Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERTUMBUHAN ZOOXANTHELLAE BERDASARKAN TIGA SPESIES KARANG BERBEDA DARI PERAIRAN PULAU PANJANG, JEPARA

View through CrossRef
Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem khas perairan pesisir tropik, yang ditandai dengan keanekaragaman jenis biota tinggi yang hidup di dalamnya. Zooxanthellae adalah salah satu penyusun karang yang paling penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju pertumbuhan Zooxanthellae dari tiga jenis inang karang yang berbeda dan juga mengetahui faktor fisik yang mempengaruhi pertumbuhan Zooxanthellae. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2019 di Laboratorium Pengembangan Wilayah Pantai (LPWP) Jepara dengan pengambilan spesimen karang di perairan Pulau Panjang. Data hasil pengukuran laju pertumbuhan di analisis menggunakan SPSS Anova One Way dan data hasil pengukuran fisik dikaji secara deskriptif. Densitas awal Zooxanthellae yang ditanam dari spesies Acropora sp. sebanyak 1,70 x 108 sel/mL, Porites sp. sebanyak 1,74 x 108 sel/mL, dan spesies Favites sp. sebanyak 1,77 x 108 sel/mL. Faktor lingkungan yang dikontrol meliputi cahaya, suhu, salinitas, pH, dan nutrien mempengaruhi pola pertumbuhan Zooxanthellae. Rata-rata densitas Zooxanthellae dari spesies Acropora sp. sebanyak 1,57 x 108 sel/mL, Porites sp. sebanyak 1,63 x 108 sel/mL, dan Favites sp. sebanyak 0,97 x 108 sel/mL. Porites sp.memiliki pertumbuhan paling rendah dibandingkan dengan Acropora sp.dan Favites sp.Perbedaan pertumbuhan Zooxanthellae diperkirakan karena perbedaan jenis clade Zooxanthellae dari ketiga karang tersebut.Kata Kunci : Clade, densitas, lingkungan, pertumbuhan, spesies.
Title: PERTUMBUHAN ZOOXANTHELLAE BERDASARKAN TIGA SPESIES KARANG BERBEDA DARI PERAIRAN PULAU PANJANG, JEPARA
Description:
Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem khas perairan pesisir tropik, yang ditandai dengan keanekaragaman jenis biota tinggi yang hidup di dalamnya.
Zooxanthellae adalah salah satu penyusun karang yang paling penting.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju pertumbuhan Zooxanthellae dari tiga jenis inang karang yang berbeda dan juga mengetahui faktor fisik yang mempengaruhi pertumbuhan Zooxanthellae.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2019 di Laboratorium Pengembangan Wilayah Pantai (LPWP) Jepara dengan pengambilan spesimen karang di perairan Pulau Panjang.
Data hasil pengukuran laju pertumbuhan di analisis menggunakan SPSS Anova One Way dan data hasil pengukuran fisik dikaji secara deskriptif.
Densitas awal Zooxanthellae yang ditanam dari spesies Acropora sp.
sebanyak 1,70 x 108 sel/mL, Porites sp.
sebanyak 1,74 x 108 sel/mL, dan spesies Favites sp.
sebanyak 1,77 x 108 sel/mL.
Faktor lingkungan yang dikontrol meliputi cahaya, suhu, salinitas, pH, dan nutrien mempengaruhi pola pertumbuhan Zooxanthellae.
Rata-rata densitas Zooxanthellae dari spesies Acropora sp.
sebanyak 1,57 x 108 sel/mL, Porites sp.
sebanyak 1,63 x 108 sel/mL, dan Favites sp.
sebanyak 0,97 x 108 sel/mL.
Porites sp.
memiliki pertumbuhan paling rendah dibandingkan dengan Acropora sp.
dan Favites sp.
Perbedaan pertumbuhan Zooxanthellae diperkirakan karena perbedaan jenis clade Zooxanthellae dari ketiga karang tersebut.
Kata Kunci : Clade, densitas, lingkungan, pertumbuhan, spesies.

Related Results

Status taksonomi iktiofauna endemik perairan tawar Sulawesi
Status taksonomi iktiofauna endemik perairan tawar Sulawesi
The freshwaters of Sulawesi are the habitat of numerous endemic Indonesian ichthyofauna that are not found anywhere else in the world. About 68 endemic fish species described from ...
Struktur Komunitas Karang dan Ikan Karang di Perairan Pulau Pahawang
Struktur Komunitas Karang dan Ikan Karang di Perairan Pulau Pahawang
Pulau Pahawang merupakan salah satu pulau di Provinsi Lampung yang memiliki ekosistem laut yang beragam, salah satunya adalah ekosistem terumbu karang. Ekosistem terumbu karang ban...
SEBARAN DAN KELIMPAHAN IKAN KARANG DI PERAIRAN PULAU LIUKANGLOE, KABUPATEN BULUKUMBA
SEBARAN DAN KELIMPAHAN IKAN KARANG DI PERAIRAN PULAU LIUKANGLOE, KABUPATEN BULUKUMBA
Ikan karang merupakan ikan  yang berasosiasi dengan terumbu karang dan keberadaannya ditentukan oleh variasi dan kompleksitas terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengana...
Diversitas Ikan Karang pada Berbagai Variasi Substrat Karang Mati di Perairan Pulau Liukangloe, Kabupaten Bulukumba
Diversitas Ikan Karang pada Berbagai Variasi Substrat Karang Mati di Perairan Pulau Liukangloe, Kabupaten Bulukumba
Microhabitat variation was one of the key factors that determine diversity of organism associated in coral reefs. The purposed of this study was to analyze species richness and den...
Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Perairan Utara Pulau Cempedak Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Perairan Utara Pulau Cempedak Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
Pulau Cempedak termasuk wilayah kawasan konservasi perairan kecamatan Kendawangan, kabupaten Ketapang. Secara geografis, pulau Cempedak telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan ...
Distribusi karang keras (Scleractinia) sebagai penyusun utama ekosistem terumbu karang di Gosong Karang Pakiman, Pulau Bawean
Distribusi karang keras (Scleractinia) sebagai penyusun utama ekosistem terumbu karang di Gosong Karang Pakiman, Pulau Bawean
The objective of this research was to assess the condition and distribution of stony corals Scleractinian order at Karang Pakiman reef, Bawean Islands, Gresik. This research was co...
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
VALUASI EKONOMI EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PULAU ENGGANO, KABUPATEN BENGKULU UTARA, PROVINSI BENGKULU
VALUASI EKONOMI EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PULAU ENGGANO, KABUPATEN BENGKULU UTARA, PROVINSI BENGKULU
Pulau Enggano dengan luas ± 400,6 km2 (± 40.600 hektar) adalah sebuah pulau kecil terluar di Provinsi Bengkulu yang terletak di Perairan Barat Sumatera, dan termasuk wilayah Kabupa...

Back to Top