Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TIPS DAN TEKNIS PENGEMBANGAN KOMPETENSI DIRI MENJADI GURU VIRTUAL DI ERA DIGITAL

View through CrossRef
Makalah ini merupakan elaborasi dan penerapan penelitian dan publikasi “Guru Virtual Indonesia di Era Digital: Pengemas Masa Depan Generasi Emas” hasil proyek 2021. Tujuannya adalah menguraikan tiga kompetensi utama bagi guru agar tetap mumpuni di era disrupsi yang serba digital. Secara teknis, makalah ini menguraikan fungsi, tips, dan teknis agar guru dapat mewujudnyatakan ketiga kompetensi utama secara berkualitas dan praktis. Ketiga kompetensi tersebut terkait dengan format dan tips serta teknis agar guru terampil menjadi: (1) Pengembang bahan ajar digital interaktif, (2) Penyampai materi pembelajaran digital berbasis virtual, dan (3) Penyusun asesmen pembelajaran daring. Bersamaan dengan itu, disajikan pula karakter utama dan pola pikir guru agar tetap mumpuni dalam pembelajaran daring, termasuk luring. Faktor penggerak lahirnya gagasan ini guna merespons fenomena akibat pandemi global awal 2020. Kajian juga mempertimbangkan implikasi disuruptif kolektif dan konsekuensinya terhadap dunia pendidikan, tepatnya terhadap proses pembelajaran. Turbulensi akibat Globalisasi dan Revolusi Industri 4.0, termasuk Society 5.0 dan tuntutan Tujuan Pembanguan Berkelanjutan, merupakan latar lahirnya gagasan ini. Kajian sebelumnya mampu memformulasikan gagasan memperluas cakrawala guru virtual era digital. Diharapkan agar guru tetap terampil menjalankan amanah meski terjadi pergeseran pembelajaran secara mendadak dari tatap muka ke tatap maya. Kajian ini diharapkan juga mampu memberi gambaran bagi siswa dan orang tua agar tidak gagap mendadak berjamaah dan berkepanjangan sebagai implikasi pergeseran moda pembelajaran tersebut. Secara metodologis, kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif, tepatnya integrative literarure review. Setelah melalui empat fase proses secara prosedural (Desain, Pelaksanaan, Analisis dan Penulisan Hasil dan Pemerikasaan Ulang), kajian ini mampu memformulasikan cakrawala guru virtual era digital, yaitu: (1) Sepuluh karakteristik guru virtual era digital. (2) Transformasi diri menjadi guru virtual sesuai tuntutan pembelajaran abad 21 (transformasi secara kultural, fungsional, dan digital). (3) Cakap dalam tiga keterampilan teknikal guru virtual membangun generasi emas Indonesia (Kecakapan mengembangkan modul pembelajaran digital interaktif. Keterampilan mengemas deliveri pembelajaran digital secara virtual. Keahlian menyusun asesmen pembelajaran daring). (4) Menguasai tips praktis menjadi guru virtual menerapkan growth mindset agar adaptif secara berkelanjutan meski selalu ada pergeseran.
Title: TIPS DAN TEKNIS PENGEMBANGAN KOMPETENSI DIRI MENJADI GURU VIRTUAL DI ERA DIGITAL
Description:
Makalah ini merupakan elaborasi dan penerapan penelitian dan publikasi “Guru Virtual Indonesia di Era Digital: Pengemas Masa Depan Generasi Emas” hasil proyek 2021.
Tujuannya adalah menguraikan tiga kompetensi utama bagi guru agar tetap mumpuni di era disrupsi yang serba digital.
Secara teknis, makalah ini menguraikan fungsi, tips, dan teknis agar guru dapat mewujudnyatakan ketiga kompetensi utama secara berkualitas dan praktis.
Ketiga kompetensi tersebut terkait dengan format dan tips serta teknis agar guru terampil menjadi: (1) Pengembang bahan ajar digital interaktif, (2) Penyampai materi pembelajaran digital berbasis virtual, dan (3) Penyusun asesmen pembelajaran daring.
Bersamaan dengan itu, disajikan pula karakter utama dan pola pikir guru agar tetap mumpuni dalam pembelajaran daring, termasuk luring.
Faktor penggerak lahirnya gagasan ini guna merespons fenomena akibat pandemi global awal 2020.
Kajian juga mempertimbangkan implikasi disuruptif kolektif dan konsekuensinya terhadap dunia pendidikan, tepatnya terhadap proses pembelajaran.
Turbulensi akibat Globalisasi dan Revolusi Industri 4.
0, termasuk Society 5.
0 dan tuntutan Tujuan Pembanguan Berkelanjutan, merupakan latar lahirnya gagasan ini.
Kajian sebelumnya mampu memformulasikan gagasan memperluas cakrawala guru virtual era digital.
Diharapkan agar guru tetap terampil menjalankan amanah meski terjadi pergeseran pembelajaran secara mendadak dari tatap muka ke tatap maya.
Kajian ini diharapkan juga mampu memberi gambaran bagi siswa dan orang tua agar tidak gagap mendadak berjamaah dan berkepanjangan sebagai implikasi pergeseran moda pembelajaran tersebut.
Secara metodologis, kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif, tepatnya integrative literarure review.
Setelah melalui empat fase proses secara prosedural (Desain, Pelaksanaan, Analisis dan Penulisan Hasil dan Pemerikasaan Ulang), kajian ini mampu memformulasikan cakrawala guru virtual era digital, yaitu: (1) Sepuluh karakteristik guru virtual era digital.
(2) Transformasi diri menjadi guru virtual sesuai tuntutan pembelajaran abad 21 (transformasi secara kultural, fungsional, dan digital).
(3) Cakap dalam tiga keterampilan teknikal guru virtual membangun generasi emas Indonesia (Kecakapan mengembangkan modul pembelajaran digital interaktif.
Keterampilan mengemas deliveri pembelajaran digital secara virtual.
Keahlian menyusun asesmen pembelajaran daring).
(4) Menguasai tips praktis menjadi guru virtual menerapkan growth mindset agar adaptif secara berkelanjutan meski selalu ada pergeseran.

Related Results

ARTIKEL KOMPETENSI GURU DALAM PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN E-LEARNING DI TENGAH PANDEMI COVID-19
ARTIKEL KOMPETENSI GURU DALAM PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN E-LEARNING DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Guru merupakan profesi yang memerlukan keahlian khusus. Tugas guru meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai hidup. Mengajar bera...
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
The aims of this meta-analysis study are to find out how professional competence on postgraduate research results of Jakarta State University. The object of this study is to analyz...
Paradigma Kompetensi Guru
Paradigma Kompetensi Guru
Kompetensi adalah pijakan untuk mengetahui kualifikasi seorang guru. Guru wajib untuk menguasai empat kompetensi dasar guru, yaitu Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kom...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Tingkat Ketercapaian Kompetensi Pedagogi Dan Profesional Guru SMP Negeri 1 Hu’u Dompu
Analisis Tingkat Ketercapaian Kompetensi Pedagogi Dan Profesional Guru SMP Negeri 1 Hu’u Dompu
Abstract: Teachers' pedagogical and professional competencies are important to develop. In the 21st century teachers are required to build effective relationships with students and...
MENJADI GURU PROFESIONAL (ISU DAN TANTANGAN MASA DEPAN)
MENJADI GURU PROFESIONAL (ISU DAN TANTANGAN MASA DEPAN)
Abstract, Teaching it is an art because every teacher has their own style and characteristics. Therefore, every teacher has different styles and techniques in teaching. So is their...
KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL GURU PENJASKES
KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL GURU PENJASKES
Kompetensi pedagogik dan profesional sangatlah penting untuk dimiliki oleh semua guru khususnya guru penjaskes, yang mengajar di sekolah negeri ataupun swasta, sesuai dengan undang...

Back to Top