Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perawatan Ortodontik Gigitan Terbuka Anterior

View through CrossRef
Perawatan gigitan terbuka anterior telah lama dianggap sebagai tantangan bagi ortodontis. Prevalensi gigitan terbuka anterior antara 3,5% hingga 11% terdapat pada berbagai usia dan kelompok etnis, serta ada sekitar 17% pasien ortodonti memiliki gigitan terbuka. Stabilitas hasil perawatan gigitan terbuka anterior sangat sulit, karena adanya kombinasi diskrepansi anteroposterior dengan gigitan terbuka skeletal sehingga dibutuhkan tingkat keterampilan diagnosis dan klinis yang tinggi. Etiologi gigitan terbuka anterior sangat kompleks karena dapat melibatkan skeletal, dental, dan faktor-faktor habitual. Eliminasi faktor etiologi merupakan hal yang penting dalam perawatan gigitan terbuka anterior. Berbagai cara perawatan untuk koreksi gigitan terbuka anterior diantaranya bedah ortognatik dan perawatan ortodontik kamuflase, seperti high-pull headgear, chincup, bite blocks, alatfungsional, pencabutan gigi, multi-loop edgewise archwires dan mini implan. Stabilitas hasil perawatan adalah kriteria yang paling penting dalam menentukan cara perawatan gigitan terbuka anterior.Orthodontic Treatment of Anterior Open Bite. An anterior open bite therapy has long been considered a challenge to orthodontist. The prevalence of anterior openbite range from 3,5 % to 11% among various age and ethnic groups and it has been shown that approximately 17% of orthodontic patients have open bite. Stability of treatment result of anterior open bite with well-maintained results is difficult, because the combination of anteroposteriorly discrepancy with skeletal open bite requires the highest degree of diagnostic and clinical skill. The etiology is complex, potentially involving skeletal, dental and habitual factors. The importance of an anterior open bite therapy is to eliminate the cause of the open bite. Various treatment modalities for the correction of an anterior open bite have been proposed, orthognatic surgery and orthodontic camouflage treatment such as high-pull headgear, chin cup, bite blocks, functional appliances, extractions, multi-loop edgewise arch wires and mini implant. The stability is the most important criterion in deciding the treatment method for anterior open bite malocclusion.
Title: Perawatan Ortodontik Gigitan Terbuka Anterior
Description:
Perawatan gigitan terbuka anterior telah lama dianggap sebagai tantangan bagi ortodontis.
Prevalensi gigitan terbuka anterior antara 3,5% hingga 11% terdapat pada berbagai usia dan kelompok etnis, serta ada sekitar 17% pasien ortodonti memiliki gigitan terbuka.
Stabilitas hasil perawatan gigitan terbuka anterior sangat sulit, karena adanya kombinasi diskrepansi anteroposterior dengan gigitan terbuka skeletal sehingga dibutuhkan tingkat keterampilan diagnosis dan klinis yang tinggi.
Etiologi gigitan terbuka anterior sangat kompleks karena dapat melibatkan skeletal, dental, dan faktor-faktor habitual.
Eliminasi faktor etiologi merupakan hal yang penting dalam perawatan gigitan terbuka anterior.
Berbagai cara perawatan untuk koreksi gigitan terbuka anterior diantaranya bedah ortognatik dan perawatan ortodontik kamuflase, seperti high-pull headgear, chincup, bite blocks, alatfungsional, pencabutan gigi, multi-loop edgewise archwires dan mini implan.
Stabilitas hasil perawatan adalah kriteria yang paling penting dalam menentukan cara perawatan gigitan terbuka anterior.
Orthodontic Treatment of Anterior Open Bite.
An anterior open bite therapy has long been considered a challenge to orthodontist.
The prevalence of anterior openbite range from 3,5 % to 11% among various age and ethnic groups and it has been shown that approximately 17% of orthodontic patients have open bite.
Stability of treatment result of anterior open bite with well-maintained results is difficult, because the combination of anteroposteriorly discrepancy with skeletal open bite requires the highest degree of diagnostic and clinical skill.
The etiology is complex, potentially involving skeletal, dental and habitual factors.
The importance of an anterior open bite therapy is to eliminate the cause of the open bite.
Various treatment modalities for the correction of an anterior open bite have been proposed, orthognatic surgery and orthodontic camouflage treatment such as high-pull headgear, chin cup, bite blocks, functional appliances, extractions, multi-loop edgewise arch wires and mini implant.
The stability is the most important criterion in deciding the treatment method for anterior open bite malocclusion.

Related Results

Prevalensi Maloklusi Anterior pada Anak Usia 8-12 tahun di SDN Renged 1 Tangerang
Prevalensi Maloklusi Anterior pada Anak Usia 8-12 tahun di SDN Renged 1 Tangerang
Abstract: Epidemiologic data on the prevalence of malocclusion is an important determinant in planning appropriate orthodontic services. This study aimed to describe the prevalence...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
Gambaran Kemandirian Melakukan Perawatan Diri Pada Pasien Skizofrenia
Gambaran Kemandirian Melakukan Perawatan Diri Pada Pasien Skizofrenia
Pasien skizofrenia sering mengabaikan perawatan dirinya karena stressor yang berat dan sulit ditangani pasien. Akibatnya  pasien kurang memperhatikan perawatan diri, sehingga tidak...
Pelatihan Perawatan Bayi Baru Lahir
Pelatihan Perawatan Bayi Baru Lahir
Bayi baru lahir (BBL) sangat rentan terhadap infeksi yang disebabkan oleh paparan virus dan kuman selama proses persalinan maupun beberapa saat setelah lahir. Perawatan BBL yang ti...
Stability of anterior segments in patients with moderate and high myopia one year after SMILE
Stability of anterior segments in patients with moderate and high myopia one year after SMILE
Abstract Background: SMILE is one of the most leading-edge corneal refractive surgery.In our study, we aim to investigate the stability of anterior segments in patients wit...
Studi Fenomenologi : Budaya Perawatan Neonatus Di Kabupaten Kulon Progo
Studi Fenomenologi : Budaya Perawatan Neonatus Di Kabupaten Kulon Progo
Masa neonatal yaitu usia bayi 0-28 hari menjadi masa yang paling kritis untuk kehidupan bayi. Hal ini karena dua pertiga atau sebesar 60 % kematian bayi terjadi dalam empat minggu ...
ANALISIS MATURITY LEVEL TATA KELOLA IT MENGGUNAKAN FRAMEWORK ITIL V3 DOMAIN SERVICE OPERATION PADA UNIVERSITAS TERBUKA PALEMBANG
ANALISIS MATURITY LEVEL TATA KELOLA IT MENGGUNAKAN FRAMEWORK ITIL V3 DOMAIN SERVICE OPERATION PADA UNIVERSITAS TERBUKA PALEMBANG
Universitas Terbuka  (UT) merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke-45 di Indonesia yang menerapkan sistem belajar terbuka dan jarak jauh. Universitas Terbuka menyediakan layanan ...

Back to Top