Javascript must be enabled to continue!
PERSEPSI PERAWATAN MANDIRI PASIEN TUBERKULOSIS
View through CrossRef
Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kontaminasi bakteri. Masalah ini telah menjadi perhatian dan kewaspadaan dunia secara global karena tingkat infeksi dan kematiannya yang tinggi. Salah satu upaya tingkat pemulihannya adalah kemampuan pasien melakukan perawatan diri yang terdiri dari pengobatan, pencegahan dan infeksi, pemenuhan nutrisi, dan peningkatan kepercayaan diri pasien. Kemampuan mereka melakukan perawatan diri akan memaksimalkan proses pengobatan yang lengkap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi pasien tuberkulosis tentang perawatan mandiri di Puskesmas Sentosa Baru, Medan. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 18 pasien, diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dari Oktober, 2018 hingga Januari 2019. Partisipan dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga kelompok besar untuk mendapatkan data yang baik yaitu kelompok pasien tuberkulosis yang sedang menjalani pengobatan, kelompok pasien yang gagal dalam pengobatan dan kelompok pasien yang sukses dalam pengobatan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisa kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari FGD dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima tema: 1) kurangnya pemahaman pasien tuberkulosis tentang tuberkulosis, 2) kurangnya pemahaman pasien tuberculosis tentang perawatan mandiri tuberkulosis, 3) kurangnya kesadaran dalam melakukan perawatan mandiri, 4) hambatan implementasi perawatan mandiri, 5) faktor pendukung pelaksanaan perawatan mandiri pasien tuberkulosis. Penelitian telah menghasilkan persepsi pasien tuberkulosis tentang perawatan mandiri. Perawatan mandisi diperlukan untuk keberhasilan pengobatan tuberkulosis sehingga dapat dinyatakan berhasil menjalankan perawatan mandiri hingga akhir. Kata kunci: Tuberkulosis; perawatan mandiri; persepsi Abstract Perception of mandiri tuberculosis patient care. Tuberculosis is an infectious disease caused by bacterial contamination. This problem has become a global concern and awareness because of the high rates of infection and death. One of the efforts to restore the level is the ability of patients to carry out self-care which consists of treatment, prevention and infection, fulfillment of nutrition, and increased patient confidence. Their ability to carry out self-care will maximize the complete treatment process. The purpose of this study was to explore the perceptions of tuberculosis patients about self-care at Sentosa Baru Health Center, Medan. The design of this study is qualitative research with a phenomenological approach. This study uses qualitative research methods with a phenomenological approach. Participants in this study were 18 patients, taken using a purposive sampling technique from October, 2018 to January 2019. Participants in this study were divided into three large groups to obtain good data, namely groups of tuberculosis patients undergoing treatment, groups of patients who failed treatment and groups of patients who are successful in treatment. The collected data was analyzed using qualitative analysis. Qualitative data was obtained from the FGD and in-depth interviews. The results showed that there were five themes: 1) lack of understanding of tuberculosis patients about tuberculosis, 2) lack of understanding of tuberculosis patients on tuberculosis self-care, 3) lack of awareness in carrying out self-care, 4) barriers to implementation of self-care, 5) supporting factors for treatment implementation independent tuberculosis patients. Research has produced tuberculosis patients' perceptions of self-care. Maintenance mandates are needed for the success of tuberculosis treatment so that it can be declared successful in running self-care until the end..Keywords: Tuberculosis; self care; persepsion
Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah
Title: PERSEPSI PERAWATAN MANDIRI PASIEN TUBERKULOSIS
Description:
Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kontaminasi bakteri.
Masalah ini telah menjadi perhatian dan kewaspadaan dunia secara global karena tingkat infeksi dan kematiannya yang tinggi.
Salah satu upaya tingkat pemulihannya adalah kemampuan pasien melakukan perawatan diri yang terdiri dari pengobatan, pencegahan dan infeksi, pemenuhan nutrisi, dan peningkatan kepercayaan diri pasien.
Kemampuan mereka melakukan perawatan diri akan memaksimalkan proses pengobatan yang lengkap.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi pasien tuberkulosis tentang perawatan mandiri di Puskesmas Sentosa Baru, Medan.
Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 18 pasien, diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dari Oktober, 2018 hingga Januari 2019.
Partisipan dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga kelompok besar untuk mendapatkan data yang baik yaitu kelompok pasien tuberkulosis yang sedang menjalani pengobatan, kelompok pasien yang gagal dalam pengobatan dan kelompok pasien yang sukses dalam pengobatan.
Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisa kualitatif.
Data kualitatif diperoleh dari FGD dan wawancara mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima tema: 1) kurangnya pemahaman pasien tuberkulosis tentang tuberkulosis, 2) kurangnya pemahaman pasien tuberculosis tentang perawatan mandiri tuberkulosis, 3) kurangnya kesadaran dalam melakukan perawatan mandiri, 4) hambatan implementasi perawatan mandiri, 5) faktor pendukung pelaksanaan perawatan mandiri pasien tuberkulosis.
Penelitian telah menghasilkan persepsi pasien tuberkulosis tentang perawatan mandiri.
Perawatan mandisi diperlukan untuk keberhasilan pengobatan tuberkulosis sehingga dapat dinyatakan berhasil menjalankan perawatan mandiri hingga akhir.
Kata kunci: Tuberkulosis; perawatan mandiri; persepsi Abstract Perception of mandiri tuberculosis patient care.
Tuberculosis is an infectious disease caused by bacterial contamination.
This problem has become a global concern and awareness because of the high rates of infection and death.
One of the efforts to restore the level is the ability of patients to carry out self-care which consists of treatment, prevention and infection, fulfillment of nutrition, and increased patient confidence.
Their ability to carry out self-care will maximize the complete treatment process.
The purpose of this study was to explore the perceptions of tuberculosis patients about self-care at Sentosa Baru Health Center, Medan.
The design of this study is qualitative research with a phenomenological approach.
This study uses qualitative research methods with a phenomenological approach.
Participants in this study were 18 patients, taken using a purposive sampling technique from October, 2018 to January 2019.
Participants in this study were divided into three large groups to obtain good data, namely groups of tuberculosis patients undergoing treatment, groups of patients who failed treatment and groups of patients who are successful in treatment.
The collected data was analyzed using qualitative analysis.
Qualitative data was obtained from the FGD and in-depth interviews.
The results showed that there were five themes: 1) lack of understanding of tuberculosis patients about tuberculosis, 2) lack of understanding of tuberculosis patients on tuberculosis self-care, 3) lack of awareness in carrying out self-care, 4) barriers to implementation of self-care, 5) supporting factors for treatment implementation independent tuberculosis patients.
Research has produced tuberculosis patients' perceptions of self-care.
Maintenance mandates are needed for the success of tuberculosis treatment so that it can be declared successful in running self-care until the end.
Keywords: Tuberculosis; self care; persepsion.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
ABSTRAK Tuberkulosis Paru telah menjadi masalah kesehatan yang utama di dunia dan angka keberhasilan pengobatan merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui tingkat...
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Gambaran Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Puskesmas Kabupaten Banyuwangi
Gambaran Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Puskesmas Kabupaten Banyuwangi
Obat Anti Tuberkulosis merupakan obat yang digunakan sebagai terapi farmakologi pada pasien Tuberkulosis. Obat tersebut diberikan oleh Pemerintah sebagai obat program. Pasien Tuber...
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
Gambaran Status Gizi Pasien Tuberkulosis Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang
AbstrakPrevalensi kejadian tuberkulosis pada anak di Sumatera Barat cukup tinggi, salah satu faktor risikonya adalah status gizi. Anak dengan gizi buruk akan mengakibatkan kekurusa...
Hubungan Fase Pengobatan Tuberkulosis dengan Status Gizi Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Cakranegara
Hubungan Fase Pengobatan Tuberkulosis dengan Status Gizi Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Cakranegara
Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan kasus Tuberkulosis tertinggi nomor tiga di dunia. Infeksi TB dapat menyebabkan penurunan nafsu makan dan perubahan metabolisme tub...
Karakteristik Pasien Tuberkulosis Paru dengan Anemia di RSUD Al-Ihsan Tahun 2023
Karakteristik Pasien Tuberkulosis Paru dengan Anemia di RSUD Al-Ihsan Tahun 2023
Abstract. Tuberculosis (TB) is a disease caused by Mycobacterium tuberculosis infection. Indonesia is in 3rd place in the country with the highest TB cases in the world after India...

