair laundry dengan dosis terbaik 8 g.

Related Results

Pengembangan Model Bisnis UMKM VIA laundry and Shop dengan Pendekatan Design Thinking pada Masa Pandemi Covid-19
Pengembangan Model Bisnis UMKM VIA laundry and Shop dengan Pendekatan Design Thinking pada Masa Pandemi Covid-19
Intisari— UMKM VIA laundry and Shop merupakan usaha yang dikelola oleh pekerja yang handal dan berpengalaman dalam memberikan kemampuan dalam bidang laundry, keterampilan yang suda...
Karakteristik Sensori dan Penerimaan Panelis terhadap Keripik Berbahan Dasar Kulit Singkong
Karakteristik Sensori dan Penerimaan Panelis terhadap Keripik Berbahan Dasar Kulit Singkong
Abstrak ____________________________________________________________ Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum termanfaatkannya limbah kulit singkong di Sumatera Barat meskipun pr...
PROSES PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAHU DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI FITOREMEDIASI DAN KOAGULASI-FLOKULASI
PROSES PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAHU DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI FITOREMEDIASI DAN KOAGULASI-FLOKULASI
Tahu merupakan salah satu makanan favorit Indonesia karena mudah diperoleh dan rasa yang enak. Sebagian industri tahu Indonesia adalah industri rumah tangga sehingga sisa produksi ...
Evaluasi Kandungan Nutrien dan Fraksi Serat Pakan Fermentasi Berbahan Dasar Kulit Nanas dan Daun Singkong sebagai Pakan Ruminansia
Evaluasi Kandungan Nutrien dan Fraksi Serat Pakan Fermentasi Berbahan Dasar Kulit Nanas dan Daun Singkong sebagai Pakan Ruminansia
Kombinasi limbah kulit nanas dan daun singkong berbentuk silase berpotensi sebagai alternatif penyediaan sumber pakan hijauan pengganti rumput lapang. Tujuan penelitian ini untukĀ  ...
PARADIGMA MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN TANAMAN SINGKONG SEBAGAI TANAMAN PRODUKTIF DI INDONESIA
PARADIGMA MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN TANAMAN SINGKONG SEBAGAI TANAMAN PRODUKTIF DI INDONESIA
Singkong adalah salah satu tumbuhan yang menghasilkan panen dalam bentuk akar.Berdasarkan beberapa penelitian mengungkap bahwa tamanam singkong sebenarnya tidak hanyaproduktif dan ...
PENERAPAN REAKTOR PENGADUK SEBAGAI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI RUMAH POTONG AYAM
PENERAPAN REAKTOR PENGADUK SEBAGAI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI RUMAH POTONG AYAM
Salah satu permasalahan lingkungan di sekitar Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat adalah limbah industri rumah tangga pemotongan ayam. Kadar BOD, COD dan TSS pada air...
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT SINGKONG SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT SINGKONG SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Sentra produksi singkong di Provinsi Jawa Tengah dihasilkan oleh daerah Kabupaten Pati. Selama ini sampah kulit singkong hasil produksi tepung tapioka sangat melimpah. Jika dibiark...

Back to Top