Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN PENGELOLAAN PIUTANG UNTUK MEMINIMALKAN RISIKO TUNGGAKAN PIUTANG PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan piutang pada Koperasi Simpan Pinjam Bina Artha Mandiri (KSP BAM) Unit Natar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive, yakni tiga individu yang memiliki keterkaitan langsung dengan isu yang diteliti. Proses analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dan dilengkapi dengan analisis rasio piutang, yaitu Rasio Perputaran Piutang (RTO), Rata-rata Waktu Penagihan (ACP), Rasio Tunggakan, dan Rasio Penagihan. Hasil penelitian ini menunjukkan pengelolaan piutang di KSP BAM Unit Natar telah menerapkan prinsip kehati-hatian melalui pendekatan 5C, meskipun belum tertulis secara formal. Penetapan syarat kredit dituangkan dalam akad kredit, dan penagihan dilakukan rutin melalui kunjungan lapangan dua kali dalam seminggu. Kendala pengelolaan piutang meliputi penyalahgunaan data oleh karyawan, kurangnya ketelitian survei calon debitur, debitur kesulitan membayar angsuran piutang dan perpindahan tempat tinggal tanpa pemberitahuan. Upaya penyelesaian dilakukan melalui penagihan secara intensif, pengecekan lapangan dan penagihan ulang, serta pemberian sanksi administratif dan pemutihan piutang jika diperlukan. Berdasarkan analisis rasio keuangan, pengelolaan piutang dinilai cukup baik, meskipun rasio tunggakan masih tinggi dan pencapaian rasio penagihan belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam penagihan dan pengendalian tunggakan untuk menjaga kesehatan keuangan koperasi.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: KAJIAN PENGELOLAAN PIUTANG UNTUK MEMINIMALKAN RISIKO TUNGGAKAN PIUTANG PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan piutang pada Koperasi Simpan Pinjam Bina Artha Mandiri (KSP BAM) Unit Natar.
Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Informan penelitian dipilih secara purposive, yakni tiga individu yang memiliki keterkaitan langsung dengan isu yang diteliti.
Proses analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dan dilengkapi dengan analisis rasio piutang, yaitu Rasio Perputaran Piutang (RTO), Rata-rata Waktu Penagihan (ACP), Rasio Tunggakan, dan Rasio Penagihan.
Hasil penelitian ini menunjukkan pengelolaan piutang di KSP BAM Unit Natar telah menerapkan prinsip kehati-hatian melalui pendekatan 5C, meskipun belum tertulis secara formal.
Penetapan syarat kredit dituangkan dalam akad kredit, dan penagihan dilakukan rutin melalui kunjungan lapangan dua kali dalam seminggu.
Kendala pengelolaan piutang meliputi penyalahgunaan data oleh karyawan, kurangnya ketelitian survei calon debitur, debitur kesulitan membayar angsuran piutang dan perpindahan tempat tinggal tanpa pemberitahuan.
Upaya penyelesaian dilakukan melalui penagihan secara intensif, pengecekan lapangan dan penagihan ulang, serta pemberian sanksi administratif dan pemutihan piutang jika diperlukan.
Berdasarkan analisis rasio keuangan, pengelolaan piutang dinilai cukup baik, meskipun rasio tunggakan masih tinggi dan pencapaian rasio penagihan belum optimal.
Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam penagihan dan pengendalian tunggakan untuk menjaga kesehatan keuangan koperasi.
Related Results
Kebijakan Perlakuan Piutang Bermasalah pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur
Kebijakan Perlakuan Piutang Bermasalah pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur
ABSTRAKKoperasi simpan pinjam adalah salah satu koperasi dimana paling dominan yang digunakan masyarakat saat ini. Pinjaman kredit adalah salah satu sarana dimana masyarakat mengun...
Penerapan aplikasi perhimpunan simpan pinjam mandiri Paroki Padrepio Medan
Penerapan aplikasi perhimpunan simpan pinjam mandiri Paroki Padrepio Medan
Koperasi Perhimpunan Simpan Pinjam Mandiri Paroki Padrepio MedanĀ beralamat di Jalan Beringin III No 9 Helvetia Medan meliputi wilayah Gereja Katolik Paroki Padre Pio Helvetia Meda...
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM CREDIT UNION DAYA LESTARI SAMARINDA
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM CREDIT UNION DAYA LESTARI SAMARINDA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatanĀ KoperasiĀ Simpan Pinjam Credit Union Daya Lestari Samarinda dari tahun tahun 2018 yang beracuan pada Peraturan Deputi...
Pelayanan Koperasi Simpan Pinjam Kepada Masyarakat (Menurut UU Cipta Kerja & PP No. 7 Tahun 2021)
Pelayanan Koperasi Simpan Pinjam Kepada Masyarakat (Menurut UU Cipta Kerja & PP No. 7 Tahun 2021)
Abstract. Article 43 Paragraph (2) of the Cooperative Law provides services for cooperatives to the public and this rule has been reaffirmed by the Job Creation Act, thereby worryi...
IMPLEMENTASI MODEL PENGEMBANGAN PENGELOLAAN KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP)
IMPLEMENTASI MODEL PENGEMBANGAN PENGELOLAAN KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP)
Keberadaan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) saat ini dirasakan sangat membantu masyarakat terutama yang menjadi anggotanya. Koperasi berhubungan erat dengan UMKM, di mana koperasi memp...
IMPLEMENTASI MODEL PENGEMBANGAN PENGELOLAAN KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP)
IMPLEMENTASI MODEL PENGEMBANGAN PENGELOLAAN KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP)
Keberadaan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) saat ini dirasakan sangat membantu masyarakat terutama yang menjadi anggotanya. Koperasi berhubungan erat dengan UMKM, di mana koperasi memp...
Hambatan Dalam Perjanjian Kredit Simpan Pinjam Koperasi
Hambatan Dalam Perjanjian Kredit Simpan Pinjam Koperasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian kredit simpan pinjam pada Koperasi berdasarkan hukum yang berlaku secara holistik di Indonesia, dan untuk mengetahu...
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KOPERASI SIMPAN PINJAM ATAS PINJAMAN ANGGOTA YANG BERMASALAH TANPA JAMINAN DI KOPERASI TABUR PUJA KABUPATEN SOLOK
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KOPERASI SIMPAN PINJAM ATAS PINJAMAN ANGGOTA YANG BERMASALAH TANPA JAMINAN DI KOPERASI TABUR PUJA KABUPATEN SOLOK
Pinjaman yang bermasalah di Koperasi Simpan Pinjam Tabur Puja Kabupaten Solok terhitung Rp. 2.370.751.305. Pencairan pinjaman dilakukan dengan tanpa adanya jaminan. Pasal 1338 ayat...

