Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Jarak Rumah ke Puskesmas dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Patokbeusi Subang

View through CrossRef
Abstract. Tuberculosis is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis which is chronic. Based on WHO Burden Disease data (2018), tuberculosis is the top 10 disease causing death. Drugs to reduce the eradication of tuberculosis are tablets of fixed dose combination anti-tuberculosis drugs (OAT-KDT). Non-adherence in undergoing treatment will cause resistance to OAT-KDT. The purpose of this study was to analyze the relationship between the distance from home to the puskesmas with adherence to taking OAT-KDT at the Subang Patokbeusi Public Health Center during February–June 2021. This type of research was quantitative with an observational analysis method with a cross-sectional approach. Data were obtained from medical records of tuberculosis patients period Januari 2020–Januari 2021. Data analysis used the chi-square test. If there are cells <5 then the Fisher exact test is used. The number of samples were 68 people. Processing and analyzing data used statistical application SPSS 25.00 for Mac with a significance degree of p<0.005. Pulmonary TB patients with a distance from home to the health center <5 km, 5–10 km, and >10 km who were adherence to taking medication, 30/31 people, 31/32 people, and 3/5 people (p=0.003) consequentially it means that there was a significant relationship. In conclusion, there is a relationship between the distance from the house to the puskesmas with the compliance of tuberculosis patients in undergoing treatment. Abstrak.Tuberkulosis adalah penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang bersifat kronis. Berdasar atas data Burden Disease  WHO (2018), tuberkulosis menjadi penyakit 10 teratas penyebab kematian.  Obat untuk menurunkan eradikasi penyakit tuberkulosis, yaitu tablet obat anti-tuberkulosis kombinasi dosis tetap (OAT-KDT). Ketidakpatuhan dalam menjalani pengobatan akan menyebabkan resistensi terhadap OAT-KDT. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan jarak rumah ke puskesmas dengan kepatuhan meminum OAT-KDT di Puskesmas Patokbeusi Subang dilaksanakan Februari–Juni 2021. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasional analisis dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari medical record pasien tuberkulosis periode Januari 2020–Januari 2021. Analisis data menggunakan uji chi-square. Jika terdapat sel <5 maka digunakan uji  Eksak Fisher. Jumlah sampel 68 orang. Pengolahan dan analisis data menggunakan aplikasi statistika SPSS 25.00 for Mac dengan derajat kemaknaan p<0,005. Pasien TB paru dengan jarak rumah ke puskesmas <5 km, 5–10 km, dan >10 km yang patuh meminum obat berturut-turut 30/31 orang, 31/32 orang, dan 3/5 orang (p=0,003) artinya terdapat hubungan bermakna. Simpulan, terdapat hubungan jarak rumah ke puskesmas dengan kepatuhan pasien tuberkulosis dalam menjalani pengobatan.
Title: Hubungan Jarak Rumah ke Puskesmas dengan Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Patokbeusi Subang
Description:
Abstract.
Tuberculosis is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis which is chronic.
Based on WHO Burden Disease data (2018), tuberculosis is the top 10 disease causing death.
Drugs to reduce the eradication of tuberculosis are tablets of fixed dose combination anti-tuberculosis drugs (OAT-KDT).
Non-adherence in undergoing treatment will cause resistance to OAT-KDT.
The purpose of this study was to analyze the relationship between the distance from home to the puskesmas with adherence to taking OAT-KDT at the Subang Patokbeusi Public Health Center during February–June 2021.
This type of research was quantitative with an observational analysis method with a cross-sectional approach.
Data were obtained from medical records of tuberculosis patients period Januari 2020–Januari 2021.
Data analysis used the chi-square test.
If there are cells <5 then the Fisher exact test is used.
The number of samples were 68 people.
Processing and analyzing data used statistical application SPSS 25.
00 for Mac with a significance degree of p<0.
005.
Pulmonary TB patients with a distance from home to the health center <5 km, 5–10 km, and >10 km who were adherence to taking medication, 30/31 people, 31/32 people, and 3/5 people (p=0.
003) consequentially it means that there was a significant relationship.
In conclusion, there is a relationship between the distance from the house to the puskesmas with the compliance of tuberculosis patients in undergoing treatment.
Abstrak.
Tuberkulosis adalah penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang bersifat kronis.
Berdasar atas data Burden Disease  WHO (2018), tuberkulosis menjadi penyakit 10 teratas penyebab kematian.
  Obat untuk menurunkan eradikasi penyakit tuberkulosis, yaitu tablet obat anti-tuberkulosis kombinasi dosis tetap (OAT-KDT).
Ketidakpatuhan dalam menjalani pengobatan akan menyebabkan resistensi terhadap OAT-KDT.
Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan jarak rumah ke puskesmas dengan kepatuhan meminum OAT-KDT di Puskesmas Patokbeusi Subang dilaksanakan Februari–Juni 2021.
Jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasional analisis dengan pendekatan cross-sectional.
Data diperoleh dari medical record pasien tuberkulosis periode Januari 2020–Januari 2021.
Analisis data menggunakan uji chi-square.
Jika terdapat sel <5 maka digunakan uji  Eksak Fisher.
Jumlah sampel 68 orang.
Pengolahan dan analisis data menggunakan aplikasi statistika SPSS 25.
00 for Mac dengan derajat kemaknaan p<0,005.
Pasien TB paru dengan jarak rumah ke puskesmas <5 km, 5–10 km, dan >10 km yang patuh meminum obat berturut-turut 30/31 orang, 31/32 orang, dan 3/5 orang (p=0,003) artinya terdapat hubungan bermakna.
Simpulan, terdapat hubungan jarak rumah ke puskesmas dengan kepatuhan pasien tuberkulosis dalam menjalani pengobatan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
ABSTRAK          Tuberkulosis Paru telah menjadi masalah kesehatan yang utama di dunia dan angka keberhasilan pengobatan merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui tingkat...
HUBUNGAN MEDICATION RELATED BURDEN DENGAN KEPATUHAN TERAPI PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING PERIODE OKTOBER – NOVEMBER 2021
HUBUNGAN MEDICATION RELATED BURDEN DENGAN KEPATUHAN TERAPI PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING PERIODE OKTOBER – NOVEMBER 2021
Stroke  menduduki  urutan  ketiga  terbesar  penyebab  kematian  setelah  penyakit jantung  dan  kanker,  dengan  laju  mortalitas  18  %  sampai  37  %  untuk  stroke pertama dan ...
Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien TB Paru Dewasa Di Puskesmas Putri Ayu
Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien TB Paru Dewasa Di Puskesmas Putri Ayu
ABSTRAKPenyakit Turberkulosis adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka kegag...
KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PAIEN TB PARU
KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PAIEN TB PARU
AbstactDrug Compliance Drugs in Pulmonary TB Patients in the Work Area of Kunti Puskesmas and Puskesmas Kauman Kabupaten PonorogoBy: Malik Fajar RozaqiThe level of adherence in tre...
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS CILAMAYA KARAWANG
TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS CILAMAYA KARAWANG
Latar belakang Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular langsung yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tingkat kepatuhan pasien dalam meminum obat anti tuber...
PERSEPSI PERAWATAN MANDIRI PASIEN TUBERKULOSIS
PERSEPSI PERAWATAN MANDIRI PASIEN TUBERKULOSIS
Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kontaminasi bakteri. Masalah ini telah menjadi perhatian dan kewaspadaan dunia secara global karena tingkat infeksi dan ke...

Back to Top