Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Kandungan Nutrien dan Fraksi Serat Pakan Fermentasi Berbahan Dasar Kulit Nanas dan Daun Singkong sebagai Pakan Ruminansia

View through CrossRef
Kombinasi limbah kulit nanas dan daun singkong berbentuk silase berpotensi sebagai alternatif penyediaan sumber pakan hijauan pengganti rumput lapang. Tujuan penelitian ini untuk  mengevaluasi nilai nutrien dan kualitas serat silase kulit nanas dan daun singkong dengan penambahan berbagai level molases sebagai pakan ruminansia. Penelitian  menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (4x2) dengan 2 ulangan. Faktor A adalah perbandingan komposisi antara kulit nanas dan daun singkong  terdiri dari : A1 = 100 % kulit nanas ; A2 = 75% kulit nanas + 25% daun singkong; A3 = 50% kulit nanas + 50% daun singkong ; A4 = 25% kulit nanas + 75% daun singkong dam A5 = 100% daun singkong. Selanjutnya faktor B adalah level pemberian molases terdiri dari : B0 = 5% molases ; B1 = 10% molases. Parameter yang diukur meliputi  bahan kering, protein kasar, lemak kasar, dan TDN serta komposisi fraksi serat meliputi NDF dan ADF. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat interaksi (P<0.05) antara proporsi kulit nanas + daun singkong dengan penambahan molases terhadap parameter  protein kasar, lemak kasar,  serat kasar, TDN, NDF, dan ADF (%). Selanjutnya faktor  proporsi kulit nanas + daun singkong berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bahan kering. Kombinasi bahan 100% daun singkong dengan penambahan 5 % maupun 10% molases menghasilkan nilai protein kasar dan TDN tertinggi serta nilai serat kasar terendah dibandingkan perlakuan kombinasi lainnya. Penambahan kulit nanas hingga 75%  mampu secara optimal  menurunkan kandungan  NDF dan ADF silase.
Title: Evaluasi Kandungan Nutrien dan Fraksi Serat Pakan Fermentasi Berbahan Dasar Kulit Nanas dan Daun Singkong sebagai Pakan Ruminansia
Description:
Kombinasi limbah kulit nanas dan daun singkong berbentuk silase berpotensi sebagai alternatif penyediaan sumber pakan hijauan pengganti rumput lapang.
Tujuan penelitian ini untuk  mengevaluasi nilai nutrien dan kualitas serat silase kulit nanas dan daun singkong dengan penambahan berbagai level molases sebagai pakan ruminansia.
Penelitian  menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (4x2) dengan 2 ulangan.
Faktor A adalah perbandingan komposisi antara kulit nanas dan daun singkong  terdiri dari : A1 = 100 % kulit nanas ; A2 = 75% kulit nanas + 25% daun singkong; A3 = 50% kulit nanas + 50% daun singkong ; A4 = 25% kulit nanas + 75% daun singkong dam A5 = 100% daun singkong.
Selanjutnya faktor B adalah level pemberian molases terdiri dari : B0 = 5% molases ; B1 = 10% molases.
Parameter yang diukur meliputi  bahan kering, protein kasar, lemak kasar, dan TDN serta komposisi fraksi serat meliputi NDF dan ADF.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat interaksi (P<0.
05) antara proporsi kulit nanas + daun singkong dengan penambahan molases terhadap parameter  protein kasar, lemak kasar,  serat kasar, TDN, NDF, dan ADF (%).
Selanjutnya faktor  proporsi kulit nanas + daun singkong berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bahan kering.
Kombinasi bahan 100% daun singkong dengan penambahan 5 % maupun 10% molases menghasilkan nilai protein kasar dan TDN tertinggi serta nilai serat kasar terendah dibandingkan perlakuan kombinasi lainnya.
Penambahan kulit nanas hingga 75%  mampu secara optimal  menurunkan kandungan  NDF dan ADF silase.

Related Results

PRODUK TURUNAN TANAMAN NANAS QUEEN DI AGROWISATA NANAS PRABUMULIH KECAMATAN PRABUMULIH TIMUR KOTA PRABUMULIH
PRODUK TURUNAN TANAMAN NANAS QUEEN DI AGROWISATA NANAS PRABUMULIH KECAMATAN PRABUMULIH TIMUR KOTA PRABUMULIH
ABSTRACTThe research aims to increase the added value of agricultural products and open new economic opportunities for the community. The Karya Muda Farmers Group in East Prabumuli...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Penguatan Ekonomi Lokal Melalui Pengolahan Serat Nanas Menjadi Produk Fashion Accessory
Penguatan Ekonomi Lokal Melalui Pengolahan Serat Nanas Menjadi Produk Fashion Accessory
Abstract   The potential of Ellak Laok Village in the agricultural aspect, especially Pineapple fiber, has its own potential. This is because the materials used for this craft are ...
Uji Kualitas Fisik Kukis Pakan Ternak Dengan Level Penggunaan Jerami Padi fermentasi Yang Berbeda
Uji Kualitas Fisik Kukis Pakan Ternak Dengan Level Penggunaan Jerami Padi fermentasi Yang Berbeda
Ketersediaan bahan pakan umumnya berfluktuasi sepanjang tahun, yaitu melimpah pada saat musim penghujan dan terbatas pada saat musim kemarau. Kondisi seperti itu adalah merupakan p...

Back to Top