Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Puskesmas Kabupaten Banyuwangi

View through CrossRef
Obat Anti Tuberkulosis merupakan obat yang digunakan sebagai terapi farmakologi pada pasien Tuberkulosis. Obat tersebut diberikan oleh Pemerintah sebagai obat program. Pasien Tuberkulosis dapat memperoleh obat tersebut di Puskesmas. Tujuan penelitian ini  yaitu mengetahui gambaran penggunaan Obat Anti Tuberkulosis di Puskemas Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional yang dilakukan secara retrospektif. Data yang dihasilkan berupa deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah resep obat anti tuberkulosis yang diperoleh dari unit farmasi 4 Puskesmas Kabupaten Banyuwangi. Penggunaan obat pada 4 Puskesmas adalah Kategori 1 dan 2 yaitu Puskesmas Klatak, Sobo, Genteng Kulon, dan Singotrunan masing-masing sejumlah 71 pasien (89,9%) dan 3 pasien (3,8%), 55 pasien (90,1%) dan 4 pasien (6,7%), 52 pasien (85,2%) dan 9 pasien (14,8%), dan 58 pasien (96,7%) dan 2 pasien (3,3%). Kategori anak hanya digunakan di Puskesmas Klatak dan Sobo masing-masing sejumlah 5 pasien (6,3%) dan 2 pasien (3,2%). Pengobatan kategori 1 digunakan pada 4 Puskesmas untuk pengobatan Tuberkulosis paru atau ekstra paru pasien baru. Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan Obat Anti Tuberkulosis terbanyak yang digunakan di Puskesmas Banyuwangi adalah Kategori 1.
Title: Gambaran Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Puskesmas Kabupaten Banyuwangi
Description:
Obat Anti Tuberkulosis merupakan obat yang digunakan sebagai terapi farmakologi pada pasien Tuberkulosis.
Obat tersebut diberikan oleh Pemerintah sebagai obat program.
Pasien Tuberkulosis dapat memperoleh obat tersebut di Puskesmas.
Tujuan penelitian ini  yaitu mengetahui gambaran penggunaan Obat Anti Tuberkulosis di Puskemas Kabupaten Banyuwangi.
Metode penelitian yang digunakan adalah observasional yang dilakukan secara retrospektif.
Data yang dihasilkan berupa deskriptif kuantitatif.
Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah resep obat anti tuberkulosis yang diperoleh dari unit farmasi 4 Puskesmas Kabupaten Banyuwangi.
Penggunaan obat pada 4 Puskesmas adalah Kategori 1 dan 2 yaitu Puskesmas Klatak, Sobo, Genteng Kulon, dan Singotrunan masing-masing sejumlah 71 pasien (89,9%) dan 3 pasien (3,8%), 55 pasien (90,1%) dan 4 pasien (6,7%), 52 pasien (85,2%) dan 9 pasien (14,8%), dan 58 pasien (96,7%) dan 2 pasien (3,3%).
Kategori anak hanya digunakan di Puskesmas Klatak dan Sobo masing-masing sejumlah 5 pasien (6,3%) dan 2 pasien (3,2%).
Pengobatan kategori 1 digunakan pada 4 Puskesmas untuk pengobatan Tuberkulosis paru atau ekstra paru pasien baru.
Kesimpulan penelitian ini yaitu penggunaan Obat Anti Tuberkulosis terbanyak yang digunakan di Puskesmas Banyuwangi adalah Kategori 1.

Related Results

Jual Obat Penggugur Di Bandung 081901222272 Cara Pakai Pil Aborsi Cytotec | Obat Aborsi Manjur Bandung
Jual Obat Penggugur Di Bandung 081901222272 Cara Pakai Pil Aborsi Cytotec | Obat Aborsi Manjur Bandung
Jual Obat Aborsi | Cara Aborsi Efektif | Obat Penggugur Kandungan AmpuhMEDICAL ABORSI —CARA ABORSI EFEKTIF —JUAL OBAT ABORSI MANJUR — OBAT PENDORONG JANIN EFEKTIF — OBAT ABORSI AMP...
Hubungan Jarak Rumah ke Puskesmas dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Patokbeusi Subang
Hubungan Jarak Rumah ke Puskesmas dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Patokbeusi Subang
Abstract. Tuberculosis is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis which is chronic. Based on WHO Burden Disease data (2018), tuberculosis is the top 10 di...

Back to Top