Javascript must be enabled to continue!
Penguatan Kompetensi Guru: Implementasi Asesmen dan Pembelajaran Terdiferensiasi di Sekolah Penggerak
View through CrossRef
Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah dalam menerapkan asesmen dan pembelajaran terdiferensiasi di SMA yang tergabung dalam Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh. Program ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pendampingan berbasis lokakarya interaktif yang mengintegrasikan pembelajaran kolaboratif dan reflektif. Kegiatan ini melibatkan tiga sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Sinabang, SMA Negeri 3 Sinabang, dan SMA Negeri 3 Teupah Selatan, dengan peserta terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, dan dua perwakilan guru dari masing-masing sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep asesmen dan pembelajaran terdiferensiasi, di mana peserta mencapai pemahaman mendalam setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, guru berhasil menyusun rencana pembelajaran yang mengintegrasikan asesmen dengan strategi pembelajaran terdiferensiasi, sementara kepala sekolah dan pengawas sekolah menyusun kebijakan dukungan dan strategi supervisi berbasis data asesmen. Implementasi rencana aksi nyata di masing-masing sekolah menunjukkan bahwa program ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang berbasis pada kebutuhan peserta didik. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung tujuan Program Sekolah Penggerak dan dapat menjadi model untuk direplikasi di wilayah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih inklusif.
Title: Penguatan Kompetensi Guru: Implementasi Asesmen dan Pembelajaran Terdiferensiasi di Sekolah Penggerak
Description:
Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah dalam menerapkan asesmen dan pembelajaran terdiferensiasi di SMA yang tergabung dalam Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh.
Program ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pendampingan berbasis lokakarya interaktif yang mengintegrasikan pembelajaran kolaboratif dan reflektif.
Kegiatan ini melibatkan tiga sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Sinabang, SMA Negeri 3 Sinabang, dan SMA Negeri 3 Teupah Selatan, dengan peserta terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, dan dua perwakilan guru dari masing-masing sekolah.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep asesmen dan pembelajaran terdiferensiasi, di mana peserta mencapai pemahaman mendalam setelah mengikuti pelatihan.
Selain itu, guru berhasil menyusun rencana pembelajaran yang mengintegrasikan asesmen dengan strategi pembelajaran terdiferensiasi, sementara kepala sekolah dan pengawas sekolah menyusun kebijakan dukungan dan strategi supervisi berbasis data asesmen.
Implementasi rencana aksi nyata di masing-masing sekolah menunjukkan bahwa program ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang berbasis pada kebutuhan peserta didik.
Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung tujuan Program Sekolah Penggerak dan dapat menjadi model untuk direplikasi di wilayah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih inklusif.
Related Results
ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI): MANFAAT UNTUK MENUNJANG KONTEN DAN ASESMEN FORMATIF PEMBELAJARAN TERDIFERENSIASI
ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI): MANFAAT UNTUK MENUNJANG KONTEN DAN ASESMEN FORMATIF PEMBELAJARAN TERDIFERENSIASI
Pembelajaran terdiferensiasi merupakan pendekatan yang sangat penting dalam konteks pendidikan yang berpusat pada siswa. Metode ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap siswa me...
ARTIKEL KOMPETENSI GURU DALAM PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN E-LEARNING DI TENGAH PANDEMI COVID-19
ARTIKEL KOMPETENSI GURU DALAM PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN E-LEARNING DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Guru merupakan profesi yang memerlukan keahlian khusus. Tugas guru meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai hidup. Mengajar bera...
Peran Guru Penggerak dalam Meningkatkan Pemerataan Kualitas Kinerja Guru
Peran Guru Penggerak dalam Meningkatkan Pemerataan Kualitas Kinerja Guru
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru penggerak dalam meningkatkan pemerataan kualitas kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri 104267 Pegajahan. Fokus kajian pada pen...
Peran Sekolah Penggerak dalam Mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka
Peran Sekolah Penggerak dalam Mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka
Penelitian ini membahas peran sentral Sekolah Penggerak dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Indonesia. Kurikulum Merdeka merupakan upaya untuk menciptakan sistem guruan ...
PENYUSUNAN MODUL ASESMEN PEMBELAJARAN SEJARAH: PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU
PENYUSUNAN MODUL ASESMEN PEMBELAJARAN SEJARAH: PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU
Salah satu karakteristik utama dalam pembelajaran paradigma baru kurikulum merdeka belajar ini adalah mengacu pada pembelajaran yang terpusat pada siswa. Pada pembelaran paradigma ...
TIPS DAN TEKNIS PENGEMBANGAN KOMPETENSI DIRI MENJADI GURU VIRTUAL DI ERA DIGITAL
TIPS DAN TEKNIS PENGEMBANGAN KOMPETENSI DIRI MENJADI GURU VIRTUAL DI ERA DIGITAL
Makalah ini merupakan elaborasi dan penerapan penelitian dan publikasi “Guru Virtual Indonesia di Era Digital: Pengemas Masa Depan Generasi Emas” hasil proyek 2021. Tujuannya adala...
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
Kedudukan Asesmen Bagi Konselor Profesional
ABSTRAKKEDUDUKAN ASESMEN BAGI KONSELOR PROFESIONAL Oleh: Drs. Yusri, M.Pd., Kons.Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri PadangAsesmen bagi konselor bimbingan dan konse...
Trampolin Asesmen Kelas Perspektif Guru
Trampolin Asesmen Kelas Perspektif Guru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif guru tentang kelebihan dan kekurangan atau faktor pendukung dan penghambat dari implementasi asesmen berbasis kelas dan memaham...

