Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pendidikan Kesehatan Tentang Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada Siswa di SDN X

View through CrossRef
Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap tindakan kekerasan dan pelecehan seksual karena masih memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai perlindungan diri dan area tubuh pribadi. Kurangnya pemahaman mengenai bentuk pelecehan seksual dan cara melindungi dapat meningkatkan risiko anak menjadi korban kekerasan seksual. Pendidikan kesehatan tentang pelecehan seksual menjadi salah satu upaya preventif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak mengenai pentingnya menjaga diri dari tindakan pelecehan dan kekerasan seksual. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang “Kenali Pelecehan dan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Sekolah” terhadap pengetahuan siswa di SD Negeri X tahun 2026. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan roleplay dengan media poster dan power point. Populasi penelitian berjumlah 65 siswa dan siswi kelas V dan VI. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pertanyaan pilihan ganda mengenai pengertian pelecehan seksual, bentuk pelecehan seksual, area tubuh pribadi, cara melindungi diri, dan tindakan saat menghadapi pelecehan seksual. Hasil kegiatan ini menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan siswa meningkat dari 77,23 saat pre test menjadi 99,69 pada post test, sehingga terdapat perubahan pengetahuan pada siswa antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Dengan demikian, pendidikan kesehatan yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pelecehan dan kekerasan seksual.
Title: Pendidikan Kesehatan Tentang Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada Siswa di SDN X
Description:
Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap tindakan kekerasan dan pelecehan seksual karena masih memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai perlindungan diri dan area tubuh pribadi.
Kurangnya pemahaman mengenai bentuk pelecehan seksual dan cara melindungi dapat meningkatkan risiko anak menjadi korban kekerasan seksual.
Pendidikan kesehatan tentang pelecehan seksual menjadi salah satu upaya preventif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak mengenai pentingnya menjaga diri dari tindakan pelecehan dan kekerasan seksual.
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang “Kenali Pelecehan dan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Sekolah” terhadap pengetahuan siswa di SD Negeri X tahun 2026.
Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan roleplay dengan media poster dan power point.
Populasi penelitian berjumlah 65 siswa dan siswi kelas V dan VI.
Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan pertanyaan pilihan ganda mengenai pengertian pelecehan seksual, bentuk pelecehan seksual, area tubuh pribadi, cara melindungi diri, dan tindakan saat menghadapi pelecehan seksual.
Hasil kegiatan ini menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan siswa meningkat dari 77,23 saat pre test menjadi 99,69 pada post test, sehingga terdapat perubahan pengetahuan pada siswa antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan.
Dengan demikian, pendidikan kesehatan yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pelecehan dan kekerasan seksual.

Related Results

Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Berbagai motif kejahatan seksual berkembang dalam dua dekade ini. Berkembangnya teknologi informasi serta arus globalisasi menambah kembali deretan modus operandi baru dalam kejaha...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Penerapan UU No. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Muka Hukum Indonesia
Penerapan UU No. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Muka Hukum Indonesia
Kasus pelecehan seksual merupakan permasalahan hukum yang kerap terjadi di muka hukum Indonesia. Hal ini bukan hanya karena opini semata melainkan banyaknya fakta-fakta kasus pelec...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL KEPADA REMAJA DI SMAN 26 BATAM
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PELECEHAN SEKSUAL KEPADA REMAJA DI SMAN 26 BATAM
Latar Belakang : Kekerasan seksual adalah praktek seksual yang dinilai menyimpang karena dilakukan dengan cara-cara kekerasan, bertentangan dengan ajaran dan nilai-nilai agama sert...
Penerapan Pendidikan Multikultural dalam Membina Interaksi Sosial Siswa Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling
Penerapan Pendidikan Multikultural dalam Membina Interaksi Sosial Siswa Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling
Artikel ini membahas tentang implementasi konseling eksistensial dalam mengatasi trauma pada korban pelecehan seksual, dimana kita ketahui pada saat ini kasus pelecahan seksual dal...

Back to Top