Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Kemandirian Melakukan Perawatan Diri Pada Pasien Skizofrenia
View through CrossRef
Pasien skizofrenia sering mengabaikan perawatan dirinya karena stressor yang berat dan sulit ditangani pasien. Akibatnya pasien kurang memperhatikan perawatan diri, sehingga tidak mau merawat dirinya sendiri seperti mandi, berpakaian, berhias, makan, maupun buang air besar dan buang air kecil. Tujuan ini untuk mengetahui gambaran kemandirian melakukan perawatan diri pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 93 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur kemandirian melaksanakan perawatan diri menggunakan lembar observasi dengan skala pengkajian Gordon. Hasil penelitian menunjukkan kemandirian melakukan perawatan diri mandi sebagian besar yaitu 73 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan, berpakian sebagian besar responden yaitu 76 responden (81,7%) dalam kategori memerlukan bantuan, perawatan diri makan sebagian besar responden yaitu 73 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan, toileting sebagian besar yaitu 47 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan. Kemandirian melakukan perawatan diri pada pasien skizofrenia sebagian besar responden yaitu 59 responden (63,4%) dalam kategori memerlukan bantuan. Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi perawatan klien dengan deficit perawatan diri, agar membuat kebijakan untuk pasien ganti pakaian agar bisa diusahakan ganti pakaian setiap hari
Title: Gambaran Kemandirian Melakukan Perawatan Diri Pada Pasien Skizofrenia
Description:
Pasien skizofrenia sering mengabaikan perawatan dirinya karena stressor yang berat dan sulit ditangani pasien.
Akibatnya pasien kurang memperhatikan perawatan diri, sehingga tidak mau merawat dirinya sendiri seperti mandi, berpakaian, berhias, makan, maupun buang air besar dan buang air kecil.
Tujuan ini untuk mengetahui gambaran kemandirian melakukan perawatan diri pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.
Jumlah sampel sebanyak 93 orang.
Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling.
Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur kemandirian melaksanakan perawatan diri menggunakan lembar observasi dengan skala pengkajian Gordon.
Hasil penelitian menunjukkan kemandirian melakukan perawatan diri mandi sebagian besar yaitu 73 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan, berpakian sebagian besar responden yaitu 76 responden (81,7%) dalam kategori memerlukan bantuan, perawatan diri makan sebagian besar responden yaitu 73 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan, toileting sebagian besar yaitu 47 responden (78,5%) dalam kategori memerlukan bantuan.
Kemandirian melakukan perawatan diri pada pasien skizofrenia sebagian besar responden yaitu 59 responden (63,4%) dalam kategori memerlukan bantuan.
Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi perawatan klien dengan deficit perawatan diri, agar membuat kebijakan untuk pasien ganti pakaian agar bisa diusahakan ganti pakaian setiap hari.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Efektifitas Progressive Muscle Relaxation Techniques Terhadap Kecemasan Pada Pasien Skizofrenia: Literature Review
Efektifitas Progressive Muscle Relaxation Techniques Terhadap Kecemasan Pada Pasien Skizofrenia: Literature Review
Skizofrenia menempati urutan ketiga di beban penyakit gangguan jiwa Indonesia tahun 2017. Prevalensi kecemasan pada pasien skizofrenia cukup tinggi dan memengaruhi gejala psikotik ...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kesejahteraan Subjektif Caregiver Orang dengan Skizofrenia di Bantur Malang
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kesejahteraan Subjektif Caregiver Orang dengan Skizofrenia di Bantur Malang
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang memerlukan caregiver. Perawatan orang dengan skizofrenia di rumah dapat menjadi beban bagi caregiver seperti kesulitan dalam menangan...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Perbandingan Skor Positive and Negative Syndrome Scale Antara Skizofrenia Awitan Remaja dan Awitan Dewasa
Perbandingan Skor Positive and Negative Syndrome Scale Antara Skizofrenia Awitan Remaja dan Awitan Dewasa
Pendahuluan: Skizofrenia awitan remaja meliputi sebagian kecil dari populasi pasien skizofrenia, namun memiliki derajat keparahan gejala yang lebih berat sehingga mempengaruhi kual...
KORELASI ANTARA BEBAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI KELUARGA PADA PENDERITA SKIZOFRENIA
KORELASI ANTARA BEBAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI KELUARGA PADA PENDERITA SKIZOFRENIA
Abstract : Schizophrenia is one of the diseases that are chronic. Approximately 40% -90% of people with schizophrenia live with their family, So the family to be part of the most r...
TAK stimulasi persepsi berpengaruh terhadap perawatan kebersihan diri klien skizofrenia
TAK stimulasi persepsi berpengaruh terhadap perawatan kebersihan diri klien skizofrenia
Latar Belakang : Skizofrenia dengan gejala defisit perawatan diri yang merupakan gejala nomor dua terbanyak di RSJ Provinsi Jambi, pada saat klien melakukan perawatan kebersihan di...
Hubungan Antara Pemberi Rawatan Dengan Tugas KesehatanKeluarga Pada Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran
Hubungan Antara Pemberi Rawatan Dengan Tugas KesehatanKeluarga Pada Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran
Skizofrenia dengan halusinasi memiliki kesulitan dalam menjalankan pekerjaan bahkan dalam merawat diri sendiri. Keluarga sebagai pemberi rawatan melakukan peran yang penting dalam ...

