Javascript must be enabled to continue!
PROSES PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAHU DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI FITOREMEDIASI DAN KOAGULASI-FLOKULASI
View through CrossRef
Tahu merupakan salah satu makanan favorit Indonesia karena mudah diperoleh dan rasa yang enak. Sebagian industri tahu Indonesia adalah industri rumah tangga sehingga sisa produksi yang dihasilkan dibuang langsung ke badan air. Limbah ini mengandung polutan yang menyebabkan bau tidak sedap dan nutrient yang dapat menyebabkan eutrofikasi. Oleh karena itu, diperlukan metode pengolahan limbah cair tahu yang tepat untuk menurunkan polutan hingga sesuai dengan baku mutu yang dikeluarkan oleh pemerintah. Pada penelitian ini, metode pengolahan limbah yang digunakan adalah metode fitoremediasi menggunakan tumbuhan enceng gondok dan mengkombinasikannya dengan proses koagulasi – flokulasi menggunakan bio koagulan Moringa Oleifera. Proses fitoremediasi dilakukan pada lingkungan yang terkontrol selama 21 hari, diikuti dengan proses koagulasi flokulasi untuk mengurangi kadar polutan agar sesuai baku mutu. Proses fitoremediasi limbah cair tahu mampu menurunkan COD dari 4000 mg/L menjadi 60 mg/L, BOD dari 1544 mg/L menjadi 20 mg/L, TSS dari 775 mg/L menjadi 150 mg/L, pH dari 4,3 menjadi 8,4. Kombinasi fitoremediasi dan koagulasi-flokulasi mampu menurunkan turbiditas dari 401 NTU menjadi 10 NTU. Rangkaian proses fitoremediasi dan koagulasi–flokulasi pada penelitian ini mampu menurunkan kadar polutan pada limbah cair tahu hingga sesuai dengan baku mutu yang dikeluarkan pemerintah.
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Title: PROSES PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAHU DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI FITOREMEDIASI DAN KOAGULASI-FLOKULASI
Description:
Tahu merupakan salah satu makanan favorit Indonesia karena mudah diperoleh dan rasa yang enak.
Sebagian industri tahu Indonesia adalah industri rumah tangga sehingga sisa produksi yang dihasilkan dibuang langsung ke badan air.
Limbah ini mengandung polutan yang menyebabkan bau tidak sedap dan nutrient yang dapat menyebabkan eutrofikasi.
Oleh karena itu, diperlukan metode pengolahan limbah cair tahu yang tepat untuk menurunkan polutan hingga sesuai dengan baku mutu yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Pada penelitian ini, metode pengolahan limbah yang digunakan adalah metode fitoremediasi menggunakan tumbuhan enceng gondok dan mengkombinasikannya dengan proses koagulasi – flokulasi menggunakan bio koagulan Moringa Oleifera.
Proses fitoremediasi dilakukan pada lingkungan yang terkontrol selama 21 hari, diikuti dengan proses koagulasi flokulasi untuk mengurangi kadar polutan agar sesuai baku mutu.
Proses fitoremediasi limbah cair tahu mampu menurunkan COD dari 4000 mg/L menjadi 60 mg/L, BOD dari 1544 mg/L menjadi 20 mg/L, TSS dari 775 mg/L menjadi 150 mg/L, pH dari 4,3 menjadi 8,4.
Kombinasi fitoremediasi dan koagulasi-flokulasi mampu menurunkan turbiditas dari 401 NTU menjadi 10 NTU.
Rangkaian proses fitoremediasi dan koagulasi–flokulasi pada penelitian ini mampu menurunkan kadar polutan pada limbah cair tahu hingga sesuai dengan baku mutu yang dikeluarkan pemerintah.
Related Results
Aplikasi Reaktor Koagulasi-Flokulasi Berbiaya Murah untuk Menghasilkan Air Bersih yang Memenuhi Persyaratan Kesehatan
Aplikasi Reaktor Koagulasi-Flokulasi Berbiaya Murah untuk Menghasilkan Air Bersih yang Memenuhi Persyaratan Kesehatan
Penyediaan air bersih merupakan salah satu intervensi penting bagi kesehatan, perkembangan anak dan pembangunan berkelanjutan serta memiliki peranan penting dalam menurunkan angka ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGOLAHAN LIMBAH LABORATORIUM LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK DENGAN KOMBINASI PROSES KIMIA DAN BIOLOGI
PENGOLAHAN LIMBAH LABORATORIUM LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK DENGAN KOMBINASI PROSES KIMIA DAN BIOLOGI
ABSTRAKLimbah laboratorium merupakan limbah yang berasal dari buangan hasil reaksi-reaksi berbagai larutan kimia dalam suatu eksperimen. Laboratorium Lingkungan Fakultas Teknik Uni...
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DOMESTIK (GREY WATER) MENGGUNAKAN CANGKANG TIRAM (Saccostrea echinata) SEBAGAI BIOKOAGULAN
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DOMESTIK (GREY WATER) MENGGUNAKAN CANGKANG TIRAM (Saccostrea echinata) SEBAGAI BIOKOAGULAN
Pencemaran lingkungan diakibatkan oleh limbah domestik tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu. Oleh karena itu, perlu dikembangkan metode dalam pengolahan limbah domestik Telah ba...
Sosialisasi Metode Fitoremediasi dengan Tanaman Apu-Apu dalam Pengolahan Air Limbah Domestik di RT 21 Kelurahan Susunan Baru
Sosialisasi Metode Fitoremediasi dengan Tanaman Apu-Apu dalam Pengolahan Air Limbah Domestik di RT 21 Kelurahan Susunan Baru
Salah satu agen utama pencemar lingkungan perairan adalah limbah domestik (limbah rumah tangga), dimana diperlukan pengolahan supaya limbah tersebut tidak langsung dibuang ke perai...
Efektivitas Metode Fitoremediasi Dengan Jenis Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica Forsk) Terhadap Pengolahan Air Limbah Industri Tahu di Desa Ledok Kulon
Efektivitas Metode Fitoremediasi Dengan Jenis Tanaman Kangkung Air (Ipomoea Aquatica Forsk) Terhadap Pengolahan Air Limbah Industri Tahu di Desa Ledok Kulon
Agar tidak mencemari lingkungan saat dibuang, limbah cair tahu dapat diolah dengan metode fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan kondisi tanaman k...

